📑 Daftar Isi

Perbandingan spesifikasi dan fitur smartphone POCO M6 Pro vs Xiaomi Poco M7 Pro 5G

Perbandingan POCO M6 Pro vs Poco M7 Pro 5G: Pilih yang Mana?

Terbit:
⏱️12 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Mari kita mulai dengan display, karena ini adalah jendela interaksi utama Anda. POCO M6 Pro hadir dengan layar AMOLED 6,67 inci, resolusi FHD+ (1080 x 2400), dan kepadatan piksel 395 ppi. Keunggulannya terletak pada PWM dimming 1920Hz yang sangat ramah mata dan kecerahan puncak 1800 nits, membuatnya nyaman digunakan di bawah sinar matahari langsung. Namun, Xiaomi Poco M7 Pro 5G membalas dengan layar AMOLED 120Hz yang lebih cemerlang, mencapai puncak 2100 nits, dan mendukung HDR10+ serta Dolby Vision (di varian India). Ini berarti konten HDR di Netflix atau YouTube akan terlihat lebih hidup dan dinamis di M7 Pro. Meskipun PWM 960Hz-nya lebih rendah, bagi kebanyakan pengguna, kecerahan ekstra dan dukungan HDR adalah nilai tambah yang lebih signifikan. Secara desain, M6 Pro sedikit lebih unggul dengan berat 181g dan sertifikasi IP54, sementara M7 Pro lebih berat di 190g dengan bodi plastik penuh yang terasa kurang premium. Ini adalah trade-off klasik antara fitur dan material. Beralih ke performa, di sinilah jurang pemisah mulai terlihat. POCO M6 Pro ditenagai oleh MediaTek Helio G99 Ultra dengan skor Antutu SoC 252.310 (CPU: 206.117, GPU: 46.193). Chipset ini adalah prosesor 4G yang sudah aging, dan skor AnTuTu device totalnya hanya 551.784. Sementara itu, Xiaomi Poco M7 Pro 5G menggunakan MediaTek Dimensity 7025 Ultra yang memiliki skor Antutu SoC lebih tinggi, yaitu 310.293 (CPU: 255.864, GPU: 54.429). Perbedaan skor ini, terutama pada sektor CPU, berarti M7 Pro akan terasa lebih responsif dalam membuka aplikasi, multitasking, dan menjalankan game berat. GPU IMG BXM-8-256 pada M7 Pro juga lebih bertenaga daripada Mali-G57 MC2, menjanjikan frame rate yang lebih stabil di game seperti Genshin Impact atau Honkai: Star Rail. Dalam hal memori, M6 Pro menawarkan RAM 12GB dan storage 512GB UFS 2.2, yang sangat lega. M7 Pro juga menyediakan varian hingga 12GB/512GB, jadi tidak kalah. Namun, kecepatan baca/tulis UFS 2.2 pada M6 Pro lebih lambat dibandingkan standar UFS 3.1 yang umum di kelas ini, meskipun tidak disebutkan spesifik pada M7 Pro, chipset yang lebih baru biasanya mendukung storage yang lebih cepat. Sektor baterai dan pengisian daya adalah cerita yang menarik. POCO M6 Pro memiliki baterai 5000mAh dengan fast charging 67W, yang mampu mengisi penuh dalam waktu sekitar 45 menit. Xiaomi Poco M7 Pro 5G memiliki baterai sedikit lebih besar, 5110mAh, tetapi dengan fast charging 45W yang lebih lambat. Secara praktis, M6 Pro menang telak dalam hal kecepatan mengisi daya, yang sangat penting bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Namun, efisiensi chipset Dimensity 7025 Ultra yang lebih baik (fabrikasi 6nm yang sama, tetapi arsitektur lebih baru) dapat mengkompensasi sedikit perbedaan kapasitas, memberikan daya tahan yang sebanding atau bahkan lebih baik untuk penggunaan sehari-hari. Tidak ada wireless charging di keduanya, yang merupakan hal yang wajar di kelas menengah, tetapi kecepatan charging 67W adalah fitur yang sangat menarik dari M6 Pro. Kamera adalah medan pertempuran yang paling krusial. POCO M6 Pro memiliki konfigurasi tiga kamera: utama 64MP (Omnivision OV64B, f/1.79) dengan OIS, ultrawide 8MP, dan makro 2MP. Keunggulan terbesarnya adalah kemampuan merekam video 4K, sebuah fitur yang sangat langka di harga tersebut. Xiaomi Poco M7 Pro 5G justru menyederhanakan sistem kameranya menjadi kamera utama 50MP (f/1.5) dengan OIS dan sebuah auxiliary lens. Aperture f/1.5 yang sangat besar memungkinkan lebih banyak cahaya masuk, menghasilkan foto malam yang lebih terang dan detail dengan noise lebih rendah. Namun, ketiadaan lensa ultrawide adalah kerugian besar. Anda tidak akan bisa memotret pemandangan luas atau foto grup dalam ruangan yang sempit. Kemampuan video juga terbatas pada 1080p@30fps, yang terasa seperti kemunduran di tahun 2026. Jadi, pilihan di sini adalah antara fleksibilitas (M6 Pro dengan ultrawide dan 4K) vs kualitas foto dasar dalam cahaya rendah (M7 Pro dengan aperture besar). Bagi pengguna yang suka vlogging atau merekam momen liburan, M6 Pro jelas lebih unggul. Dari sisi software dan konektivitas, keputusan menjadi sangat jelas. POCO M6 Pro berjalan di Android 14 dengan HyperOS, tetapi hanya dijanjikan 2 tahun update OS dan 2 tahun security patch. Ini adalah kebijakan yang sangat pendek dan membuat perangkat cepat ketinggalan fitur dan tidak aman. Xiaomi Poco M7 Pro 5G juga berjalan di Android 14 dengan HyperOS, tetapi menawarkan kebijakan update yang lebih baik: hingga 2 tahun upgrade Android untuk pasar internasional, dan hingga 4 tahun untuk pasar Eropa. Ini adalah komitmen yang jauh lebih serius terhadap umur panjang perangkat. Dalam hal konektivitas, M6 Pro tidak memiliki 5G, yang merupakan kelemahan fatal. M7 Pro mendukung spektrum 5G yang sangat lengkap, memastikan Anda bisa menikmati kecepatan internet generasi terbaru. M6 Pro unggul dengan adanya Infrared blaster dan jack audio 3.5mm, sementara M7 Pro juga menyediakan jack audio, tetapi Infrared tidak disebutkan. NFC tersedia di keduanya, meskipun pada M7 Pro tergantung region. Terakhir, mari kita bicara tentang nilai keseluruhan. POCO M6 Pro adalah perangkat yang bagus dengan harga yang sangat agresif, menawarkan layar AMOLED 120Hz yang cerah, pengisian daya super cepat 67W, dan kamera yang fleksibel dengan video 4K. Namun, chipset Helio G99 Ultra yang hanya mendukung 4G adalah kelemahan yang tidak bisa ditoleransi di tahun 2026. Anda akan terjebak dengan kecepatan internet yang lambat di masa depan dan performa yang kurang mumpuni untuk aplikasi yang semakin berat. Xiaomi Poco M7 Pro 5G, meskipun mengorbankan kecepatan charging dan kamera ultrawide, menawarkan paket yang lebih seimbang dan tahan masa depan. Dengan 5G, chipset yang lebih bertenaga, dan kebijakan update software yang lebih panjang, M7 Pro adalah pilihan yang lebih rasional dan cerdas untuk jangka panjang. Ini bukan hanya tentang membeli HP untuk hari ini, tetapi juga untuk 2-3 tahun ke depan. M7 Pro adalah investasi yang lebih aman dan relevan, menjadikannya pemenang yang jelas dalam perbandingan ini.
450K
POCO M6 Pro

