๐Ÿ“‘ Daftar Isi

Perbandingan Tecno Camon 50 Pro dan Samsung Galaxy A57 tampak depan dan belakang dengan spesifikasi utama

Tecno Camon 50 Pro vs Samsung Galaxy A57: Pilih Baterai Jumbo atau Performa?

Terbit:
โฑ๏ธ9 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dari sisi Display & Design, Tecno Camon 50 Pro membawa layar AMOLED 6.78 inci 1208 x 2644 piksel (429 ppi) dengan refresh rate 144Hz โ€” kombinasi yang mengesankan di harga Rp5,7 juta. Samsung Galaxy A57 merespons dengan Super AMOLED+ 6.7 inci 1080 x 2340 piksel (385 ppi) 120Hz, tapi menambahkan HDR10+ dan peak brightness 1900 nits yang tidak disebutkan Tecno (red flag dokumentasi). Secara ketajaman, Tecno unggul ~11% densitas piksel; secara kualitas panel dan keterbacaan di bawah matahari, A57 kemungkinan besar menang berkat HDR10+ dan brightness terverifikasi. Untuk build quality, ini bukan kompetisi: A57 memakai Gorilla Glass Victus+ di depan dan belakang plus frame aluminium dan sertifikasi Mohs level 5, sementara Tecno tidak menyebut proteksi layar sama sekali. A57 juga lebih ramping (6.9 mm vs 7.8 mm) dan bobotnya terukur 179 g, sedangkan Tecno tidak mencantumkan berat โ€” kombinasi bodi 6.78 inci + baterai 6500 mAh hampir pasti membuatnya lebih berat dan lebih 'brick-like' di tangan. Di ranah Performance, jaraknya seperti bumi dan langit. Samsung Galaxy A57 ditenagai Exynos 1680 (4nm) dengan skor Antutu total 1.360.038 (CPU 499.218, GPU 371.353, MEM 195.262, UX 294.205) dan SoC score 870.571. Tecno Camon 50 Pro memakai Dimensity 7400 Ultimate dengan SoC score hanya 488.465 (CPU 338.268, GPU 150.197) โ€” artinya CPU Tecno sekitar 32% lebih lambat dan GPU-nya nyaris 60% lebih lemah dari Xclipse 550 milik Samsung. Untuk gaming, A57 bisa menjalankan game berat di setting tinggi dengan frame stabil, sementara Tecno bakal sering turun ke medium. GPU Mali-G615 MC2 di Tecno memang cukup untuk eSports ringan, tapi bukan untuk Genshin/Wuthering Waves kelas berat. Kombinasi RAM 8/12 GB di kedua perangkat serupa, tapi optimasi One UI Samsung umumnya lebih matang dibanding HIOS Tecno. Baterai adalah satu-satunya area di mana Tecno menang telak: 6500 mAh vs 5000 mAh โ€” selisih 30% kapasitas. Keduanya mendukung 45W wired charging (tanpa wireless charging, tentu saja di kelas ini). Secara praktis, Tecno bisa bertahan 1,5-2 hari pemakaian normal, sementara A57 sekitar 1-1,5 hari. Tapi ada catatan: efisiensi Exynos 1680 yang lebih baik dan layar 120Hz (vs 144Hz Tecno) sedikit menutup gap. Untuk pengguna yang sering di luar rumah tanpa akses charger, Tecno jelas lebih aman; untuk pengguna kantoran, 5000 mAh A57 sudah lebih dari cukup. Kamera adalah pertarungan gaya yang berbeda. Tecno Camon 50 Pro membawa triple camera 50 MP main (f/1.8, OIS) + 50 MP telephoto (f/2.4, OIS, 3x optical) + 8 MP ultrawide, plus selfie 50 MP. Samsung A57 hanya 50 MP main (OIS) + 12 MP ultrawide + 5 MP macro (yang praktis cuma lensa pajangan), selfie 12 MP. Di atas kertas, Tecno menang jauh โ€” telephoto optik 3x adalah fitur yang bahkan tidak dimiliki A57, dan selfie 50 MP vs 12 MP adalah selisih 4x resolusi. Namun Samsung unggul di video: 4K@30fps di kamera belakang dan selfie, gyro-EIS, dan 10-bit HDR untuk selfie video โ€” sementara Tecno hanya menulis 'Video: Yes' yang sangat tidak informatif. Untuk fotografi zoom dan selfie, Tecno juara; untuk videografi dan konsistensi warna khas Samsung, A57 lebih bisa diandalkan. Connectivity dan Software adalah dua area di mana A57 menghancurkan Tecno tanpa ampun. A57 punya WiFi 6e dual/tri-band, Bluetooth 6.0, NFC, eSIM, navigasi 5 sistem (GPS/Galileo/GLONASS/BDS/QZSS), dan USB-C 2.0 dengan OTG. Tecno hanya menulis 'WiFi: Yes', 'Bluetooth: Yes', 'GPS' โ€” dokumentasi yang malas dan bikin calon pembeli buta informasi. Software: A57 dapat 6 major Android upgrades + One UI 8.5, Tecno hanya 3 upgrade + HIOS 16. Untuk umur pakai 4-5 tahun, A57 adalah investasi yang jauh lebih aman. Ditambah build premium dan ekosistem Samsung (Knox, Galaxy AI), A57 adalah paket lengkap โ€” asalkan kamu rela kehilangan telephoto, baterai jumbo, dan selfie 50 MP yang ditawarkan Tecno dengan harga lebih murah.
Tecno Camon 50 Pro

