๐Ÿ“‘ Daftar Isi

Perbandingan Infinix Note Edge, iQOO Z11x, dan Redmi Note 17 4G dari sisi layar, performa, dan baterai

Perbandingan Infinix Note Edge vs iQOO Z11x vs Redmi Note 17 4G

Terbit:
โฑ๏ธ12 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dari sisi Display & Design, Infinix Note Edge jelas mendominasi. Layar AMOLED 6.78 inci dengan 1B colors, refresh rate 120Hz, PWM 2160Hz, dan kecerahan puncak 4500 nits adalah spesifikasi yang biasanya ditemukan di HP flagship. Densitas 429 ppi membuat teks dan gambar sangat tajam. Sebaliknya, iQOO Z11x menggunakan IPS LCD 6.76 inci dengan HBM hanya 1200 nits dan densitas 382 ppi โ€” kontras dan warna jauh tertinggal, meskipun refresh rate 120Hz tetap ada. Redmi Note 17 4G punya layar terluas (6.99 inci) dan AMOLED, tapi densitasnya hanya 375 ppi dan kecerahan puncak 1800 nits. Dari sisi bodi, Infinix Note Edge adalah yang paling ramping (7.2 mm) dan ringan (190 g), sementara iQOO Z11x (219 g, 8.4 mm) dan Redmi Note 17 4G (224 g, 8.5 mm) terasa seperti batu bata di kantong. Semua menggunakan plastik di belakang, jadi tidak ada yang benar-benar premium di sini. Untuk Connectivity, Infinix Note Edge dan iQOO Z11x sama-sama mendukung 5G, sementara Redmi Note 17 4G hanya 4G LTE โ€” ini adalah kelemahan fatal di 2026. Infinix Note Edge punya FM Radio dan Bluetooth 5.4, iQOO Z11x juga Bluetooth 5.4 tapi tanpa FM Radio, dan Redmi Note 17 4G masih Bluetooth 5.0. NFC tersedia di ketiganya, tapi iQOO Z11x dan Redmi Note 17 4G bergantung pada market/region. Navigasi di Infinix dan iQOO lengkap (GPS, GALILEO, GLONASS, BDS/QZSS), sedangkan Redmi hanya GPS, GALILEO, GLONASS, BDS. Port USB Type-C 2.0 dengan OTG ada di semua. Tidak ada audio jack di ketiganya โ€” era headphone kabel memang sudah berakhir. Baterai adalah medan di mana Redmi Note 17 4G menang telak: 7700 mAh Si/C Li-Ion, disusul iQOO Z11x 7200 mAh, dan Infinix Note Edge 6500 mAh. Namun, fast charging bercerita lain: Infinix Note Edge 45W (50% dalam 27 menit) adalah yang tercepat, iQOO Z11x 44W (50% dalam 43 menit) paling lambat, dan Redmi Note 17 4G 45W PD3.0. iQOO Z11x dan Redmi Note 17 4G punya reverse wired charging (22.5W-44W), sedangkan Infinix hanya 10W reverse. Bypass charging ada di Infinix dan iQOO โ€” berguna untuk gaming sambil charging. Secara daya tahan, Redmi Note 17 4G jelas juara, tapi bobot 224 g adalah harga yang harus dibayar. Performance adalah domain Infinix Note Edge dan iQOO Z11x. Infinix Note Edge dengan Dimensity 7100 (6 nm) mencetak Antutu total 750.153 (CPU 307.696, GPU 85.426, MEM 147.214, UX 209.817). iQOO Z11x dengan Dimensity 7400 Turbo (4 nm) memiliki skor SoC 488.465 (CPU 338.268 + GPU 150.197) โ€” GPU-nya 76% lebih kuat dari Infinix. Artinya, untuk gaming berat seperti Genshin Impact atau Wuthering Waves, iQOO Z11x jauh lebih capable. Namun, skor Antutu total iQOO Z11x tidak tersedia, jadi perbandingan end-to-end tidak bisa dilakukan. Redmi Note 17 4G dengan Snapdragon 6s 4G Gen 2 (Cortex-A73, Adreno 610) jelas paling lemah โ€” chipset ini bahkan tidak muncul di database Antutu populer, dan arsitektur A73 sudah berumur. Untuk multitasking sehari-hari, Infinix dan iQOO sama-sama lancar, tapi Redmi akan terasa lag saat membuka banyak aplikasi. Software: Infinix Note Edge menang dengan janji 3 major Android upgrades (Android 16 โ†’ 19) dan XOS 16. iQOO Z11x hanya menyebut Android 16 + OriginOS 6 tanpa jaminan jumlah update. Redmi Note 17 4G dapat Android 16 + HyperOS 3, tapi Xiaomi biasanya hanya memberi 2 major update untuk seri Note entry-level. Dari sisi keamanan, tidak ada yang menyebutkan jaminan patch bulanan secara eksplisit, tapi Infinix dan Xiaomi biasanya lebih konsisten dari vivo untuk seri entry-level. Kamera: iQOO Z11x adalah yang paling fleksibel dengan kamera utama 50 MP f/1.8 PDAF + gyro-EIS dan kemampuan rekam 4K@30fps โ€” satu-satunya di antara ketiga. Selfie 32 MP juga tertinggi. Infinix Note Edge punya kamera utama 50 MP f/1.8 PDAF dengan video 1440p@30fps (bukan 4K), dan selfie 13 MP. Redmi Note 17 4G paling lemah: kamera utama 50 MP f/1.8 PDAF tapi video maksimal 1080p@30fps, selfie 16 MP, dan tidak ada gyro-EIS. Untuk konten kreator, iQOO Z11x adalah pilihan terbaik. Untuk foto sehari-hari, Infinix dan iQOO sama-sama oke, tapi Redmi tertinggal jauh. Tidak ada data DxOMark untuk ketiga produk, jadi penilaian ini murni dari spesifikasi hardware. Kesimpulan: Infinix Note Edge adalah pemenang overall karena keseimbangan terbaik antara layar, performa, software, dan desain. iQOO Z11x menang di GPU dan baterai, tapi layar IPS LCD-nya adalah kompromi besar di 2026. Redmi Note 17 4G hanya cocok untuk pengguna yang butuh baterai jumbo, harga murah, dan tidak peduli 5G atau performa. Tidak ada yang sempurna, tapi Infinix Note Edge adalah yang paling mendekati sempurna di kelasnya.
๐Ÿ† Pilihan Terbaik
Infinix Note Edge