POCO M6 Pro

Antutu: 450K
💾12GB / 512GB
📷64 MP + 8 MP + 2 MP
🏆 Pilihan Terbaik
Xiaomi Poco M7 Pro 5G

Xiaomi Poco M7 Pro 5G

💾[object Object] / 128GB
📷50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

POCO M6 Pro

✅ Kelebihan
  • Layar AMOLED 120Hz dengan kecerahan puncak 1800 nits dan PWM 1920Hz yang ramah mata, plus refresh rate tinggi untuk scrolling mulus
  • Konfigurasi RAM 12GB + Storage 512GB UFS 2.2 yang sangat lega untuk multitasking berat dan penyimpanan konten besar
  • Baterai 5000mAh dengan fast charging 67W yang mengisi daya jauh lebih cepat daripada kompetitor di kelasnya
  • Kamera utama 64MP dengan sensor Omnivision OV64B dan OIS, plus dukungan video 4K yang jarang ada di kelas menengah
  • Sertifikasi IP54 (tahan percikan air) dan Corning Gorilla Glass 5 di depan, memberikan ketahanan fisik lebih baik
  • Lengkap dengan NFC, Infrared blaster, FM Radio, dan audio jack 3.5mm untuk kebutuhan konektivitas sehari-hari
❌ Kekurangan
  • Chipset MediaTek Helio G99 Ultra tidak mendukung jaringan 5G, sebuah kekurangan fatal di era 2026 ketika 5G sudah jadi standar
  • Skor Antutu 551.784 (device total) kalah jauh dari kompetitor yang sudah memakai chipset dengan modem 5G terintegrasi
  • GPU Mali-G57 MC2 hanya menghasilkan skor 45.635, kurang mumpuni untuk gaming berat dengan grafis ultra dalam jangka panjang
  • Kebijakan update software hanya 2 tahun OS dan 2 tahun security patch, sangat singkat dan membuat perangkat cepat usang
  • Bluetooth 5.2, bukan 5.3 atau lebih baru, yang sedikit mengecewakan untuk perangkat rilis 2024
  • Speaker stereo dengan Dolby Atmos, tapi tanpa dukungan Hi-Res Audio wireless yang optimal untuk audiophile

