Dari sisi Display & Design, kedua ponsel nyaris kembar secara dimensi β Xiaomi 17 berukuran 151.1 x 71.8 x 8.1 mm dan Pro 151.1 x 71.8 x 8 mm, dengan bobot 191g vs 192g. Perbedaan utama ada pada kualitas panel: Xiaomi 17 memakai AMOLED 6.31 inci 1200 x 2656 px (462 ppi) dengan LTPO 1-120Hz, 12-bit panel, Dolby Vision, dan Xiaomi Longjing Glass; sedangkan Pro memakai LTPO AMOLED 6.3 inci 1220 x 2656 px (464 ppi) dengan 68B colors, Dolby Vision, HDR10+, dan Xiaomi Dragon Crystal Glass. Secara praktis, Pro menawarkan reproduksi warna lebih kaya (68 miliar warna vs 12-bit) dan proteksi kaca yang diklaim lebih kuat, sementara Xiaomi 17 unggul pada refresh rate variabel 1Hz yang lebih efisien daya dan touch sampling 300Hz untuk gaming responsif. Keduanya bersertifikasi IP68/IP69 dan material premium (aluminium, keramik, titanium untuk Xiaomi 17; glass + aluminium untuk Pro).
Untuk Connectivity, Xiaomi 17 lebih lengkap: Bluetooth 6.0 dengan LDAC dan Apt-X Adaptive, WiFi 7, NFC, IR blaster, eSIM, DLNA, VoNR, dan Xiaomi T1/T1P signal booster chips. Pro hanya Bluetooth 5.4, WiFi 6e/7, NFC, tanpa IR blaster dan tanpa eSIM, tetapi menawarkan USB Type-C 3.2 dengan Display Port dan OTG β keunggulan untuk output video eksternal dan transfer data cepat. Dalam praktik, Xiaomi 17 lebih cocok untuk pengguna yang butuh kontrol perangkat rumah (IR) dan fleksibilitas eSIM, sedangkan Pro lebih unggul untuk kreator yang butuh output video ke monitor eksternal.
Baterai hampir identik: Xiaomi 17 memakai Si-Carbon Li-Ion 6330 mAh dengan 100W fast charging, wireless charging, reverse charging, dan 1000 siklus; Pro memakai Si/C Li-Ion 6300 mAh dengan 100W wired (PD3.0, QC3+, PPS), 50W wireless, dan 22.5W reverse wireless. Perbedaannya: Pro memiliki wireless charging lebih cepat (50W vs tidak disebutkan spesifik di Xiaomi 17) dan reverse wireless 22.5W. Runtime per charge Xiaomi 17 diklaim ~64 jam. Secara praktis, keduanya bisa bertahan 1,5-2 hari pemakaian normal, tetapi Pro sedikit lebih unggul untuk pengguna wireless charging.
Performance: Keduanya memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3nm N3P TSMC) dengan Adreno 840. Xiaomi 17 memiliki skor AnTuTu device total 3.289.069 (CPU 937.150, GPU 1.213.153, MEM 469.716, UX 669.050) dan SoC total 2.449.060 (CPU 1.096.583 + GPU 1.352.477). Pro tidak memiliki skor device total, tetapi SoC-nya identik (2.449.060). Artinya, performa CPU/GPU keduanya setara; perbedaan skor device Xiaomi 17 dipengaruhi memori dan UX. Untuk gaming, keduanya mampu menjalankan game berat 120fps dengan stabil, tetapi Xiaomi 17 memiliki sistem pendingin 3D ring-shaped cold pump yang diklaim menjaga suhu.
Software: Keduanya menjalankan Android 16 dengan HyperOS 3.X. Xiaomi 17 menjanjikan update OS dan security 5 tahun, Widevine L1, dan fitur lengkap. Pro juga Android 16 + HyperOS 3, tetapi tidak disebutkan durasi update secara eksplisit β kemungkinan sama 5 tahun. Secara praktis, Xiaomi 17 lebih transparan soal komitmen update.
Kamera adalah pembeda terbesar. Xiaomi 17: triple 50MP (wide Omnivision 950 LightHunter f/1.69 1/1.3", ultrawide OV50M f/2.4 102Β°, telephoto Samsung S5KJN5 f/2.0) dengan OIS, Laser AF, video 8K dan slow motion 1920fps. Pro: triple 50MP (wide f/1.7 1/1.28" dual pixel PDAF OIS, periskop telephoto 115mm f/3.0 5x optical OIS, ultrawide f/2.4 102Β°) dengan lensa Leica, Laser AF, video 8K@30fps, 4K@120fps, 720p@1920fps. Pro jelas unggul di zoom (5x optical vs digital/optical terbatas) dan kualitas optik Leica. Selfie: Xiaomi 17 50MP f/2.2; Pro 50MP f/2.2 PDAF dengan video 4K@60fps. Untuk fotografi serius, Pro adalah pilihan lebih baik.
