๐Ÿ“‘ Daftar Isi

Perbandingan tiga smartphone: Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G, Samsung Galaxy A17 5G, dan Infinix Hot 70 Pro

Perbandingan Redmi Note 15 Pro 5G vs Samsung A17 5G vs Infinix Hot 70 Pro

Terbit:
โฑ๏ธ12 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dalam perbandingan Display & Design, Redmi Note 15 Pro 5G jelas mendominasi dengan layar AMOLED 6.83 inci, resolusi 1280 x 2772 px (FHD+), densitas 447 ppi, refresh rate 120Hz, touch sampling 240Hz/480Hz, peak brightness 3200 nits, HDR10+, dan proteksi Corning Gorilla Glass Victus 2. Samsung Galaxy A17 5G menawarkan layar Super AMOLED 6.7 inci dengan resolusi 1080 x 2340 px (385 ppi) dan refresh rate hanya 90Hz โ€” kalah jauh dalam hal smoothness dan ketajaman. Infinix Hot 70 Pro memiliki layar terbesar (6.76 inci) dengan refresh rate tertinggi (144Hz), tetapi menggunakan panel IPS LCD dengan peak brightness hanya 950 nits โ€” kontras dan warna jauh di bawah AMOLED. Dari sisi dimensi, Samsung A17 5G adalah yang paling tipis (7.5 mm) dan paling ringan (192 gram), sedangkan Redmi Note 15 Pro 5G dan Infinix Hot 70 Pro sama-sama berbobot 204 gram. Redmi Note 15 Pro 5G juga unggul dalam rating IP68 (tahan air penuh), sementara Samsung A17 5G hanya IP54 dan Infinix Hot 70 Pro tidak menyebutkan rating IP secara eksplisit. Untuk Connectivity, Redmi Note 15 Pro 5G menawarkan paket terlengkap: 5G dual SIM + eSIM, Wi-Fi 802.11a/b/g/n/ac dual band dengan Wi-Fi Direct dan MiMO, Bluetooth 5.4 dengan LDAC dan AAC, NFC, USB Type-C dengan OTG, navigasi GPS L1+L5 dual-band (A-GPS, GLONASS, Beidou, Galileo), dan VoLTE. Samsung Galaxy A17 5G juga memiliki 5G, NFC, Bluetooth 5.3, Wi-Fi dual band, dan navigasi lengkap (GPS, A-GPS, GLONASS, Beidou, QZSS, Galileo), tetapi tidak ada eSIM dan Bluetooth versi lebih lama. Infinix Hot 70 Pro memiliki 5G, NFC, Bluetooth 5.4, Wi-Fi dual band, dan jack audio 3.5mm serta FM radio โ€” fitur yang tidak dimiliki kedua kompetitor. Namun, informasi band 5G Infinix sangat minim dan navigasi hanya disebutkan 'GPS' tanpa detail. Redmi Note 15 Pro 5G tetap unggul karena dukungan eSIM, Wi-Fi MiMO, dan navigasi dual-band L1+L5 yang lebih akurat. Di sektor Baterai, Redmi Note 15 Pro 5G memiliki kapasitas terbesar (6580 mAh) dengan fast charging 45W, reverse charging, rating 1000 siklus, dan runtime ~61 jam. Infinix Hot 70 Pro memiliki baterai 6000 mAh dengan fast charging 45W (50% dalam 25 menit) dan bypass charging, serta 10W reverse wired โ€” runtime belum terverifikasi tetapi kapasitasnya besar. Samsung Galaxy A17 5G memiliki baterai 5000 mAh dengan fast charging hanya 25W, tetapi rating siklus tertinggi (1200 siklus) dan runtime ~44 jam. Dalam hal daya tahan, Redmi Note 15 Pro 5G jelas menang dengan runtime ~61 jam, disusul Infinix Hot 70 Pro (estimasi ~55-60 jam berdasarkan kapasitas), dan Samsung A17 5G di posisi terakhir. Fast charging 45W pada Redmi dan Infinix