πŸ“‘ Daftar Isi

Perbandingan Tecno Camon 50 Pro dan Xiaomi Redmi Note 17 Pro Max tampak depan dan belakang

Tecno Camon 50 Pro vs Redmi Note 17 Pro Max: Baterai 10.000 mAh Menang?

Terbit:
⏱️12 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dari sisi Display & Design, kedua ponsel mengusung panel AMOLED dengan ukuran hampir identik β€” Tecno 6.78 inci vs Redmi 6.83 inci. Namun kualitas panelnya berbeda kelas. Tecno menawarkan refresh rate 144Hz (lebih tinggi dari 120Hz Redmi) dengan resolusi 1208 x 2644 (429 ppi), tapi tidak mencantumkan color depth, tingkat kecerahan, HDR support, maupun proteksi layar. Redmi sebaliknya sangat transparan: 68B colors, HDR10+, Dolby Vision, 1060 nits typ / 2000 nits HBM / 3500 nits peak, dan Corning Gorilla Glass Victus 2 β€” kombinasi yang jauh lebih unggul untuk konsumsi konten HDR dan durabilitas. Dari sisi bodi, Tecno lebih tipis (7.8mm) dan ukurannya lebih kompak, sementara Redmi lebih tebal (8.6mm) dan berat 229.5 gram β€” hampir 30 gram lebih berat dari rata-rata. Tecno tidak mencantumkan berat sama sekali, yang ironisnya justru membuat Redmi lebih transparan meski kalah di aspek ergonomi. Material Redmi adalah plastik di back dan frame, sementara Tecno tidak menjelaskan materialnya β€” di harga Rp 5,7 juta, ketiadaan informasi ini patut dipertanyakan. Untuk Connectivity, Redmi Note 17 Pro Max menang mutlak. Redmi menyediakan Wi-Fi 6 dual-band, Bluetooth 6.0, NFC, GPS multi-band (GPS + GALILEO + GLONASS + QZSS + BDS), eSIM, dan sensor gyro lengkap. Tecno hanya mencantumkan Wi-Fi 'Yes' dan Bluetooth 'Yes' tanpa versi β€” indikasi dokumentasi buruk atau standar lama (kemungkinan Wi-Fi 5/Bluetooth 5.x). Tecno tidak mencantumkan gyro di daftar sensor, yang bisa berdampak pada akurasi gaming dan stabilisasi video. Keduanya sama-sama USB Type-C 2.0 (memalukan untuk 2026, tapi setidaknya konsisten), sama-sama tanpa audio jack, dan sama-sama punya stereo speaker β€” hanya Redmi yang menambahkan Dolby Atmos. Tecno punya FM Radio dan slot SD (meski 'unspecified'), yang merupakan keunggulan niche bagi pengguna yang masih mengandalkan radio atau storage eksternal. Baterai adalah kategori di mana Redmi benar-benar menghancurkan Tecno. Redmi menawarkan Si/C Li-Ion 10.000 mAh (versi 2) atau 9210 mAh (versi 1) dengan 100W wired charging dan 27W reverse wired β€” kombinasi yang absurd di kelas harga Rp 3,7 juta. Tecno hanya 6500 mAh dengan 45W wired, tanpa reverse charging dan tanpa wireless charging. Kapasitas Redmi hampir 54% lebih besar, dan kecepatan charging lebih dari dua kali lipat. Dalam praktiknya, Redmi bisa bertahan 2-3 hari pemakaian normal, sementara Tecno mungkin 1,5 hari. Tidak ada wireless charging di keduanya, tapi di harga