Dalam perbandingan performa, Samsung Galaxy S25 Ultra menghancurkan Tecno Camon 40 Pro 5G dengan skor Antutu total 2.821.591, berkat chipset Snapdragon 8 Elite (3nm). Sebagai perbandingan, Tecno yang hanya menggunakan Dimensity 7300 (4nm) harus puas dengan skor 640.000. Implikasinya jelas: S25 Ultra mampu menjalankan tugas berat dan multitasking intensif dengan efisiensi tinggi, sementara Tecno akan mulai tersengal saat menghadapi game berat modern. GPU Adreno 830 pada Samsung memberikan performa grafis 10x lebih kuat dibandingkan Mali-G615 MC2 pada Tecno.
Sektor layar menjadi pertarungan antara kuantitas refresh rate dan kualitas panel. Tecno menawarkan 144Hz yang impresif untuk harganya, namun Samsung unggul telak dalam kualitas visual dengan Dynamic LTPO AMOLED 2X, resolusi 1440 x 3120 piksel, dan peak brightness 2600 nits. Proteksi Gorilla Armor 2 pada Samsung juga memberikan durabilitas fisik yang tidak bisa disamai oleh material plastik pada Tecno. Samsung memberikan pengalaman visual kelas atas yang jauh lebih tajam dan cerah di bawah sinar matahari langsung.
Kamera menjadi jurang pemisah yang sangat lebar. Dengan skor DxOMark 151, Samsung S25 Ultra menggunakan konfigurasi quad-camera 200MP yang mencakup lensa periscope 5x optical zoom yang sangat tajam. Tecno, dengan skor DxOMark 138, mengandalkan sensor Sony LYT-700C 50MP yang sebenarnya cukup baik untuk kelas menengah, namun tidak memiliki fleksibilitas lensa telephoto yang mumpuni untuk kebutuhan fotografi jarak jauh. Bagi fotografer kasual, Tecno mungkin cukup, tetapi bagi pro-user, perbedaannya seperti membandingkan kamera saku dengan kamera DSLR.
Dari sisi konektivitas dan baterai, keduanya menawarkan 5G dan NFC, namun Samsung lebih unggul dengan dukungan Wi-Fi 7 dan USB 3.2 yang jauh lebih cepat untuk transfer data dibanding USB 2.0 pada Tecno. Baterai 5000 mAh Samsung didukung charging 45W dan wireless charging, sedangkan Tecno hanya menawarkan 45W wired. Meskipun kapasitas baterai keduanya mirip, efisiensi manajemen daya pada chip 3nm Samsung akan memberikan ketahanan baterai yang lebih superior dalam penggunaan harian.
Secara software, Samsung memberikan komitmen jangka panjang dengan 7 tahun update Android, menjadikannya investasi yang lebih aman secara nilai jangka panjang. Tecno dengan Android 15 memang membawa fitur dasar yang cukup, namun dukungan update-nya tidak akan mampu menyaingi ekosistem One UI 8 milik Samsung. Singkatnya, jika Anda memiliki budget berlebih, S25 Ultra adalah perangkat yang akan bertahan hingga 2030, sedangkan Tecno adalah perangkat yang mungkin sudah Anda lupakan setelah dua tahun.
640K

Tecno Camon 40 Pro 5G
Rp 3.999.000
Harga pasar
โกAntutu: 640K
๐พ8GB / 256GB
๐ท50 MP + 8 MP
๐ Pilihan Terbaik

Samsung Galaxy S25 Ultra
Rp 20.999.000
Harga pasar
๐พ[object Object] / 256GB
๐ท200 MP
Kelebihan dan Kekurangan
Tecno Camon 40 Pro 5G
โ
Kelebihan
- Harga sangat kompetitif untuk kelas mid-range
- Layar AMOLED 144Hz yang sangat mulus
- Desain tipis (7.3 mm) dan bobot ringan
- Kamera utama 50MP dengan sensor Sony LYT-700C yang mumpuni
โ Kekurangan
- Performa chipset Dimensity 7300 tertinggal jauh dari flagship
- Material bodi plastik yang terasa kurang premium
- Tidak ada dukungan wireless charging
- Skor Antutu hanya 640.000, kurang untuk heavy gaming di 2026
Samsung Galaxy S25 Ultra
โ
Kelebihan
- Performa buas Snapdragon 8 Elite (Skor Antutu 2,8 juta)
- Sistem kamera quad-lens 200MP paling versatil di pasar
- Layar Dynamic LTPO AMOLED 2X dengan peak brightness 2600 nits
- Dukungan software hingga 7 tahun
- Build quality premium dengan frame titanium
โ Kekurangan
- Harga sangat mahal, menguras kantong secara brutal
- Kecepatan charging 45W terasa lambat dibanding standar Tiongkok
- Bobot 218g cukup berat untuk penggunaan jangka panjang
Rekomendasi
Samsung Galaxy S25 Ultra
Jika Anda mencari 'the best of the best' tanpa kompromi performa dan kamera, S25 Ultra adalah pemenangnya. Tecno Camon 40 Pro adalah pilihan rasional untuk budget terbatas, namun untuk standar teknologi 2026, S25 Ultra berada di liga yang berbeda dengan skor Antutu 2,8 juta vs 0,6 juta milik Tecno.
Skor: 95/100