Infinix Note Edge

๐Ÿ’พ[object Object] / 128GB
๐Ÿ“ท50 MP
vivo iQOO Z11x

vivo iQOO Z11x

๐Ÿ’พ[object Object] / 128GB
๐Ÿ“ท50 MP
Xiaomi Redmi Note 17 4G

Xiaomi Redmi Note 17 4G

Rp 3.699.000
Harga pasar
๐Ÿ’พ[object Object] / 128GB
๐Ÿ“ท50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Infinix Note Edge

โœ… Kelebihan
  • Layar AMOLED 6.78 inci paling superior di kelasnya: 1B colors, refresh rate 120Hz, PWM 2160Hz (ramah mata), kecerahan puncak 4500 nits, dan densitas 429 ppi โ€” tajam dan terang di bawah matahari
  • Bobot paling ringan (190 g) dan bodi tertipis (7.2 mm) di antara ketiga produk, nyaman digenggam lama
  • Chipset MediaTek Dimensity 7100 (6 nm) dengan skor Antutu total 750.153 โ€” tertinggi di antara ketiga produk, unggul jauh dari Snapdragon 6s Gen 2
  • Skor CPU Antutu 307.696 dan GPU 85.426, cukup untuk gaming MOBA dan daily multitasking lancar
  • Dukungan software paling panjang: Android 16 + 3 major Android upgrades (hingga Android 19), XOS 16
  • Punya FM Radio, NFC, Bluetooth 5.4, dan navigasi QZSS โ€” fitur konektivitas terlengkap
  • Fast charging 45W dengan klaim 50% dalam 27 menit (tercepat di antara ketiga), plus bypass charging untuk gaming
  • Kamera selfie 13 MP dengan video 1440p@30fps โ€” lebih tinggi dari Redmi Note 17 4G
โŒ Kekurangan
  • Baterai 6500 mAh paling kecil di antara ketiga produk โ€” tertinggal 700 mAh dari iQOO Z11x dan 1200 mAh dari Redmi Note 17 4G
  • Tidak ada slot microSD, storage mentok di 256 GB
  • Kamera utama single 50 MP tanpa ultrawide atau telephoto โ€” kurang fleksibel
  • Video maksimal hanya 1440p@30fps, tidak bisa 4K sama sekali
  • Bodi plastik di bagian belakang dan frame โ€” tidak ada kesan premium
  • RAM hanya 8 GB, tidak ada opsi 12 GB
  • Skor GPU 85.426 masih di bawah iQOO Z11x (150.197) โ€” gaming berat seperti Genshin Impact akan tertatih