Tecno Rp 5,7 juta ketiadaan wireless charging adalah kekurangan yang lebih serius. Performance: Tecno menggunakan MediaTek Dimensity 7400 Ultimate (4nm TSMC) dengan Mali-G615 MC2, dan memiliki skor SoC Antutu 488.465 (CPU 338.268 + GPU 150.197). Redmi menggunakan Snapdragon 6 Gen 5 (4nm) dengan Adreno 812, tapi tidak ada skor Antutu yang tersedia. Secara arsitektur, Dimensity 7400 Ultimate dan Snapdragon 6 Gen 5 berada di kelas yang sama (mid-range 2026), dengan konfigurasi CPU identik (4x Cortex-A78 @2.6GHz + 4x Cortex-A55 @2.0GHz). GPU Mali-G615 MC2 vs Adreno 812 β€” Adreno umumnya memiliki driver game yang lebih matang dan optimasi developer yang lebih baik, terutama untuk game AAA mobile. Tanpa skor Antutu Redmi, perbandingan performa tidak bisa dilakukan secara apple-to-apple, tapi dari sisi ekosistem, Snapdragon biasanya lebih diuntungkan dalam gaming jangka panjang. Keduanya tersedia dalam RAM 8GB/12GB, tapi Tecno menawarkan hingga 512GB storage sementara Redmi juga hingga 512GB (tanpa slot SD). Software: Tecno menjalankan Android 16 dengan HIOS 16 dan komitmen 'up to 3 major Android upgrades' β€” ini kebijakan yang jelas dan terdokumentasi. Redmi menjalankan Android 16 dengan HyperOS 3, tapi tidak mencantumkan berapa lama update akan diberikan. Dalam hal transparansi kebijakan update, Tecno lebih unggul. Namun HyperOS 3 secara fungsionalitas dan ekosistem biasanya lebih kaya fitur (integrasi Xiaomi Smart Hub, AI features, dll) dibanding HIOS yang lebih minimalis. Untuk keamanan jangka panjang, komitmen 3 major upgrade Tecno lebih bisa diandalkan, meski Xiaomi biasanya juga memberikan 3-4 tahun update untuk lini Note. Kamera: Ini adalah kategori di mana Tecno unggul secara hardware. Tecno memiliki triple camera: 50MP main (f/1.8, 1/1.56", OIS) + 50MP telephoto 3x optical (f/2.4, OIS) + 8MP ultrawide. Redmi hanya dual: 50MP main (f/1.5, 1/1.95", OIS) + 8MP ultrawide. Kehadiran telephoto 3x optical dengan OIS adalah keunggulan besar Tecno β€” fleksibilitas zoom yang tidak dimiliki Redmi. Namun aperture main camera Redmi lebih lebar (f/1.5 vs f/1.8) dan sensor 1/1.95" vs 1/1.56" β€” Tecno sedikit lebih besar di sensor utama. Selfie: Tecno 50MP vs Redmi 32MP, Tecno menang resolusi. Tapi Redmi mendukung video 4K@30fps untuk kamera depan maupun belakang dengan gyro-EIS, sementara Tecno hanya mencantumkan 'Video: Yes' tanpa detail resolusi β€” dokumentasi yang buruk dan tidak bisa diverifikasi. Tidak ada skor DxOMark untuk keduanya, jadi penilaian kualitas foto harus berdasarkan spesifikasi hardware. Secara keseluruhan, Tecno lebih fleksibel untuk fotografi (zoom optik, selfie high-res), tapi Redmi lebih unggul di aperture dan transparansi kemampuan video.
Tecno Camon 50 Pro

