πŸ“‘ Daftar Isi

Perbandingan Samsung Galaxy A55 5G dan Samsung Galaxy A56 5G tampak depan dan belakang

Samsung Galaxy A55 5G vs A56 5G: Mana yang Lebih Worth It?

Terbit:
⏱️10 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dalam perbandingan Display & Design, Galaxy A56 5G unggul tipis namun signifikan. Keduanya menggunakan panel Super AMOLED dengan resolusi FHD+ (1080 x 2340 px) dan refresh rate 120Hz, tapi A56 memiliki diagonal lebih besar (6.7" vs 6.6") dengan densitas 385 ppi (A55: 403 ppi β€” A55 sedikit lebih tajam karena layar lebih kecil). Perbedaan material bodi cukup mencolok: A56 menggunakan Glass + Metal dengan Gorilla Glass Victus+, sementara A55 menggunakan Plastic + Aluminium dengan Gorilla Glass Victus. A56 juga lebih tipis (7.4mm vs 8.2mm) dan lebih ringan (197g vs 213g) β€” selisih 16g terasa nyata saat digenggam. A56 bahkan memiliki rating drop resistance 270 drops without defects dan repairability class yang terukur. Skor DxOMark display A56 (150) sedikit lebih tinggi dari A55 (147), mengkonfirmasi kualitas visual yang lebih baik. Dari sisi Performance, Galaxy A56 5G menang telak. Exynos 1580 di A56 mencetak skor Antutu 1.240.291 (CPU: 476.374, GPU: 289.843, MEM: 174.559, UX: 299.515), sementara Exynos 1480 di A55 hanya 1.004.527 (CPU: 361.695, GPU: 221.041, MEM: 163.809, UX: 257.982). Selisih total ~23% ini terasa dalam gaming dan multitasking berat. GPU Xclipse 540 di A56 vs Xclipse 530 di A55 β€” peningkatan generasi yang nyata. Keduanya masih LPDDR4X dan UFS 3.1, jadi tidak ada perbedaan di RAM dan storage speed. Namun, A55 masih punya slot microSD yang bisa jadi penyelamat jika storage 128GB penuh, sementara A56 tidak. Untuk gaming, A56 jelas lebih capable, tapi keduanya bukan gaming phone β€” jangan harap bisa main Genshin Impact di setting maksimal dengan frame rate stabil. Baterai adalah area di mana A55 punya satu keunggulan: skor DxOMark baterai 121 yang terukur. A56 tidak memiliki skor DxOMark baterai, tapi memiliki data efisiensi (rating B, 2000 charge cycles, runtime ~45 jam). Kapasitas keduanya sama 5000 mAh Li-Ion non-removable. Perbedaan terbesar ada di fast charging: A56 mendukung 45W, sementara A55 hanya 25W. Ini berarti A56 bisa mengisi daya hampir 2x lebih cepat β€” dari 0-100% mungkin sekitar 45-50 menit vs 80-90 menit di A55. Tidak ada wireless charging di keduanya. Untuk daya tahan, A55 sudah terbukti dengan skor DxOMark 121, tapi A56 dengan chipset 4nm yang lebih efisien dan rating efisiensi B seharusnya juga tidak mengecewakan. Kamera adalah area di mana perbedaannya halus tapi berarti. Keduanya memiliki konfigurasi triple camera yang identik secara hardware: 50MP Sony IMX906 f/1.8 dengan OIS + 13MP Sony IMX258 ultrawide f/2.2 + 5MP macro f/2.4. Fitur kamera juga sama persis (2x2 OCL, Pro Video Mode, 4K Video, OIS, Night Mode, RAW 12 bits, dll). Perbedaannya ada di pemrosesan: skor DxOMark kamera A56 adalah 114 vs 108 di A55 β€” peningkatan 6 poin yang menunjukkan tuning software yang lebih baik. Untuk selfie, A55 secara hardware lebih unggul dengan 32MP Sony IMX616 (1/2.8", pixel binning 1-4) vs A56 yang hanya 12MP Samsung S5K3LC. Namun, resolusi bukan segalanya β€” pemrosesan A56 yang lebih baru mungkin menghasilkan selfie yang lebih baik dalam kondisi cahaya rendah. Secara keseluruhan, A56 adalah kamera yang lebih baik berkat software yang lebih matang. Connectivity dan Software adalah dua area di mana A56 benar-benar meninggalkan A55. Connectivity keduanya hampir identik: 5G, WiFi 6, Bluetooth 5.3 (dengan aptX Adaptive, LDAC), NFC, eSIM, MST, USB Type-C dengan OTG, dan navigasi multi-band (GPS, A-GPS, GLONASS, Beidou, QZSS, Galileo). Tidak ada perbedaan signifikan di sini. Tapi Software adalah pembeda besar: A55 menjalankan Android 14 dengan 3 tahun update OS + 4 tahun security update. A56 menjalankan Android 15 dengan 6 tahun update OS + 6 tahun security update. Ini berarti A56 akan menerima update hingga sekitar 2031, sementara A55 hanya sampai 2027-2028. Di September 2026, A55 sudah mendekati akhir siklus update-nya, sementara A56 masih punya 4-5 tahun lagi. Ini adalah faktor krusial untuk long-term value. Kesimpulannya, Galaxy A56 5G adalah pemenang yang jelas. Peningkatan performa (23% lebih cepat), fast charging (45W vs 25W), dukungan software (6 tahun vs 3 tahun), layar lebih besar dan lebih tahan gores, bobot lebih ringan, dan kamera yang lebih baik (DxOMark 114 vs 108) membuatnya jauh lebih unggul. Satu-satunya keunggulan A55 adalah slot microSD dan selfie camera 32MP. Dengan harga launch A56 yang lebih murah (€445 vs €479), tidak ada alasan logis untuk memilih A55 di September 2026 β€” kecuali jika Anda benar-benar butuh slot microSD atau menemukan A55 dengan diskon sangat besar. A56 adalah pilihan yang lebih future-proof, lebih cepat, dan lebih baik secara keseluruhan.
713K
Samsung Galaxy A55 5G