Tecno Camon 50 Pro

Rp 5.699.000
Harga pasar
๐Ÿ’พ[object Object] / 256GB
๐Ÿ“ท50 MP
๐Ÿ† Pilihan Terbaik
Samsung Galaxy A57

Samsung Galaxy A57

๐Ÿ’พ[object Object] / 128GB
๐Ÿ“ท50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Tecno Camon 50 Pro

โœ… Kelebihan
  • Layar AMOLED 6.78 inci dengan refresh rate 144Hz โ€” angka yang biasanya cuma muncul di flagship gaming, dan Tecno nekat menaruhnya di kelas mid-range
  • Kepadatan piksel 429 ppi, lebih tajam dari Samsung A57 (385 ppi) berkat resolusi 1208 x 2644
  • Baterai 6500 mAh โ€” kapasitas paling besar di kelasnya, 30% lebih besar dari A57
  • Kamera telephoto 50 MP dengan OIS dan 3x optical zoom โ€” Samsung A57 sama sekali tidak punya telephoto, ini keunggulan besar untuk fotografi jarak jauh
  • Kamera selfie 50 MP, jauh lebih tinggi resolusi dari 12 MP milik A57
  • Bodi lebih tipis (7.8 mm) meski baterai jauh lebih besar
  • Harga lebih terjangkau (Rp5.699.000 untuk 256GB) dengan value proposition yang kuat
  • Ada FM radio โ€” fitur yang mulai punah tapi masih berguna
  • Stereo speaker tersedia
โŒ Kekurangan
  • Chipset Dimensity 7400 Ultimate jelas kalah jauh: SoC score 488.465 vs 870.571 milik Exynos 1680 โ€” selisih hampir 2x lipat
  • Tidak ada skor Antutu device total yang terdaftar, tapi berdasarkan SoC score, performa gaming pasti tertinggal signifikan
  • USB Type-C 2.0 โ€” transfer data lambat, dan tidak ada info jelas soal kecepatan WiFi (cuma tertulis 'Yes', yang mencurigakan)
  • Tidak ada perlindungan layar yang disebutkan (no Gorilla Glass) โ€” Samsung pakai Victus+ di depan-belakang
  • Update software hanya 3 major Android upgrades vs 6 tahun milik Samsung โ€” umur pakai software jauh lebih pendek
  • Berat tidak tercantum (tanda dokumentasi kurang transparan), tapi bodi 6.78 inci + baterai 6500 mAh kemungkinan besar lebih berat dari 179 g milik A57
  • Mali-G615 MC2 adalah GPU kelas menengah yang bakal kewalahan untuk game berat di setting tinggi
  • Tidak ada gyro-EIS yang terkonfirmasi untuk video, dan kemampuan video tidak dirinci (hanya 'Yes') โ€” red flag untuk videografi
  • Brand Tecno masih kalah dalam hal ekosistem, layanan purna jual, dan nilai jual kembali dibanding Samsung

