πŸ“‘ Daftar Isi

Peta Hijacked Call of Duty Black Ops 2 berjalan native di dalam Minecraft

Black Ops 2 Hijacked Kini Berjalan Native di Minecraft

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Luckey Faraday menjalankan peta Hijacked Black Ops 2 secara native di Minecraft
  • Konten berjalan langsung di konteks OpenGL Minecraft sebagai Fabric mod
  • GPT Astra membangun ulang proyek dalam bahasa Java
  • Peta, collision, bots, navmesh, senjata, dan rendering berjalan di dalam Minecraft
  • Video memperlihatkan gameplay sekitar 45 fps
  • Masih ada banyak pekerjaan tersisa; mungkin hadir peta dan mode multiplayer baru

Telset.id – Seorang penggemar pengembangan game dan kecerdasan artifisial bernama Luckey Faraday berhasil menjalankan peta Hijacked dari Call of Duty: Black Ops 2 secara native di dalam Minecraft. Pencapaian ini bukan sekadar menampilkan game lama di layar dalam Minecraft, melainkan menjalankan konten Black Ops 2 langsung pada konteks OpenGL milik Minecraft sendiri. Lewat unggahan di X/Twitter, Faraday menjelaskan bahwa peta, collision, bots, navmesh, senjata, dan rendering semuanya berjalan di dalam Minecraft sebagai sebuah Fabric mod.

Fabric sendiri merupakan mod loader dan API pengembangan open-source yang ringan untuk Minecraft. Dengan kerangka modding tersebut, konten Black Ops 2 dan peta Hijacked disuntikkan langsung ke dalam Minecraft. Rekaman video yang ditampilkan memperlihatkan peta Call of Duty tahun 2012 itu berjalan layar penuh dengan cukup lancar di kisaran 45 fps. Pencapaian ini menandai pergeseran penting: konten game modern kini dapat dijalankan di dalam lingkungan sandbox Minecraft, bukan hanya ditampilkan sebagai jendela terpisah.

Dalam penjelasannya, Faraday menegaskan bahwa ini bukan hasil menjalankan game melalui browser, dan bukan pula sekadar menampilkan game di sebuah layar di dalam game. Ia mem-porting Hijacked ke Java sehingga berjalan langsung pada konteks OpenGL milik Minecraft. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana AI dan rekayasa perangkat lunak dapat digabungkan untuk membangun ulang proyek kompleks dari nol.

Peran GPT Astra dalam Membangun Ulang Proyek

Proses pembuatan port ini melalui beberapa tahap. Faraday awalnya membuat Hijacked dapat dimainkan di browser. Upaya tersebut kemudian dimasukkan ke dalam Minecraft, tetapi hanya berjalan sebagai game yang dapat dimainkan pada sebuah PC di dalam sandbox. Setelah itu, Faraday menugaskan GPT Astra untuk membangun ulang seluruh proyek tersebut dalam bahasa Java. Dengan kode baru inilah peta FPS ikonik itu dapat berjalan langsung di konteks OpenGL Minecraft.

Faraday juga menjalankan sebuah komunitas AI builders, tempat ia mengajak sesama penggemar untuk secara kolaboratif membangun demo serta berbagi log dan kode. Cara port ini dibuat dan dibangun ulang disebut sebagai contoh utama dari proses kerja komunitas tersebut. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana model AI seperti GPT Astra dapat dilibatkan dalam penulisan ulang kode berbahasa Java untuk kebutuhan teknis yang spesifik.

Baca Juga:

Perkembangan ini sejalan dengan tren pemanfaatan AI dalam alur kerja pengembangan perangkat lunak. Sejumlah komunitas dan proyek open-source kini mulai membuka ruang bagi AI untuk terlibat dalam proses kontribusi kode, sebagaimana terlihat pada kebijakan kontribusi yang mulai mengakomodasi peran AI. Faraday sendiri menempatkan proyek ini sebagai bagian dari eksperimen komunitas AI builders yang ia jalankan.

Status Proyek dan Rencana Selanjutnya

Meski peta Hijacked sudah dapat dimainkan, Faraday menyatakan masih ada banyak hal yang perlu dikerjakan. Namun, peta berbasis kapal pesiar yang ringkas itu sudah terlihat cukup playable saat berjalan di Minecraft, bukan hanya sekadar ditampilkan di dalam game. Jika proyek ini berlanjut, ke depannya mungkin akan hadir peta tambahan, lebih banyak senjata, dan mode multiplayer.

Minecraft dikenal sebagai game terlaris sepanjang sejarah. Meski identik dengan permainan petualangan, membangun secara kreatif, dan aspek sosial bagi anak muda, keterbukaan serta ekstensibilitas sandbox-nya membuat game ini juga menarik bagi kalangan teknis. Hal inilah yang membuat Minecraft sering menjadi latar bagi sejumlah pencapaian ilmu komputer yang memukau.

Salah satu contoh yang langsung terlintas adalah model ChatGPT dengan 5 juta parameter yang berjalan di dalam game, dijuluki CraftGPT. Ada pula proyek-proyek lain seperti model GPT-6 Astra yang menghabiskan beberapa jam hanya untuk bertani kentang setelah diledakkan oleh Creeper di Minecraft. Selain itu, ada pemain yang membangun chatbot AI yang berfungsi di Minecraft vanilla menggunakan 445.000 command block, serta model GPT-6 Astra dari OpenAI yang menyelesaikan Portal secara otonom dalam 24 jam.

Kehadiran proyek-proyek semacam ini menegaskan bahwa Minecraft bukan lagi sekadar game, melainkan platform eksperimen bagi para pengembang dan peneliti AI. Upaya Faraday menjalankan peta Hijacked secara native di dalam OpenGL Minecraft menjadi bukti terbaru bahwa batas antara game lama dan lingkungan sandbox modern semakin tipis. Bagi komunitas pengembang, pendekatan ini membuka kemungkinan baru dalam menggabungkan AI generatif dengan modding framework untuk membangun ulang konten game secara langsung di dalam lingkungan yang berbeda.

[ META_DESCRIPTION]
Luckey Faraday menjalankan peta Hijacked Black Ops 2 secara native di Minecraft lewat Fabric mod, dibangun ulang dalam Java dengan bantuan GPT Astra.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.