Samsung Galaxy A55 5G

⚑Antutu: 713K
πŸ’Ύ8GB / 128GB
πŸ“·50 MP + 13 MP + 5 MP
πŸ† Pilihan Terbaik
841K
Samsung Galaxy A56 5G

Samsung Galaxy A56 5G

⚑Antutu: 841K
πŸ’Ύ8GB / 128GB
πŸ“·50 MP + 13 MP + 5 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Samsung Galaxy A55 5G

βœ… Kelebihan
  • Layar Super AMOLED 6.6 inci FHD+ 120Hz dengan Gorilla Glass Victus, kualitas visual masih sangat mumpuni
  • Baterai 5000 mAh dengan skor DxOMark baterai 121 β€” daya tahan teruji dan efisien
  • Kamera utama 50MP Sony IMX906 + OIS, skor DxOMark kamera 108 (masih kompetitif di kelas menengah)
  • Dukungan 4 tahun update keamanan dan 3 tahun OS β€” standar Samsung yang legendaris
  • Harga launch lebih murah (€479) dan sekarang mungkin sudah turun drastis di pasar
  • Ada slot microSD untuk ekspansi storage β€” fitur yang mulai punah di 2026
  • Build quality aluminium + IP67, bobot 213g terasa solid
  • Chipset Exynos 1480 dengan skor Antutu 1.004.527 β€” masih cukup untuk daily task
❌ Kekurangan
  • Chipset Exynos 1480 sudah berumur (rilis 2024), skor Antutu kalah jauh dari A56 (1.004.527 vs 1.240.291)
  • Fast charging hanya 25W β€” ketinggalan zaman di 2026, butuh waktu lama untuk mengisi 5000 mAh
  • Bobot 213g terasa berat dibanding A56 yang hanya 197g
  • Selfie camera 32MP Sony IMX616, secara hardware sebenarnya lebih tinggi resolusi dari A56, tapi pemrosesan lebih tua
  • Update OS hanya 3 tahun β€” artinya Android 17 mungkin jadi update terakhirnya
  • Tidak ada wireless charging
  • Refresh rate 120Hz tapi brightness hanya 500 nits (typ) β€” kurang terang di bawah sinar matahari
  • Tidak ada efisiensi baterai yang terukur (charge cycles tidak disebutkan)

