📑 Daftar Isi

Perbandingan vivo Y03 vs Tecno Spark Go 2 tampak depan dan belakang

vivo Y03 vs Tecno Spark Go 2: Duel HP 1 Jutaan 2026

Terbit:
⏱️8 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dalam perbandingan Display & Design, Tecno Spark Go 2 menang tipis dengan layar 6.67 inci 120Hz (720 x 1600 px, 263 ppi) versus vivo Y03 6.56 inci 90Hz (720 x 1612 px, 269 ppi). Refresh rate 120Hz memang terasa lebih halus untuk scrolling, tapi kerapatan piksel vivo sedikit lebih tinggi (269 vs 263 ppi) sehingga teks terlihat lebih tajam. Bodi vivo lebih ringan (185 g vs tidak dicantumkan) dan lebih tipis (8.4 mm vs 8.3 mm—hampir sama), dengan build sama-sama plastik. Tecno menang di ukuran layar dan refresh rate, vivo menang di kepadatan piksel dan kepastian bobot. Di sektor Performance, ini bukan pertandingan yang seimbang. vivo Y03 ditenagai MediaTek Helio G85 (12 nm) dengan CPU octa-core 2x2.0 GHz Cortex-A75 + 6x1.8 GHz Cortex-A55 dan GPU Mali-G52 MC2. Skor AnTuTu SoC-nya mencapai 178.306 (CPU 151.513, GPU 26.793). Tecno Spark Go 2 memakai Unisoc T7250 (12 nm) dengan CPU 2x1.8 GHz Cortex-A75 + 6x1.6 GHz Cortex-A55 dan GPU Mali-G57 MP1. Secara teori, Helio G85 sekitar 30-40% lebih cepat di CPU dan hampir 2x lebih cepat di GPU. Untuk gaming seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile di setting rendah, vivo Y03 akan jauh lebih stabil. Tecno tidak mencantumkan skor AnTuTu, yang biasanya menjadi pertanda kurang percaya diri. Baterai keduanya identik: 5000 mAh dengan fast charging 15W wired. Tidak ada wireless charging di kelas harga ini, dan itu wajar. Daya tahan seharusnya mirip, tapi karena chipset Helio G85 lebih efisien dalam menyelesaikan tugas (race-to-idle), vivo Y03 kemungkinan punya screen-on time sedikit lebih baik. Tecno dengan layar 120Hz justru bisa lebih boros baterai karena refresh rate tinggi, meskipun panel IPS LCD-nya bisa menurunkan refresh rate otomatis. Kamera menjadi area di mana Tecno unggul. Kamera utama Tecno 13 MP f/1.8 dengan PDAF dan HDR, sementara vivo 13 MP f/2.2 tanpa HDR. Aperture f/1.8 vs f/2.2 berarti Tecno menangkap sekitar 50% lebih banyak cahaya, membuat foto low-light lebih terang. Selfie Tecno 8 MP vs vivo 5 MP—selisih 60% resolusi, signifikan untuk video call. Keduanya bisa rekam 1080p@30fps. Tecno juga punya dual-LED flash di depan dan belakang, vivo hanya LED flash tunggal. Untuk pengguna yang sering selfie atau video call, Tecno jelas lebih baik. Connectivity adalah kemenangan telak vivo Y03. vivo punya Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac dual-band, Bluetooth 5.0 dengan A2DP dan LE, navigasi GPS+GALILEO+GLONASS+BDS+QZSS, dan USB Type-C 2.0 dengan OTG. Tecno hanya mencantumkan Wi-Fi 'Yes' (tanpa standar jelas), Bluetooth 'Yes' (tanpa versi), dan navigasi 'GPS' saja. Ini bukan sekadar perbedaan spesifikasi—ini perbedaan pengalaman nyata: vivo Y03 bisa dapat sinyal Wi-Fi 5GHz yang lebih stabil, Bluetooth 5.0 yang lebih hemat daya, dan navigasi multi-satelit yang lebih akurat di kota padat. Keduanya tidak punya NFC, jadi untuk pembayaran digital keduanya sama-sama tidak bisa. Software: Tecno menang dengan Android 15 + HIOS 15 (rilis Juni 2025) versus vivo Android 14 + Funtouch 14 (rilis Maret 2024). Tecno punya keunggulan satu generasi OS, yang berarti update keamanan lebih baru dan fitur Android 15 seperti Private Space. Namun, perlu diingat bahwa Tecno seringkali lebih lambat dalam update OS dibanding vivo di Indonesia. vivo Y03 juga sudah setahun lebih lama di pasar, jadi komunitas dan dukungan after-sales lebih terbukti. Secara keseluruhan, vivo Y03 adalah pilihan lebih seimbang untuk pengguna yang mengutamakan performa, konektivitas, dan ketahanan jangka panjang, sementara Tecno Spark Go 2 cocok untuk yang mengutamakan layar halus dan selfie dengan budget lebih ketat.
🏆 Pilihan Terbaik
vivo Y03

