
Tecno Pova 7
Kelebihan dan Kekurangan
Xiaomi Redmi Note 15 4G
- Layar AMOLED 6.77 inci dengan 68B colors, refresh rate 120Hz, dan peak brightness 3200 nits โ jauh lebih superior dibanding IPS LCD kompetitor, terutama untuk konsumsi HDR dan penggunaan outdoor.
- Proteksi layar Mohs level 5 dan PWM dimming 3840Hz โ ramah mata dan tahan goresan level menengah.
- Desain lebih ramping dan ringan: 7.9 mm dan 183.7 g, nyaman digenggam untuk penggunaan lama.
- Kamera utama 108 MP dengan sensor 1/1.67" dan PDAF โ menang resolusi dan ukuran sensor dibanding 50 MP Tecno.
- Selfie 20 MP โ lebih tinggi dari 13 MP milik Tecno, cocok untuk pengguna yang sering video call atau selfie.
- Dukungan software jelas: Android 15 + 4 major upgrades + HyperOS 2 โ komitmen update lebih terjamin.
- Harga pasar cenderung lebih kompetitif untuk pasar Indonesia dengan ekosistem Xiaomi yang matang.
- Stereo speaker dengan Dolby Atmos dan sertifikasi audio yang lebih baik.
- TIDAK ADA 5G โ ini dealbreaker besar di 2026. Chipset Helio G100 Ultra hanya 4G, sementara kompetitor sudah 5G.
- Chipset Helio G100 Ultra (6nm) dengan AnTuTu SoC hanya 248,489 โ jauh tertinggal dari Dimensity 7300 Ultimate (382,424).
- GPU Mali-G57 MC2 hanya cocok untuk gaming casual, bukan gaming berat atau emulator.
- Fast charging hanya 33W โ Tecno menawarkan 45W wired + 30W wireless magnetic.
- Tidak ada wireless charging sama sekali โ kelemahan besar di kelas harga Rp2 jutaan ke atas.
- Bluetooth 5.3 terkesan oke, tapi tidak ada info codec aptX/LDAC โ audio wireless biasa saja.
- Tidak ada FM radio โ minor tapi tetap minus untuk sebagian pengguna.
- USB Type-C 2.0 โ transfer data lambat, tidak ada DisplayPort alt mode.
Tecno Pova 7
- 5G SA/NSA โ konektivitas masa depan, wajib di 2026.
- Chipset Dimensity 7300 Ultimate (4nm) dengan AnTuTu device total 854,837 โ nyaris 3.4x lebih tinggi dari Redmi Note 15 4G.
- AnTuTu SoC 382,424 (CPU 289,659 + GPU 92,765) โ performa CPU/GPU jauh lebih kuat, siap gaming dan multitasking berat.
- Fast charging 45W wired (50% dalam 29 menit) + 30W wireless magnetic + 10W reverse โ kombinasi charging terlengkap di kelasnya.
- Refresh rate 144Hz โ lebih tinggi dari 120Hz Redmi, meski panel IPS LCD.
- Wi-Fi 6 (802.11 ax) โ standar konektivitas lebih baru dibanding Wi-Fi 5 di Redmi.
- FM radio dengan recording โ fitur yang mulai langka.
- Harga resmi Rp2.299.000 dengan spesifikasi 5G + Dimensity 7300 โ value proposition kuat.
- Layar IPS LCD, bukan AMOLED โ kontras, warna, dan viewing angle kalah jauh. Peak brightness tidak disebutkan, kemungkinan di bawah 1000 nits.
- Bobot 207 g dan tebal 8.9 mm โ lebih berat dan tebal dari Redmi (183.7 g / 7.9 mm).
- Kamera utama hanya 50 MP tanpa informasi ukuran sensor โ kemungkinan sensor kecil, low-light mediocre.
- Selfie 13 MP โ kalah dari 20 MP Redmi.
- Tidak ada informasi Bluetooth version yang jelas โ hanya 'Yes', mengindikasikan kemungkinan Bluetooth 5.0/5.1 lama.
- Tidak ada proteksi layar yang disebutkan (tidak ada Gorilla Glass atau Mohs level).
- Software update tidak dijelaskan โ HIOS 15 biasanya hanya 2 major update, kalah dari 4 major update Xiaomi.
- Tidak ada fingerprint under-display? Tidak disebutkan sensor fingerprint di daftar sensors โ kemungkinan side-mounted atau bahkan tidak ada? Ini perlu verifikasi.
- Tidak ada informasi NFC region-specific โ di beberapa pasar mungkin tidak ada NFC.
Rekomendasi
Meskipun layar AMOLED Redmi Note 15 4G lebih superior, Tecno Pova 7 menang telak di aspek yang paling krusial di 2026: konektivitas 5G dan performa chipset. AnTuTu device total 854,837 vs 248,489 (SoC) adalah selisih 3.4x โ bukan sekadar angka, tapi implikasi nyata pada gaming, multitasking, dan longevity. Ditambah charging 45W + 30W wireless magnetic yang jauh melampaui 33W wired-only Redmi, serta Wi-Fi 6 dan FM radio, Tecno Pova 7 adalah paket lengkap di harga Rp2.299.000. Redmi hanya unggul di layar dan kamera utama (108 MP vs 50 MP), tapi mengorbankan 5G dan performa. Untuk pengguna yang ingin perangkat tahan 3-4 tahun ke depan, 5G dan chipset 4nm adalah investasi wajib. Redmi Note 15 4G hanya cocok untuk pengguna yang benar-benar tidak butuh 5G dan mengutamakan layar AMOLED di budget ketat.