vivo iQOO Z11x

โœ… Kelebihan
  • Baterai terbesar kedua (7200 mAh Si/C Li-Ion) dengan charging 44W dan bypass charging โ€” kombinasi daya tahan dan efisiensi terbaik
  • Chipset MediaTek Dimensity 7400 Turbo (4 nm) dengan skor SoC 488.465 (CPU 338.268 + GPU 150.197) โ€” GPU paling kuat di antara ketiga produk, unggul 76% dari Infinix Note Edge
  • Kamera selfie 32 MP โ€” tertinggi di antara ketiga produk, cocok untuk konten kreator
  • Kamera utama 50 MP f/1.8 dengan PDAF dan gyro-EIS, mampu rekam video 4K@30fps โ€” satu-satunya di antara ketiga yang support 4K
  • Chipset 4 nm TSMC (N4) โ€” efisiensi daya lebih baik dari 6 nm
  • Dukungan 5G lengkap dengan band internasional (n1, n3, n8, n28, n38, n40, n41, n77, n78)
  • Navigasi lengkap: GPS, GALILEO, GLONASS, BDS, QZSS
โŒ Kekurangan
  • Layar IPS LCD โ€” bukan AMOLED. Kecerahan HBM hanya 1200 nits, jauh di bawah Infinix Note Edge (1600 nits HBM / 4500 nits peak). Kontras dan warna kalah telak
  • Densitas layar hanya 382 ppi โ€” paling rendah di antara ketiga, teks kurang tajam dibanding Infinix (429 ppi)
  • Bobot paling berat: 219 g, dan bodi paling tebal 8.4 mm โ€” tidak nyaman untuk penggunaan lama
  • Tidak ada FM Radio
  • NFC market/region dependent โ€” belum tentu tersedia di semua unit
  • Software hanya Android 16 + OriginOS 6 tanpa jaminan jumlah update major yang jelas (tidak disebutkan di spesifikasi)
  • Fast charging 44W hanya 50% dalam 43 menit โ€” paling lambat di antara ketiga produk
  • RAM base 6 GB โ€” varian terendah paling kecil di antara ketiga produk