jauh lebih cepat dari 25W Samsung. Performance adalah area di mana Redmi Note 15 Pro 5G benar-benar meninggalkan kompetitor. Chipset MediaTek Dimensity 7400 (4nm) dengan CPU octa-core (4x2.6 GHz Cortex-A78 + 4x2.0 GHz Cortex-A55) dan GPU Mali-G615 MP2 mencetak skor AnTuTu 778.000 (device) dan SoC 488.465 (CPU 338.268 + GPU 150.197). Samsung Galaxy A17 5G dengan Exynos 1330 (5nm) hanya mencetak 608.174 (device) dan SoC 276.263 (CPU 234.160 + GPU 42.103) โ€” GPU-nya sangat lemah untuk gaming. Infinix Hot 70 Pro menggunakan MediaTek Dimensity 7100 (6nm) dengan CPU octa-core (4x2.4 GHz Cortex-A78 + 4x2.0 GHz Cortex-A55) dan GPU Mali-G610 MC2, tetapi belum ada skor AnTuTu resmi โ€” secara spesifikasi, performanya di bawah Dimensity 7400 karena proses 6nm dan GPU yang lebih lemah. Untuk gaming, Redmi Note 15 Pro 5G adalah satu-satunya yang layak untuk game berat pada setting menengah-tinggi, sementara Samsung A17 5G hanya cocok untuk game ringan, dan Infinix Hot 70 Pro berada di antaranya. Software menjadi keunggulan Samsung Galaxy A17 5G dengan dukungan 6 tahun update OS + 6 tahun security patch โ€” paling lama di antara ketiga. Redmi Note 15 Pro 5G menawarkan 5 tahun update OS dengan HyperOS 2.X berbasis Android 15, plus Widevine L1 untuk streaming HD. Infinix Hot 70 Pro menjalankan Android 16 dengan XOS 16 dan hanya 3 tahun update major โ€” paling singkat. Meskipun Samsung unggul dalam durasi update, Redmi Note 15 Pro 5G menawarkan pengalaman software yang lebih kaya dengan HyperOS yang memiliki banyak fitur kustomisasi, sementara One UI Samsung lebih bersih dan stabil. Infinix XOS 16 dikenal dengan bloatware yang cukup banyak, meskipun versi terbaru diklaim lebih bersih. Kamera adalah parameter di mana Redmi Note 15 Pro 5G kembali mendominasi. Kamera utamanya 200MP (Samsung S5KHP3SP, 1/1.4", f/1.7, OIS) dengan pixel binning 1-4 (2x2) + ultrawide 8MP (Omnivision OV08F, f/2.8). Fitur kameranya sangat lengkap: 4K video, OIS, EIS, RAW, night mode, HDR, panorama, dan slow motion 120fps. Samsung Galaxy A17 5G memiliki triple camera: 50MP (f/1.8, OIS) + 5MP ultrawide (f/2.2) + 2MP makro (f/2.4) โ€” konfigurasi yang lebih fleksibel tetapi resolusi dan ukuran sensor jauh lebih kecil. Infinix Hot 70 Pro hanya memiliki single camera 50MP (f/1.8, 1/1.95", PDAF) + auxiliary lens โ€” paling terbatas. Untuk selfie, Redmi Note 15 Pro 5G memiliki 20MP (Omnivision OV20B, f/2.2), Samsung A17 5G 13MP (f/2.0), dan Infinix Hot 70 Pro hanya 8MP (f/2.0). Dalam hal video, Redmi Note 15 Pro 5G mendukung 4K, sementara Infinix Hot 70 Pro maksimal 1440p@30fps dan Samsung A17 5G tidak mencantumkan resolusi video secara eksplisit. Secara keseluruhan, Redmi Note 15 Pro 5G adalah pilihan terbaik untuk fotografi dan videografi, disusul Samsung A17 5G untuk fleksibilitas lensa, dan Infinix Hot 70 Pro di posisi terakhir.
๐Ÿ† Pilihan Terbaik
778K
Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G

Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G

โšกAntutu: 778K
๐Ÿ’พ8GB / 512GB
๐Ÿ“ท200 MP + 8 MP
520K
Samsung Galaxy A17 5G

Samsung Galaxy A17 5G

โšกAntutu: 520K
๐Ÿ’พ8GB / 256GB
๐Ÿ“ท50 MP + 5 MP + 2 MP
Infinix Hot 70 Pro

Infinix Hot 70 Pro

Rp 2.599.000
Harga pasar
๐Ÿ’พ[object Object] / 128GB
๐Ÿ“ท50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G

โœ… Kelebihan
  • Layar AMOLED 6.83 inci dengan refresh rate 120Hz, touch sampling 240Hz/480Hz, peak brightness 3200 nits, dan proteksi Corning Gorilla Glass Victus 2 โ€” kelas flagship di segmen menengah.
  • Kamera utama 200MP (Samsung S5KHP3SP, 1/1.4", OIS) + ultrawide 8MP, jauh mengungguli kompetitor di kelas harga yang sama.
  • Baterai jumbo 6580 mAh dengan fast charging 45W dan rating 1000 siklus โ€” daya tahan terbaik di antara ketiga produk.
  • Chipset MediaTek Dimensity 7400 (4nm) dengan skor AnTuTu 778.000 (device) dan SoC 488.465 โ€” performa tertinggi di antara ketiga.
  • RAM 8GB LPDDR4X + storage 512GB UFS 2.2 โ€” kapasitas penyimpanan terbesar dan paling lega.
  • IP68 (tahan air & debu) โ€” satu-satunya di ketiga produk dengan rating tertinggi.
  • Dukungan update OS 5 tahun, Widevine L1, stereo speaker Dolby Atmos, Hi-Res Audio, dan eSIM.
  • Konektivitas terlengkap: Bluetooth 5.4, Wi-Fi 5 dual band, NFC, OTG, navigasi GPS L1+L5 dual-band.
โŒ Kekurangan
  • Bobot 204 gram dan dimensi 163.6 x 78.1 x 7.9 mm โ€” paling besar dan berat di antara ketiga produk.
  • Material bodi masih plastik meskipun kelas 'Pro'.
  • Tidak ada slot microSD โ€” storage 512GB harus cukup untuk jangka panjang.
  • Tidak ada jack audio 3.5mm dan tidak ada FM radio.
  • Fast charging 45W masih kalah dari standar flagship (80W+) meski baterai jumbo.
  • Harga cenderung lebih mahal dibanding kompetitor di kelas yang sama.

Samsung Galaxy A17 5G

โœ… Kelebihan
  • Dukungan software terbaik: 6 tahun update OS + 6 tahun security patch โ€” paling lama di antara ketiga produk.
  • Layar Super AMOLED 6.7 inci FHD+ dengan proteksi Corning Gorilla Glass Victus.
  • Kamera utama 50MP dengan OIS + ultrawide 5MP + makro 2MP โ€” konfigurasi triple camera.
  • Baterai 5000 mAh dengan rating 1200 siklus โ€” siklus pengisian tertinggi di antara ketiga.
  • Desain paling tipis (7.5 mm) dan paling ringan (192 gram).
  • Ekosistem Samsung: One UI, Knox Security, dan update yang konsisten.
  • Ada slot microSD untuk ekspansi storage.
  • Fingerprint di samping โ€” responsif dan praktis.
โŒ Kekurangan
  • Chipset Exynos 1330 (5nm) dengan skor AnTuTu hanya 608.174 (device) dan SoC 276.263 โ€” performa terendah di antara ketiga produk.
  • GPU Mali-G68 MC4 dengan skor GPU AnTuTu hanya 42.913 โ€” sangat lemah untuk gaming berat.
  • Layar hanya 90Hz โ€” kalah jauh dari 120Hz/144Hz kompetitor.
  • Fast charging hanya 25W โ€” paling lambat di antara ketiga.
  • Kamera selfie 13MP dan ultrawide 5MP โ€” spesifikasi kamera paling rendah.
  • Rating IP54 hanya tahan cipratan โ€” bukan tahan air penuh.
  • RAM 8GB tanpa informasi tipe (kemungkinan LPDDR4X).
  • Tidak ada jack audio 3.5mm dan tidak ada FM radio.
  • Baterai 5000 mAh dengan runtime ~44 jam โ€” paling singkat di antara ketiga.

Infinix Hot 70 Pro

โœ… Kelebihan
  • Harga paling terjangkau: Rp 2.599.000 โ€” value terbaik untuk budget terbatas.
  • Baterai 6000 mAh dengan fast charging 45W (50% dalam 25 menit) dan bypass charging.
  • Layar IPS LCD 6.76 inci dengan refresh rate 144Hz โ€” refresh rate tertinggi di antara ketiga.
  • Android 16 dengan XOS 16 โ€” OS paling baru di antara ketiga.
  • Ada jack audio 3.5mm dan FM radio โ€” fitur yang mulai langka.
  • Slot microSD dedicated (tidak mengorbankan slot SIM).
  • Stereo speaker dan rating IP (meski tidak disebutkan secara eksplisit).
  • Chipset MediaTek Dimensity 7100 (6nm) dengan GPU Mali-G610 MC2 โ€” performa menengah yang cukup untuk daily use.
โŒ Kekurangan
  • Layar IPS LCD โ€” kalah jauh dari AMOLED dalam hal kontras, warna, dan efisiensi daya.
  • Peak brightness hanya 950 nits โ€” paling rendah, kurang optimal di bawah sinar matahari.
  • Kamera hanya single 50MP tanpa ultrawide atau telephoto โ€” paling terbatas.
  • Kamera selfie hanya 8MP โ€” paling rendah di antara ketiga.
  • Belum ada data AnTuTu resmi โ€” performa belum terverifikasi secara benchmark.
  • RAM maksimal 8GB dengan storage 128GB/256GB โ€” kapasitas paling kecil.
  • Dukungan update hanya 3 tahun major Android โ€” paling singkat.
  • Kualitas build dan material tidak sepremium kompetitor.
  • Status 'Coming soon' โ€” ketersediaan dan harga final belum pasti.
  • Tidak ada informasi lengkap tentang NFC, eSIM, dan band 5G yang didukung.