vivo Y03

💾[object Object] / 64GB
📷13 MP
Tecno Spark Go 2

Tecno Spark Go 2

Rp 1.099.000
Harga pasar
💾[object Object] / 64GB
📷13 MP

Kelebihan dan Kekurangan

vivo Y03

✅ Kelebihan
  • Chipset MediaTek Helio G85 (12 nm) dengan skor AnTuTu SoC 178.306 (CPU 151.513 + GPU 26.793), jauh lebih bertenaga untuk gaming ringan dibanding rival
  • Layar IPS LCD 6.56 inci 90Hz dengan kerapatan 269 ppi, sedikit lebih tajam dari Tecno
  • Bodi lebih ringan (185 g) dan lebih tipis (8.4 mm) sehingga lebih nyaman digenggam
  • Konektivitas jauh lebih lengkap: Wi-Fi dual-band a/b/g/n/ac, Bluetooth 5.0 dengan A2DP/LE, navigasi GPS+GALILEO+GLONASS+BDS+QZSS, NFC (sayangnya tidak ada)
  • Dukungan microSDXC dedicated slot tanpa mengorbankan slot SIM kedua
  • Harga jual kembali (resale value) vivo umumnya lebih stabil di pasar Indonesia
❌ Kekurangan
  • Refresh rate hanya 90Hz, kalah dari 120Hz milik Tecno Spark Go 2
  • Kamera selfie hanya 5 MP, kalah jauh dari 8 MP milik Tecno
  • Android 14 dengan Funtouch 14 (rilis Maret 2024), sudah tertinggal satu generasi dari Android 15 milik Tecno
  • Tidak ada NFC untuk pembayaran digital
  • Kamera utama 13 MP f/2.2 tanpa HDR, aperture lebih kecil dari f/1.8 Tecno
  • Tidak ada pemindai sidik jari, hanya mengandalkan accelerometer dan proximity

Tecno Spark Go 2

✅ Kelebihan
  • Layar IPS LCD 6.67 inci dengan refresh rate 120Hz, lebih luas dan lebih halus untuk scrolling
  • Kamera selfie 8 MP, lebih baik untuk video call dan selfie dibanding vivo
  • Kamera utama 13 MP f/1.8 dengan PDAF dan HDR, aperture lebih besar sehingga lebih baik di kondisi low-light
  • Android 15 dengan HIOS 15 (rilis Juni 2025), sistem operasi lebih baru
  • Pemindai sidik jari side-mounted, fitur keamanan yang tidak dimiliki vivo Y03
  • Speaker ganda (dual speakers) untuk pengalaman audio lebih baik
  • Harga lebih terjangkau (Rp1.099.000) dan varian penyimpanan lebih banyak (hingga 256GB/4GB RAM)
  • Dual-LED flash di kamera belakang dan depan
❌ Kekurangan
  • Chipset Unisoc T7250 (12 nm) dengan GPU Mali-G57 MP1, performa jauh lebih lemah dari Helio G85
  • Tidak ada data skor AnTuTu resmi, tapi secara spesifikasi jelas kalah dari Helio G85
  • Konektivitas sangat minim: tidak ada detail Wi-Fi standard, Bluetooth hanya 'Yes' tanpa versi jelas, navigasi hanya GPS
  • Tidak ada NFC
  • Bobot tidak dicantumkan (kemungkinan lebih berat dari vivo)
  • RAM dasar hanya 3 GB pada varian termurah, kurang untuk multitasking modern
  • Tidak ada informasi lengkap soal band 4G (hanya 'LTE')

Rekomendasi

vivo Y03

Meskipun Tecno Spark Go 2 menawarkan layar 120Hz dan Android 15 yang lebih baru, vivo Y03 unggul secara fundamental di area yang paling penting: performa. Chipset MediaTek Helio G85 dengan skor AnTuTu SoC 178.306 (CPU 151.513 + GPU 26.793) jauh melampaui Unisoc T7250 yang hanya mengandalkan Mali-G57 MP1. Untuk pengguna yang butuh smartphone tahan lama untuk gaming ringan, multitasking, dan penggunaan sehari-hari yang lancar, vivo Y03 adalah pilihan lebih bijak. Ditambah lagi, konektivitas vivo Y03 jauh lebih lengkap (Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.0, navigasi multi-satelit), bobot lebih ringan, dan ekosistem vivo di Indonesia lebih matang. Tecno hanya menang di refresh rate layar dan kamera selfie, yang bisa dibilang 'kosmetik' dibanding keunggulan performa dan konektivitas vivo.

Skor: 78/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
vivo
vivo Y03
Tecno
Tecno Spark Go 2
Type
IPS LCD, 90Hz
IPS LCD, 120Hz
Diagonal
6.56 inches, 103.4 cm2 (~83.4% screen-to-body ratio)
6.67 inches, 107.4 cm2 (~84.2% screen-to-body ratio)
Resolution
720 x 1612 pixels, 20:9 ratio (~269 ppi density)
720 x 1600 pixels, 20:9 ratio (~263 ppi density)
Build
Glass front, plastic frame, plastic back
Glass front, plastic back, plastic frame
Colors
BlackGreen
BlackGreenGreyTitaniumTurquoiseWhite
Weight
185 g (6.53 oz)
-
Dimensions
163.8 x 75.7 x 8.4 mm (6.45 x 2.98 x 0.33 in)
165.6 x 77 x 8.3 mm (6.52 x 3.03 x 0.33 in)