Xiaomi Redmi Note 17 4G

โœ… Kelebihan
  • Baterai terbesar: 7700 mAh Si/C Li-Ion โ€” juara daya tahan, bisa 2 hari pemakaian normal
  • Layar terluas: 6.99 inci AMOLED 120Hz dengan Gorilla Glass 7i, kecerahan puncak 1800 nits
  • Harga paling terjangkau: Rp 3.699.000 (satu-satunya yang ada harga pasar jelas)
  • Ada slot microSDXC (shared SIM) โ€” satu-satunya di antara ketiga yang bisa ekspansi storage
  • Fast charging 45W PD3.0 + reverse wired 22.5W
  • Dukungan software Android 16 + HyperOS 3
  • Opsi RAM hingga 8 GB dan storage hingga 256 GB
โŒ Kekurangan
  • Chipset paling lemah: Snapdragon 6s 4G Gen 2 (6 nm) dengan Cortex-A73 โ€” arsitektur CPU lawas, GPU Adreno 610. Skor Antutu tidak tersedia tapi dipastikan jauh di bawah dua pesaing
  • TIDAK ADA 5G โ€” hanya 4G LTE. Di 2026 ini sudah sangat ketinggalan
  • Layar 6.99 inci dengan densitas hanya 375 ppi โ€” paling rendah, teks terlihat kurang tajam
  • Bobot paling berat: 224 g, dan dimensi paling bongsor (169.7 x 79.1 x 8.5 mm) โ€” susah dipegang satu tangan
  • Bluetooth 5.0 โ€” versi paling lawas di antara ketiga
  • Kamera selfie hanya 16 MP, video maksimal 1080p@30fps โ€” paling lemah untuk video
  • Kamera utama hanya single 50 MP tanpa OIS, video maksimal 1080p@30fps โ€” tidak bisa 4K
  • Hanya ada sensor accelerometer dan compass โ€” TIDAK ada gyro dan proximity sensor! Ini fatal untuk gaming dan auto-rotate
  • Loudspeaker hanya mono (tidak stereo)
  • Wi-Fi hanya a/b/g/n/ac, tanpa Wi-Fi 6
  • Tidak ada FM Radio

Rekomendasi

Infinix Note Edge

Infinix Note Edge menang karena kombinasi layar AMOLED terbaik di kelasnya (1B colors, 4500 nits peak, 429 ppi, PWM 2160Hz), performa Antutu tertinggi (750.153 total, CPU 307.696), bodi paling ringan dan tipis (190 g / 7.2 mm), serta dukungan software terpanjang (3 major Android upgrades hingga Android 19). Meskipun baterainya 6500 mAh (paling kecil), fast charging 45W-nya tercepat (50% dalam 27 menit) dan efisiensi chipset 6 nm Dimensity 7100 cukup baik. Untuk pengguna yang mengutamakan pengalaman visual, performa sehari-hari, dan umur pakai software, Infinix Note Edge adalah pilihan paling seimbang. iQOO Z11x unggul di GPU dan baterai, tapi layar IPS LCD-nya adalah dealbreaker di 2026. Redmi Note 17 4G hanya cocok untuk pengguna yang benar-benar butuh baterai jumbo dan tidak peduli 5G, performa, atau sensor lengkap.

Skor: 82/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Infinix
Infinix Note Edge
vivo
vivo iQOO Z11x
Xiaomi
Xiaomi Redmi Note 17 4G
Type
AMOLED, 1B colors, 120Hz, 2160Hz PWM, 700 nits (typ), 1600 nits (HBM), 4500 nits (peak)
IPS LCD, 120Hz, 1200 nits (HBM)
AMOLED, 120Hz, 700 nits (typ), 1200 nits (HBM), 1800 nits (peak)
Diagonal
6.78 inches, 112.1 cm2 (~88.8% screen-to-body ratio)
6.76 inches, 112.1 cm2 (~85.8% screen-to-body ratio)
6.99 inches, 118.7 cm2 (~88.4% screen-to-body ratio)
Protection
Corning Gorilla Glass 7i
โ€”
Corning Gorilla Glass 7i
Resolution
1208 x 2644 pixels, 19.5:9 ratio (~429 ppi density)
1080 x 2344 pixels, 19.5:9 ratio (~382 ppi density)
1080 x 2396 pixels (~375 ppi density)
Build
Glass front, plastic back, plastic frame
Glass front, plastic frame, plastic back
Glass front (Gorilla Glass 7i), plastic back, plastic frame
Colors
BlackBlueGreenOrangeTitanium
BlackGreenSilver
BlackPurpleTeal
Weight
190 g (6.70 oz)
219 g (7.72 oz)
224 g (7.90 oz)
Dimensions
163.1 x 77.4 x 7.2 mm (6.42 x 3.05 x 0.28 in)
166.6 x 78.4 x 8.4 mm (6.56 x 3.09 x 0.33 in)
169.7 x 79.1 x 8.5 mm (6.68 x 3.11 x 0.33 in)