4.0M

Xiaomi 17
Rp 14.299.000
Harga pasar
β‘Antutu: 4.0M
πΎ12GB / 256GB
π·50 MP + 50 MP + 50 MP
Kelebihan dan Kekurangan
Xiaomi 17
β
Kelebihan
- Layar AMOLED 6.31 inci dengan refresh rate 1-120Hz LTPO, densitas 462 ppi, dan peak brightness 3500 nits β sangat tajam dan terang di bawah sinar matahari
- Baterai Si-Carbon 6330 mAh dengan fast charging 100W, wireless charging, dan reverse charging β kapasitas besar dengan pengisian super cepat
- Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3nm) dengan skor AnTuTu device 3.289.069 dan SoC total 2.449.060 β performa flagship teratas untuk gaming dan multitasking
- Triple kamera 50MP (wide + ultrawide + telephoto) dengan OIS, Laser AF, dan kemampuan video 8K serta slow motion 1920fps β fleksibel untuk berbagai skenario foto/video
- Dukungan update OS dan security 5 tahun, WiFi 7, Bluetooth 6.0, NFC, IR blaster, dan eSIM β konektivitas lengkap dan future-proof
- Sertifikasi IP68/IP69 dan material aluminium + keramik + titanium β build quality premium dan tahan air/debu
β Kekurangan
- Harga Rp14.299.000 untuk varian 12GB/256GB β cukup mahal untuk ukuran flagship compact
- Tidak ada audio jack 3.5mm dan tidak ada slot microSD β keterbatasan ekspansi storage
- Skor AnTuTu device (3.289.069) lebih rendah dari ekspektasi beberapa flagship lain, meski SoC-nya identik dengan Pro
- Kamera telephoto hanya 50MP dengan sensor 1/2.76" β tidak sebesar periskop Pro, zoom optik terbatas
- Bobot 191g terasa agak berat untuk ukuran layar 6.31 inci
Xiaomi 17 Pro
β
Kelebihan
- Layar LTPO AMOLED 6.3 inci dengan 68B colors, Dolby Vision, HDR10+, dan peak brightness 3500 nits β reproduksi warna superior untuk konsumsi media
- Triple kamera 50MP dengan periskop telephoto 115mm (5x optical zoom) dan lensa Leica β kemampuan zoom dan kualitas optik kelas atas
- Baterai 6300 mAh dengan fast charging 100W wired, 50W wireless, dan 22.5W reverse wireless β kombinasi kapasitas dan kecepatan charging terbaik
- Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3nm) dengan skor SoC total 2.449.060 β performa puncak untuk gaming dan produktivitas
- Dukungan video 8K@30fps, 4K@120fps, dan 720p@1920fps slow motion β kemampuan video paling lengkap di kelasnya
- USB Type-C 3.2 dengan Display Port dan OTG β transfer data cepat dan output video eksternal
β Kekurangan
- Harga belum tersedia (effectivePrice null) β sulit menilai value for money secara pasti
- Bobot 192g dan dimensi 8mm β tidak ada perbaikan signifikan dari versi non-Pro
- Tidak ada IR blaster dan tidak ada eSIM β konektivitas sedikit tertinggal dari Xiaomi 17 standar
- Bluetooth 5.4 (bukan 6.0 seperti Xiaomi 17) β sedikit tertinggal untuk future-proofing
- Tidak ada informasi skor AnTuTu device total β hanya SoC score yang tersedia
- Selfie camera 50MP tanpa OIS β video selfie bisa goyang
Rekomendasi
Xiaomi 17 Pro
Xiaomi 17 Pro unggul secara keseluruhan berkat kombinasi kamera periskop 5x optical zoom dengan lensa Leica, layar LTPO AMOLED dengan Dolby Vision dan 68B colors, serta kemampuan video 8K@30fps dan 4K@120fps yang jauh lebih lengkap. Meskipun Xiaomi 17 standar menawarkan Bluetooth 6.0, IR blaster, eSIM, dan skor AnTuTu device yang terukur, keunggulan Pro di sektor kamera (periskop telephoto 115mm vs telephoto standar), kualitas layar (Dolby Vision + 68B colors), dan fleksibilitas video membuatnya lebih cocok untuk pengguna yang menginginkan flagship all-round. Harga Pro yang belum tersedia menjadi satu-satunya ketidakpastian, namun secara spesifikasi, Pro adalah pemenang jelas.
Skor: 88/100