Tecno Camon 50 Pro

Rp 5.699.000
Harga pasar
πŸ’Ύ[object Object] / 256GB
πŸ“·50 MP
πŸ† Pilihan Terbaik
Xiaomi Redmi Note 17 Pro Max

Xiaomi Redmi Note 17 Pro Max

Rp 3.699.000
Harga pasar
πŸ’Ύ[object Object] / 128GB
πŸ“·50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Tecno Camon 50 Pro

βœ… Kelebihan
  • Layar AMOLED 6.78 inci dengan refresh rate 144Hz β€” salah satu yang tertinggi di kelasnya, sangat mulus untuk gaming dan scrolling
  • Densitas piksel 429 ppi dan screen-to-body ratio 89.6% memberikan tampilan tajam dan imersif
  • Kamera triple lengkap: 50MP main (OIS) + 50MP telephoto 3x optical zoom (OIS) + 8MP ultrawide β€” satu-satunya di perbandingan ini yang punya lensa telephoto dedicated
  • Selfie camera 50MP β€” resolusi tertinggi di antara kedua produk untuk kebutuhan konten kreator
  • Bodi relatif tipis 7.8mm dan ringan (dimensi 162.4 x 77 x 7.8 mm) β€” lebih nyaman digenggam dibanding rival
  • Baterai 6500 mAh dengan fast charging 45W β€” kapasitas besar untuk daya tahan seharian
  • Chipset MediaTek Dimensity 7400 Ultimate (4nm TSMC) dengan skor SoC Antutu 488.465 (CPU 338.268 + GPU 150.197) β€” performa solid di kelas mid-range
  • Android 16 dengan komitmen 3 major upgrade β€” kebijakan update yang jelas dan terdokumentasi
  • Tersedia FM Radio dan slot SD (unspecified) β€” fitur yang mulai langka
  • Harga lebih tinggi tapi ditawarkan dalam varian RAM 12GB/512GB β€” opsi storage lebih lega
❌ Kekurangan
  • Harga Rp 5.699.000 jauh lebih mahal Rp 2.000.000 dibanding Redmi Note 17 Pro Max β€” value proposition dipertanyakan
  • USB Type-C 2.0 β€” transfer data lambat, tidak ada USB 3.x di tahun 2026
  • Spesifikasi Wi-Fi dan Bluetooth tidak terperinci (hanya 'Yes') β€” indikasi kemungkinan standar lama atau dokumentasi buruk
  • Tidak ada info proteksi layar (Gorilla Glass?) β€” durability layar dipertanyakan
  • Berat tidak tercantum di spesifikasi β€” transparansi data kurang
  • Tidak ada wireless charging meski harga sudah Rp 5,7 juta
  • Tidak ada benchmark Antutu device total β€” sulit menilai performa real-world secara objektif
  • Tidak ada skor DxOMark β€” kualitas kamera tidak terverifikasi secara independen
  • Material bodi tidak dijelaskan (plastik? kaca?) β€” di harga ini seharusnya jelas
  • Tidak ada gyro sensor tercantum β€” bisa mempengaruhi akurasi gaming dan stabilisasi video

Xiaomi Redmi Note 17 Pro Max

βœ… Kelebihan
  • Harga Rp 3.699.000 β€” lebih murah Rp 2.000.000 dari Tecno, value for money luar biasa
  • Baterai Si/C 10.000 mAh (versi 2) β€” kapasitas monster, nyaris dua kali lipat Tecno, plus 100W wired charging dan 27W reverse wired
  • Layar AMOLED 6.83 inci 120Hz dengan 68B colors, HDR10+, Dolby Vision, 3500 nits peak β€” kualitas display kelas flagship
  • Proteksi Corning Gorilla Glass Victus 2 β€” durability layar terbaik di kelasnya
  • Chipset Snapdragon 6 Gen 5 (4nm) dengan GPU Adreno 812 β€” optimasi gaming dan driver Adreno umumnya lebih matang
  • Konektivitas lengkap: Wi-Fi 6 dual-band, Bluetooth 6.0, NFC, GPS multi-band (GALILEO, GLONASS, QZSS, BDS), eSIM + dual SIM
  • Pilihan storage hingga 512GB dan RAM 12GB
  • Stereo speaker dengan Dolby Atmos β€” kualitas audio lebih baik
  • Sensor lengkap termasuk gyro β€” penting untuk gaming dan stabilisasi video
  • Kamera utama 50MP f/1.5 (aperture lebih lebar dari Tecno f/1.8) + OIS, video 4K@30fps dengan gyro-EIS
  • Selfie 32MP dengan video 4K@30fps β€” kemampuan video selfie lebih tinggi dari Tecno yang hanya 'Yes'
❌ Kekurangan
  • Berat 229.5 gram β€” paling berat di perbandingan ini, terasa 'bata' di kantong
  • Tidak ada lensa telephoto β€” hanya dual camera (main + ultrawide), kehilangan fleksibilitas zoom optik
  • Tidak ada slot microSD β€” storage terbatas pada varian yang dibeli
  • Tidak ada FM Radio
  • Bodi plastik (back dan frame) β€” di harga ini wajar, tapi terasa kurang premium
  • Tidak ada komitmen jumlah update Android yang jelas (hanya 'Android 16, HyperOS 3') β€” Tecno lebih transparan dengan 3 major upgrade
  • Tidak ada benchmark Antutu device total maupun skor DxOMark β€” verifikasi independen terbatas
  • Versi baterai 9210 mAh vs 10.000 mAh membingungkan β€” konsumen harus teliti varian
  • eSIM hanya tersedia di region tertentu dan NFC market/region dependent β€” bisa jadi masalah di Indonesia

