
Tecno Camon 50 Pro
Kelebihan dan Kekurangan
Tecno Camon 50 Pro
- Layar AMOLED 6.78 inci 144Hz dengan densitas 429 ppi โ tajam dan sangat halus untuk kelas menengah
- Chipset Dimensity 7400 Ultimate (4nm) dengan skor SoC Antutu 465.597 โ tertinggi di antara ketiga produk
- Triple kamera lengkap: 50MP OIS + 50MP telephoto 3x optical zoom + 8MP ultrawide โ paling fleksibel di kelas harga ini
- Baterai 6.500 mAh dengan fast charging 45W
- Dukungan 5G SA/NSA, NFC, stereo speaker, dan FM radio
- Komitmen update 3 major Android upgrades (hingga Android 19)
- Body relatif tipis 7,8 mm meski baterai jumbo
- Harga paling mahal di antara ketiganya (Rp5.699.000) โ selisih Rp1,7 juta dari Redmi Note 17 4G
- Bobot tidak dicantumkan resmi โ indikasi Tecno menyembunyikan angka yang kurang menguntungkan
- USB Type-C 2.0 dan Bluetooth versi tidak spesifik โ detail konektivitas yang malas
- Rekaman video hanya 'Yes' tanpa spesifikasi resolusi/fps yang jelas โ red flag untuk konten kreator
- Tidak ada rating IP resmi dan proteksi layar 'Unspecified'
- HIOS 16 masih tergolong bloatware-heavy dibanding HyperOS
Xiaomi Redmi Note 17 4G
- Harga paling terjangkau (Rp3.699.000)
- Baterai Si/C 7.700 mAh โ kapasitas terbesar, plus reverse wired charging 22,5W
- Layar AMOLED 6.99 inci 120Hz dengan peak brightness 1.800 nits โ paling terang di kelasnya
- Proteksi Corning Gorilla Glass 7i โ satu-satunya yang menyebut proteksi layar secara resmi
- HyperOS 3 berbasis Android 16 dengan optimasi software Xiaomi yang matang
- Dukungan microSDXC (shared slot) โ fleksibilitas storage
- Navigasi lengkap: GPS, GALILEO, GLONASS, BDS
- Hanya 4G โ tidak ada 5G sama sekali, ini bisa jadi dealbreaker di 2026
- Chipset Snapdragon 6s 4G Gen 2 (6nm) dengan Cortex-A73 lawas โ performa CPU/GPU jauh tertinggal
- Kamera hanya single 50MP tanpa ultrawide, tanpa OIS, video maksimal 1080p@30fps โ sangat minim
- Bobot 224 gram dan dimensi 169,7 x 79,1 mm โ bongsor dan berat, tidak nyaman satu tangan
- Densitas layar hanya 375 ppi โ paling rendah, terasa kurang tajam di panel sebesar 6,99 inci
- Tidak ada info jumlah update Android โ biasanya Xiaomi entry-level hanya 2 versi
- Tidak ada FM radio, Bluetooth 5.0 (versi lama), NFC tergantung region
- Loudspeaker mono โ bukan stereo
Tecno Camon 50 4G
- Harga menengah (Rp3.999.000) โ hanya Rp300 ribu lebih mahal dari Redmi
- Layar AMOLED 6.78 inci 144Hz dengan 429 ppi โ sama tajam dan halus dengan versi Pro
- Kamera utama 50MP dengan OIS + ultrawide 8MP โ jauh lebih lengkap dari Redmi
- Selfie 32MP โ terbaik di antara ketiganya untuk kebutuhan selfie
- Baterai 6.150 mAh dengan 45W fast charging
- Body paling tipis: 7,5 mm
- Stereo speaker dan FM radio
- Update 3 major Android upgrades (hingga Android 19)
- Chipset Helio G200 Ultimate (6nm) โ skor SoC Antutu hanya 290.989, terendah kedua, GPU Mali-G57 sangat lemah untuk gaming
- Hanya 4G โ tidak ada 5G
- Video maksimal 1080p@30fps โ tidak ada 4K sama sekali
- Bobot tidak dicantumkan โ lagi-lagi Tecno menghindari transparansi
- Proteksi layar 'Unspecified' dan tanpa rating IP
- Bluetooth versi tidak spesifik, Wi-Fi standar tidak jelas
- Tidak ada informasi SD slot yang jelas ('Unspecified')
Rekomendasi
Meski harganya paling mahal (Rp5.699.000), Tecno Camon 50 Pro adalah satu-satunya produk di perbandingan ini yang benar-benar 'lengkap' untuk kebutuhan 2026: 5G, chipset 4nm dengan skor SoC Antutu tertinggi (465.597 โ 60% lebih tinggi dari Helio G200 dan jauh di atas Snapdragon 6s 4G), triple kamera dengan telephoto 3x OIS yang tidak dimiliki dua pesaingnya, layar AMOLED 144Hz 429 ppi, baterai 6.500 mAh, stereo speaker, dan komitmen 3 major update Android. Jika budget adalah prioritas mutlak dan 5G tidak dibutuhkan, Redmi Note 17 4G menang telak di harga dan baterai โ tapi Anda harus rela kompromi besar di kamera dan performa. Tecno Camon 50 4G berada di tengah: layar dan kamera bagus, tapi chipset Helio G200 membuatnya terasa 'lambat' untuk harga Rp4 juta di 2026.