Samsung Galaxy A56 5G

βœ… Kelebihan
  • Chipset Exynos 1580 dengan skor Antutu 1.240.291 β€” 23% lebih tinggi dari A55, CPU score 476.374 vs 361.695
  • Fast charging 45W β€” hampir 2x lebih cepat dari A55, mengisi 5000 mAh jauh lebih efisien
  • Dukungan update OS 6 tahun + security 6 tahun β€” jauh lebih panjang dari A55 (3+4 tahun)
  • Layar 6.7 inci lebih besar dengan Gorilla Glass Victus+ (lebih tahan gores dari Victus biasa)
  • Bobot 197g β€” 16g lebih ringan dari A55, lebih nyaman digenggam
  • Skor DxOMark kamera 114 vs 108 β€” peningkatan nyata dalam kualitas foto
  • Skor DxOMark display 150 vs 147 β€” layar sedikit lebih baik
  • Baterai 5000 mAh dengan rating efisiensi B, 2000 charge cycles, runtime ~45 jam
  • Desain lebih tipis (7.4mm vs 8.2mm) dan material Glass + Metal (A55 pakai Plastic + Aluminium)
  • Harga launch lebih murah (€445) dari A55 saat launch (€479) β€” value proposition lebih baik
❌ Kekurangan
  • Tidak ada slot microSD β€” storage 128GB tidak bisa diperluas, ini downgrade dari A55
  • Selfie camera turun ke 12MP (Samsung S5K3LC) dari 32MP di A55 β€” secara resolusi lebih rendah, meski mungkin pemrosesan lebih baik
  • Tidak ada skor DxOMark baterai β€” tidak bisa dibandingkan langsung dengan A55 yang punya skor 121
  • Harga launch €445 mungkin masih terasa mahal untuk chipset Exynos 1580 yang bukan flagship
  • Tidak ada wireless charging juga β€” sama seperti A55
  • GPU Xclipse 540 memang lebih baik dari Xclipse 530, tapi masih bukan level gaming flagship
  • RAM masih LPDDR4X β€” bukan LPDDR5 yang lebih cepat
  • Tidak ada audio jack dan FM radio β€” sama seperti A55

Rekomendasi

Samsung Galaxy A56 5G

Galaxy A56 5G adalah pemenang yang jelas dalam perbandingan ini. Peningkatan paling signifikan ada di performa (Exynos 1580 dengan Antutu 1.240.291 vs 1.004.527 β€” selisih 23%), fast charging 45W vs 25W (hampir 2x lebih cepat), dan dukungan software 6 tahun vs 3 tahun (dua kali lipat!). Layar juga lebih besar (6.7" vs 6.6") dengan Gorilla Glass Victus+ yang lebih tahan gores, bobot lebih ringan (197g vs 213g), dan bodi lebih tipis (7.4mm vs 8.2mm). Kamera juga meningkat dengan skor DxOMark 114 vs 108. Satu-satunya keunggulan A55 adalah slot microSD dan selfie camera 32MP (secara resolusi). Namun, secara keseluruhan, A56 menawarkan value yang jauh lebih baik dengan harga launch yang bahkan lebih murah (€445 vs €479). Di September 2026, A56 adalah pilihan yang jauh lebih future-proof berkat dukungan software 6 tahun.

Skor: 88/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Samsung
Samsung Galaxy A55 5G
Samsung
Samsung Galaxy A56 5G
Type
Super AMOLED
Super AMOLED
Density
403 ppi, Very high density
385 ppi, High Density
Diagonal
6.6",
6.7",
Resolution
1080 x 2340 px, FHD+
1080 x 2340 px, FHD+
Aspect Ratio
19.5:9
19.5:9
Size
77.4 mm x 161.7 mm x 8.2 mm
77.5 mm x 162.2 mm x 7.4 mm
Colors
BlackLimeVioletWhite
BlackGrayGreenPink
Weight
213 g
197 g
Materials
Plastic, Aluminium
Glass, Metal
Usable surface
85 %
87 %
Resistance certificates
IP67
IP67
Repairability
β€”
Class A B C D E
Drop resistance
β€”
Class A B C D E, 270 drops without defects
Others
Hole-punch Notch, Refresh rate 120 Hz, Always-On Display, HDR10+, Scratch resistant, Corning Gorilla Glass Victus, Multi-touch, Frameless, Brightnes 500 cd/mΒ² (typ), 2.5D curved glass screen, Capacitive
Hole-punch Notch, Refresh rate 120 Hz, Always-On Display, HDR10+, Scratch resistant, Corning Gorilla Glass Victus+, Multi-touch, Frameless, 2.5D curved glass screen, Capacitive