Rekomendasi

Xiaomi Redmi Note 17 Pro Max

Meskipun Tecno Camon 50 Pro menang di fleksibilitas kamera (telephoto 3x optical zoom) dan refresh rate layar 144Hz, Redmi Note 17 Pro Max menang telak di hampir semua aspek lain yang lebih penting bagi mayoritas pengguna. Pertama, harga Rp 3.699.000 vs Rp 5.699.000 β€” selisih Rp 2 juta yang sangat signifikan (35% lebih murah). Kedua, baterai 10.000 mAh Si/C dengan 100W charging adalah kombinasi yang tidak tertandingi β€” Tecno hanya 6500 mAh/45W. Ketiga, layar Redmi lebih unggul secara kualitas panel: 68B colors, HDR10+, Dolby Vision, 3500 nits peak, dan Gorilla Glass Victus 2 β€” Tecno hanya AMOLED 144Hz tanpa info proteksi atau color depth. Keempat, konektivitas Redmi jauh lebih lengkap dan terdokumentasi: Wi-Fi 6, Bluetooth 6.0, GPS multi-band, eSIM, sensor gyro β€” sementara Tecno hanya 'Yes' untuk Wi-Fi/Bluetooth dan tanpa gyro. Kelima, chipset Snapdragon 6 Gen 5 dengan Adreno 812 umumnya memiliki optimasi game dan driver yang lebih matang dibanding Mali-G615 MC2. Satu-satunya keunggulan Tecno yang benar-benar substansial adalah telephoto 3x optical zoom dan selfie 50MP β€” relevan hanya jika kamera zoom adalah prioritas utama. Untuk 90% pengguna, Redmi Note 17 Pro Max memberikan value yang jauh lebih rasional: baterai lebih tahan lama, layar lebih baik, konektivitas lebih lengkap, dan harga jauh lebih murah. Tecno di harga Rp 5,7 juta bersaing di segmen yang salah β€” di harga itu konsumen berhak menuntut USB 3.x, wireless charging, dan build quality yang jelas.

Skor: 82/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Tecno
Tecno Camon 50 Pro
Xiaomi
Xiaomi Redmi Note 17 Pro Max
Type
AMOLED, 144Hz
AMOLED, 68B colors, 120Hz, 3840Hz PWM, HDR10+, Dolby Vision, 1060 nits (typ), 2000 nits (HBM), 3500 nits (peak)
Diagonal
6.78 inches, 112.1 cm2 (~89.6% screen-to-body ratio)
6.83 inches, 114.5 cm2 (~89.5% screen-to-body ratio)
Resolution
1208 x 2644 pixels, 19.5:9 ratio (~429 ppi density)
1280 x 2772 pixels, 19.5:9 ratio (~447 ppi density)
Colors
BlackGreenPurpleTitanium
BlackGreenPurple
Weight
-
229.5 g (8.11 oz)
Dimensions
162.4 x 77 x 7.8 mm (6.39 x 3.03 x 0.31 in)
163.4 x 78.3 x 8.6 mm (6.43 x 3.08 x 0.34 in)
Protection
β€”
Corning Gorilla Glass Victus 2
Build
β€”
Glass front (Gorilla Glass Victus 2), plastic back, plastic frame