Samsung Galaxy A57

โœ… Kelebihan
  • Chipset Exynos 1680 dengan performa jauh lebih tinggi: Antutu total 1.360.038, SoC 870.571 โ€” hampir 2x lipat Tecno di CPU/GPU
  • GPU Xclipse 550 (berbasis AMD RDNA) โ€” kelas GPU yang jauh lebih serius untuk gaming
  • Dukungan software 6 major Android upgrades + One UI 8.5 โ€” umur pakai software terpanjang di kelasnya
  • Build quality premium: Gorilla Glass Victus+ depan dan belakang + frame aluminium, plus sertifikasi Mohs level 5
  • Layar Super AMOLED+ 120Hz dengan HDR10+ dan peak brightness 1900 nits โ€” jauh lebih terang dari Tecno yang tidak menyebut angka nits
  • Bobot hanya 179 g dan tebal 6.9 mm โ€” sangat ramping untuk ukuran 6.7 inci
  • Konektivitas lengkap: WiFi 6e dual/tri-band, Bluetooth 6.0, NFC, eSIM support, navigasi 5 sistem (GPS/Galileo/GLONASS/BDS/QZSS)
  • Kamera utama punya OIS + gyro-EIS, video 4K@30fps di kamera belakang DAN selfie, plus 10-bit HDR untuk selfie video
  • Dukungan update dan ekosistem Samsung (Knox, Galaxy AI, dll.) yang jauh lebih matang
  • Nilai jual kembali (resale value) Samsung biasanya lebih baik di pasar Indonesia
โŒ Kekurangan
  • Tidak ada kamera telephoto โ€” hanya ultrawide 12 MP dan macro 5 MP yang praktis cuma jadi pajangan
  • Baterai 5000 mAh kalah 1500 mAh dari Tecno โ€” daya tahan pasti lebih pendek meski efisiensi chipset lebih baik
  • Kamera selfie hanya 12 MP vs 50 MP milik Tecno โ€” untuk penggemar selfie detail tinggi, ini kemunduran
  • Refresh rate 120Hz vs 144Hz Tecno โ€” di atas kertas kalah, meski di praktiknya bedanya tipis
  • Kepadatan piksel 385 ppi lebih rendah dari 429 ppi Tecno โ€” layar sedikit kurang tajam
  • Tidak ada slot microSD โ€” storage tidak bisa diperluas
  • Tidak ada FM radio
  • Harga kemungkinan lebih mahal (data harga tidak tersedia, tapi positioning A-series Samsung biasanya premium)
  • Exynos 1680 masih kalah efisiensi dan stabilitas termal dibanding Snapdragon setara, dan historis Exynos punya isu throttling

Rekomendasi

Samsung Galaxy A57

Meskipun Tecno Camon 50 Pro menang di atas kertas pada beberapa parameter (baterai 6500 mAh, layar 144Hz, telephoto 50 MP, selfie 50 MP, dan harga lebih murah), Samsung Galaxy A57 menang telak pada fondasi yang paling menentukan pengalaman jangka panjang: performa (Antutu total 1.36 juta vs perkiraan ~600-700 ribu Tecno berdasarkan SoC score 488K), durabilitas build (Gorilla Glass Victus+ depan-belakang + aluminium), dukungan software 6 tahun vs 3 tahun, dan konektivitas modern (WiFi 6e, Bluetooth 6.0, eSIM, navigasi 5 sistem). Untuk pengguna yang ingin smartphone tahan 4-5 tahun ke depan, A57 adalah investasi yang jauh lebih rasional. Tecno hanya masuk akal jika prioritas mutlak adalah baterai jumbo, zoom optik, dan harga murah โ€” tapi bersiaplah dengan software yang menua lebih cepat dan performa gaming yang tertinggal hampir 2x lipat.

Skor: 84/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Tecno
Tecno Camon 50 Pro
Samsung
Samsung Galaxy A57
Type
AMOLED, 144Hz
Super AMOLED+, 120Hz, HDR10+, 1200 nits (HBM), 1900 nits (peak)
Diagonal
6.78 inches, 112.1 cm2 (~89.6% screen-to-body ratio)
6.7 inches, 110.2 cm2 (~88.8% screen-to-body ratio)
Resolution
1208 x 2644 pixels, 19.5:9 ratio (~429 ppi density)
1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~385 ppi density)
Colors
BlackGreenPurpleTitanium
GrayNavy
Weight
-
179 g (6.31 oz)
Dimensions
162.4 x 77 x 7.8 mm (6.39 x 3.03 x 0.31 in)
161.5 x 76.8 x 6.9 mm (6.36 x 3.02 x 0.27 in)
Protection
โ€”
Corning Gorilla Glass Victus+, Mohs level 5
Build
โ€”
Glass front (Gorilla Glass Victus+), aluminum frame, glass back (Gorilla Glass Victus+)