📑 Daftar Isi

Perbandingan Tecno Pova 7 5G dan Tecno Pova 7 Pro tampak depan dan belakang

Tecno Pova 7 5G vs Pova 7 Pro: AMOLED atau Harga?

Terbit:
⏱️8 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dari sisi Display & Design, perbedaan keduanya bak langit dan bumi. Tecno Pova 7 5G memakai panel IPS LCD 6.78" 1080x2460 (396 ppi) dengan refresh rate 144Hz dan Gorilla Glass 7i — spesifikasi yang oke di harga Rp3,3 juta, tapi IPS LCD tetap IPS LCD: kontras hitam abu-abu dan warna kurang punchy. Sementara Pova 7 Pro melompat ke AMOLED 6.78" 1224x2720 (440 ppi, 20:9) dengan brightness peak 4500 nits dan PWM 2304Hz — kombinasi yang bikin konten HDR dan gaming malam jauh lebih nyaman. Bodi Pova 7 Pro juga lebih ramping (8.2mm vs 8.8mm) dan lebih ringan (195g vs 207g), meski keduanya masih pakai frame plastik. Untuk Connectivity, Pova 7 5G sebenarnya lebih lengkap: NFC, IR blaster, WiFi 6, Bluetooth 5.3 dengan LDAC/aptX, dan slot microSD dedicated. Pova 7 Pro justru lebih pelit — tidak ada slot SD, detail Bluetooth tidak jelas, dan tidak ada IR blaster. Ini contoh klasik di mana versi 'Pro' bukan berarti lebih lengkap di semua lini. Baterai keduanya identik 6000 mAh Li-Po, tapi Pova 7 Pro menang tipis di skema charging: 45W wired (50% dalam 26 menit, 100% dalam 61 menit), 30W wireless magnetic, dan 10W reverse wired. Pova 7 5G juga punya 45W wired + 30W wireless + reverse charging, jadi sebenarnya seimbang — hanya saja Pova 7 Pro mendokumentasikan waktu charging secara eksplisit. Untuk pengguna yang sering lupa charge semalaman, wireless 30W ini adalah kemewahan yang jarang ditemukan di kelas Rp3-4 juta. Performance adalah area di mana keduanya nyaris kembar: sama-sama MediaTek Dimensity 7300 Ultimate (4nm TSMC), octa-core 4x Cortex-A78 2.5GHz + 4x Cortex-A55 2.0GHz, GPU Mali-G615 MC2. Antutu device Pova 7 5G tercatat 854.837 (CPU 319.721, GPU 125.022, MEM 145.173, UX 264.921), sementara skor SoC Dimensity 7300 di database adalah 382.424 (CPU 289.659 + GPU 92.765). Artinya untuk gaming seperti Genshin Impact medium settings atau MLBB high frame rate, keduanya bakal memberikan pengalaman yang sama persis. Yang membedakan: Pova 7 Pro tersedia varian RAM 12GB/256GB, sedangkan Pova 7 5G mentok di 8GB/128GB — dan tanpa slot microSD di Pro, varian 256GB jadi wajib kalau Anda hobi install game. Software keduanya sama-sama Android 15 dengan HiOS 15. Tidak ada perbedaan berarti, dan sayangnya keduanya mewarisi kelemahan HiOS: bloatware melimpah dan jadwal update yang tidak sejelas kompetitor. Untuk Kamera, Pova 7 5G punya 64MP main + 0.3MP (lensa ini praktis tidak berguna, hanya untuk gaya-gayaan 'dual camera') dan selfie 13MP. Pova 7 Pro punya 64MP wide (1/1.73", PDAF) + 8MP ultrawide yang benar-benar bisa dipakai untuk foto landscape atau grup, plus selfie 13MP. Keduanya sama-sama tanpa OIS, video maksimal 4K@30fps, dan tidak ada DxOMark score yang tersedia — jadi jangan berharap keajaiban fotografi malam. Tapi setidaknya Pova 7 Pro tidak menghina konsumen dengan lensa 0.3MP. Kesimpulannya, Tecno Pova 7 Pro adalah pilihan yang lebih matang: layar AMOLED 144Hz 4500 nits, ultrawide fungsional, bodi lebih ringan, dan opsi RAM 12GB. Pova 7 5G hanya menang di harga transparan (Rp3.299.000), slot microSD, dan IR blaster. Kalau Anda tipe pengguna yang butuh HP untuk konsumsi konten dan gaming casual dengan pengalaman visual superior, Pova 7 Pro adalah jawabannya — asalkan harganya tidak melambung jauh di atas versi 5G. Dan kalau ternyata harganya jauh lebih mahal dengan chipset yang sama persis, well, itu saatnya Anda bertanya-tanya apakah AMOLED seharga selisih tersebut benar-benar worth it.
710K
Tecno Pova 7 5G

Tecno Pova 7 5G

Rp 3.299.000
Harga pasar
⚡Antutu: 710K
💾8GB / 128GB
📷64 MP + 0.3 MP
🏆 Pilihan Terbaik
Tecno Pova 7 Pro

Tecno Pova 7 Pro

💾[object Object] / 128GB
📷64 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Tecno Pova 7 5G