Rekomendasi

Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G

Redmi Note 15 Pro 5G adalah pemenang mutlak dalam perbandingan ini karena menawarkan kombinasi terbaik dari semua parameter penting: layar AMOLED 120Hz dengan peak brightness 3200 nits dan Gorilla Glass Victus 2, kamera 200MP dengan OIS, baterai 6580 mAh dengan fast charging 45W, chipset Dimensity 7400 dengan skor AnTuTu 778.000 (tertinggi di antara ketiga), storage 512GB, IP68, dan dukungan update 5 tahun. Satu-satunya kelemahan signifikan adalah bobot 204 gram dan material plastik, namun ini adalah kompromi yang wajar untuk spesifikasi yang diberikan. Samsung Galaxy A17 5G unggul dalam dukungan software 6 tahun dan ekosistem, tetapi performa chipset Exynos 1330-nya jauh tertinggal (skor AnTuTu 608.174 vs 778.000) dan layar hanya 90Hz. Infinix Hot 70 Pro menawarkan value terbaik di harga Rp 2.599.000 dengan baterai 6000 mAh dan layar 144Hz, tetapi layar IPS LCD, kamera terbatas, dan performa yang belum terverifikasi membuatnya cocok hanya untuk pengguna dengan budget sangat ketat.

Skor: 88/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Xiaomi
Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G
Samsung
Samsung Galaxy A17 5G
Infinix
Infinix Hot 70 Pro
Type
AMOLED
Super AMOLED
IPS LCD, 144Hz, 950 nits (HBM)
Density
447 ppi, Very high density
385 ppi, High Density
โ€”
Diagonal
6.83",
6.7",
6.76 inches, 110.3 cm2 (~83.2% screen-to-body ratio)
Resolution
1280 x 2772 px, FHD+
1080 x 2340 px, FHD+
1080 x 2344 pixels, 20:9 ratio (~441 ppi density)
Aspect Ratio
20:9
19.5:9
โ€”
Size
78.1 mm x 163.6 mm x 7.9 mm
77.9 mm x 164.4 mm x 7.5 mm
โ€”
Colors
BlackBlueGold
BlackBlueGray
BlueGreenOrangePurpleWhite
Weight
204 g
192 g
204 g (7.20 oz)
Materials
Plastic
Plastic
โ€”
Repairability
Class A B C D E
Class A B C D E
โ€”
Usable surface
86 %
86 %
โ€”
Drop resistance
Class A B C D E, 180 drops without defects
Class A B C D E, 180 drops without defects
โ€”
Resistance certificates
IP68, Splash resistant
IP54
โ€”
Dimensions
โ€”
โ€”
166.9 x 79.5 x 7.9 mm (6.57 x 3.13 x 0.31 in)
Others
Hole-punch Notch, 1920 Hz PWM, TรœV Rheinland Flicker-free Certified, 3840 Hz PWM, Refresh rate 120 Hz, Touch sampling rate 240 Hz, Touch sampling rate 480 Hz, Peak brightness - 3200 cd/mยฒ, 5000000:1 contrast ratio, TรœV Rheinland Eye Comfort Certification, HDR10+, Scratch resistant, Corning Gorilla Glass Victus 2, Multi-touch, Frameless, SGS Certified, TUV Rheinland Low Blue Light, Max brightness HBM - 1200 cd/mยฒ, DCI-P3, 12 Bits panel (10-bit +2-bit FRC), Dragontrail glass, Capacitive
Water Drop Notch, Refresh rate 90 Hz, Scratch resistant, Corning Gorilla Glass Victus, Multi-touch, Frameless, 2.5D curved glass screen, Capacitive
โ€”