Xiaomi Poco M7 Pro 5G

✅ Kelebihan
  • Dukungan jaringan 5G lengkap (band 1, 2, 3, 5, 7, 8, 12, 20, 26, 28, 38, 40, 41, 48, 66, 77, 78) yang siap untuk masa depan
  • Chipset MediaTek Dimensity 7025 Ultra (6nm) dengan skor Antutu SoC 310.293, jauh lebih bertenaga dan efisien untuk gaming
  • Kamera utama 50MP dengan aperture besar f/1.5 dan OIS, yang memungkinkan hasil foto lebih terang dan stabil dalam kondisi minim cahaya
  • Layar AMOLED 120Hz dengan kecerahan puncak 2100 nits, HDR10+, dan Dolby Vision (di India) yang superior untuk konten streaming
  • Baterai 5110mAh dengan fast charging 45W, kapasitas lebih besar daripada POCO M6 Pro
  • Kebijakan update software yang lebih baik: hingga 2 (internasional) atau 4 (Eropa) upgrade Android utama, memberikan umur pakai lebih panjang
❌ Kekurangan
  • Desain menggunakan plastic back dan plastic frame, terasa kurang premium dibandingkan pesaing yang menggunakan kaca atau metal
  • Kamera ultrawide dan makro tidak tersedia, hanya mengandalkan dual kamera utama, sehingga kurang fleksibel untuk fotografi lanskap
  • Video recording terbatas pada 1080p@30fps, tidak mendukung 4K, sebuah kemunduran signifikan dibandingkan POCO M6 Pro
  • Kecerahan layar dengan PWM 960Hz lebih rendah dari M6 Pro, yang bisa menyebabkan mata cepat lelah bagi pengguna sensitif
  • Tidak ada sertifikasi ketahanan air (IP rating) yang jelas, membuatnya lebih rentan terhadap cipratan air atau debu
  • NFC masih bergantung pada pasar/region, jadi tidak pasti tersedia di semua varian yang dijual

Rekomendasi

Xiaomi Poco M7 Pro 5G

Poco M7 Pro 5G adalah pemenang yang jelas untuk tahun 2026 karena menawarkan masa depan yang lebih relevan. Dukungan 5G adalah fitur wajib yang tidak dimiliki M6 Pro, membuat M6 Pro seperti membeli HP dari era pra-5G. Chipset Dimensity 7025 Ultra juga jauh lebih bertenaga (skor SoC 310.293 vs 252.310) dan efisien, menjanjikan performa gaming yang lebih baik dan manajemen daya yang lebih hemat. Meskipun M6 Pro menang dalam hal kecepatan charging (67W vs 45W) dan kemampuan video 4K, keunggulan M7 Pro dalam hal konektivitas, performa, update software (hingga 4 tahun di Eropa), dan kamera utama dengan aperture f/1.5 yang lebih terang adalah nilai jual yang jauh lebih penting. Di tahun 2026, membeli smartphone tanpa 5G adalah keputusan yang sulit dibenarkan, kecuali Anda sangat membatasi budget dan tidak peduli dengan kecepatan internet masa depan. M7 Pro 5G adalah investasi yang lebih bijak untuk jangka panjang.

Skor: 82/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
POCO
POCO M6 Pro
Xiaomi
Xiaomi Poco M7 Pro 5G
Type
AMOLED
AMOLED, 120Hz, 960Hz PWM, HDR10+, 2100 nits (peak), Dolby Vision (India only)
Density
395 ppi, High Density
Diagonal
6.67",
6.67 inches, 107.4 cm2 (~87.4% screen-to-body ratio)
Resolution
1080 x 2400 px, FHD+
1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio (~395 ppi density)
Aspect Ratio
19:9
Size
75.0 mm x 161.1 mm x 8.0 mm
Colors
BlackBluePurple
BlackLavenderOlive
Weight
181 g
190 g (6.70 oz)
Materials
Corning Gorilla Glass 5
Usable surface
88 %
Resistance certificates
IP54
Protection
Corning Gorilla Glass 5, Mohs level 5
Build
Glass front (Gorilla Glass 5), plastic back, plastic frame
Dimensions
162.4 x 75.7 x 8 mm (6.39 x 2.98 x 0.31 in)
Others
Hole-punch Notch, 1920 Hz PWM, Refresh rate 120 Hz, Peak brightness - 1800 cd/m², 5000000:1 contrast ratio, TÜV Rheinland Eye Comfort Certification, Scratch resistant, Corning Gorilla Glass 5, Multi-touch, Frameless, TUV Rheinland Low Blue Light, Max brightness HBM - 1200 cd/m², DCI-P3, 12 Bits panel, 3D curved glass screen, AGC glass, Capacitive