✅ Kelebihan
  • Layar 6.78" IPS LCD 144Hz dengan Gorilla Glass 7i dan PWM 2160Hz — nyaman untuk mata sensitif
  • Baterai 6000 mAh dengan fast charging 45W + wireless 30W (jarang di kelas Rp3,3 juta)
  • Chipset Dimensity 7300 Ultra 4nm dengan Antutu total 854.837 — performa solid untuk gaming mid-range
  • Fitur lengkap: NFC, IR Blaster, WiFi 6, Bluetooth 5.3 (LDAC/aptX), stereo speaker Dolby Atmos
  • Harga paling kompetitif: Rp3.299.000 untuk RAM 8GB + storage 128GB
  • Slot microSD dedicated (bisa dipakai bersamaan dengan dual SIM)
❌ Kekurangan
  • Layar masih IPS LCD — kontras dan warna kalah dari AMOLED di kompetitor sekelas
  • Kamera utama 64MP hanya ditemani lensa 0.3MP yang praktis tidak berguna (depth sensor gimmick)
  • Tidak ada ultrawide, tidak ada OIS — video 4K bakal goyang tanpa gimbal
  • Tidak ada audio jack 3.5mm (ironis untuk HP gaming budget)
  • Bobot 207 gram dan bodi polycarbonate terasa murah di tangan
  • HiOS 15 dikenal banyak bloatware — siap-siap uninstall manual

Tecno Pova 7 Pro

✅ Kelebihan
  • Layar AMOLED 6.78" 144Hz, 1224x2720 (440 ppi), brightness 4500 nits peak — jauh lebih superior dari versi non-Pro
  • Kamera utama 64MP + ultrawide 8MP — jauh lebih berguna daripada lensa 0.3MP di Pova 7 5G
  • Baterai 6000 mAh dengan 45W wired + 30W wireless magnetic + 10W reverse wired
  • Bobot lebih ringan (195g) dan bodi lebih tipis (8.2mm) meski layar sama besar
  • Refresh rate 144Hz + PWM 2304Hz — kombinasi AMOLED high refresh yang nyaman
  • Tersedia varian RAM 12GB + storage 256GB untuk multitasking berat
❌ Kekurangan
  • Harga resmi tidak tercantum (effectivePrice null) — kemungkinan lebih mahal dari versi 5G, tapi tidak transparan
  • Chipset sama persis: Dimensity 7300 Ultimate — tidak ada peningkatan performa dibanding versi non-Pro
  • Tidak ada slot microSD — storage 128GB terasa sempit untuk gaming modern
  • Bluetooth version tidak jelas (hanya tertulis 'Yes') — indikasi spesifikasi tidak lengkap/detail
  • Tidak ada info Antutu device resmi — benchmark hanya tersedia di level SoC
  • Audio jack ada, tapi tidak ada info codec Bluetooth hi-res seperti LDAC/aptX di versi 5G

Rekomendasi

Tecno Pova 7 Pro

Meski harga resminya tidak tercantum (red flag tersendiri), Tecno Pova 7 Pro unggul telak di dua area paling terasa sehari-hari: layar AMOLED 144Hz 4500 nits yang jauh lebih superior dibanding IPS LCD di Pova 7 5G, dan kamera ultrawide 8MP yang benar-benar berfungsi dibanding lensa 0.3MP yang cuma jadi penghias spesifikasi. Baterai sama-sama 6000 mAh dengan wireless charging 30W, performa chipset identik (Dimensity 7300 Ultimate), tapi Pova 7 Pro menawarkan bodi lebih ringan (195g vs 207g) dan lebih tipis (8.2mm vs 8.8mm), plus opsi RAM 12GB/256GB. Satu-satunya alasan memilih Pova 7 5G adalah jika harga Rp3,3 juta adalah batas absolut budget Anda dan Anda butuh slot microSD serta IR blaster. Tapi kalau budget fleksibel, Pova 7 Pro adalah pilihan yang jauh lebih matang secara pengalaman penggunaan.

Skor: 82/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Tecno
Tecno Pova 7 5G
Tecno
Tecno Pova 7 Pro
Type
LCD IPS
AMOLED, 144Hz, 2304Hz PWM, 4500 nits (peak)
Density
396 ppi, High Density
—
Diagonal
6.78",
6.78 inches, 111.0 cm2 (~89.4% screen-to-body ratio)
Resolution
1080 x 2460 px, FHD+
1224 x 2720 pixels, 20:9 ratio (~440 ppi density)
Aspect Ratio
21:9
—
Size
75.6 mm x 168.5 mm x 8.8 mm
—
Colors
BlackGreenSilver
BlackCyanGrey
Weight
207 g
195 g (6.88 oz)
Materials
Polycarbonate
—
Usable surface
86 %
—
Protection
—
Corning Gorilla Glass 7i
Dimensions
—
163.5 x 75.9 x 8.2 mm (6.44 x 2.99 x 0.32 in)
Others
Hole-punch Notch, 2160 Hz PWM, Refresh rate 144 Hz, Scratch resistant, Corning Gorilla Glass 7i, Multi-touch, Frameless, Max brightness HBM - 900 cd/m², 2.5D curved glass screen, Capacitive
—