Pertarungan di kelas entry-level 2026 ini menarik untuk dibedah. Xiaomi Poco C81 Pro dan Realme Note 80 sama-sama ditenagai chipset Unisoc T7250 (12nm) dengan CPU octa-core (2x1.8 GHz Cortex-A75 & 6x1.6 GHz Cortex-A55) dan GPU Mali-G57 MP1. Dari segi performa mentah, keduanya identik. Namun, pengalaman pengguna (UX) sehari-hari yang membedakan. Poco C81 Pro hadir dengan layar IPS LCD 6.9 inci beresolusi 720x1600 piksel dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan puncak 800 nits. Sebaliknya, Realme Note 80 hanya menawarkan layar LCD 6.74 inci dengan refresh rate 90Hz dan kecerahan 450 nits. Perbedaan refresh rate ini sangat terasa saat scrolling media sosial atau bermain game kasual; Poco menawarkan fluiditas yang lebih baik. Kerapatan piksel keduanya memang sama-sama rendah (~254-260 ppi) akibat resolusi HD+ di layar besar, jadi ketajaman teks tidak akan jauh berbeda, tapi kecerahan Poco jelas lebih unggul di bawah sinar matahari.
Sektor baterai menjadi medan pertarungan yang ketat. Realme Note 80 membawa baterai 6300 mAh, sedikit lebih besar dari Poco C81 Pro yang 6000 mAh. Dalam penggunaan nyata, perbedaan 300 mAh ini mungkin hanya berarti 30-45 menit tambahan screen-on-time. Keduanya sama-sama mendukung pengisian cepat 15W, namun Realme sedikit lebih unggul karena mendukung PD dan QC, sementara Poco hanya mengandalkan 15W standar. Poco juga menawarkan reverse wired charging 7.5W, fitur yang tidak dimiliki Realme. Dari sisi dimensi, Realme lebih ramping (7.9mm vs 8.2mm) dan lebih ringan (197g vs 208g), membuatnya lebih nyaman digenggam. Namun, Poco mengkompensasi dengan layar lebih luas yang imersif, meskipun harus membayar dengan bobot ekstra.
Beralih ke kamera, perbedaannya cukup mencolok. Poco C81 Pro dilengkapi kamera utama 13MP f/2.2 dan selfie 8MP, sedangkan Realme Note 80 hanya memiliki kamera utama 8MP f/2.0 dan selfie 5MP. Dalam kondisi cahaya cukup, Poco akan menghasilkan foto dengan detail lebih baik dan noise lebih rendah. Kemampuan video selfie Poco juga unggul dengan dukungan 1080p@30fps dibanding Realme yang hanya 720p@30fps. Ini bukan sekadar angka; dalam praktiknya, kualitas video call dan konten media sosial akan jauh lebih baik di Poco. Realme memang punya sensor gyro yang membantu stabilisasi, tapi itu tidak bisa menutup gap resolusi sensor yang sangat jauh.
Konektivitas jadi pembeda lain. Poco C81 Pro menyediakan NFC (bergantung wilayah) yang memungkinkan pembayaran contactless, sementara Realme Note 80 tidak memilikinya. Poco juga punya radio FM dan slot microSD dedicated, sementara Realme memakai slot hybrid. Bagi pengguna yang gemar menyimpan banyak file atau memakai dua SIM, slot dedicated Poco jelas lebih praktis. Keduanya sama-sama tidak mendukung 5G, hanya 4G LTE, yang masih relevan di Indonesia. Dari sisi software, keduanya menjalankan Android 15, tapi Poco menjanjikan hingga 4 kali pembaruan Android besar dengan HyperOS 3, sementara Realme hanya menyebut Realme UI 5.0 tanpa komitmen update jangka panjang yang jelas.
Dari sisi desain, keduanya sama-sama menggunakan material plastik. Realme menawarkan bodi lebih ramping dan ringan dengan proteksi Panda Glass di layar, sementara Poco tidak menyebutkan proteksi layar. Namun, Poco unggul di opsi warna yang lebih variatif (Black, Gold, Green) dibanding Realme yang hanya Glacier Blue dan Storm Black. Dalam hal audio, keduanya masih mempertahankan jack audio 3.5mm, yang menjadi nilai plus bagi pengguna headphone wired. Sayangnya, tidak ada data benchmark Antutu atau DxOMark untuk kedua perangkat ini, jadi kita hanya bisa mengandalkan spesifikasi teknis dan analisis logis. Dengan semua pertimbangan tersebut, Poco C81 Pro tampil sebagai pemenang berkat keseimbangan antara layar superior, kamera lebih baik, konektivitas lebih lengkap, dan dukungan software lebih solid.
Kesimpulannya, jika Anda mengutamakan pengalaman multimedia, fotografi kasual, dan fleksibilitas konektivitas, Poco C81 Pro adalah pilihan tepat. Realme Note 80 cocok untuk Anda yang lebih mementingkan bobot ringan, baterai sedikit lebih besar, dan harga lebih murah sekitar Rp 100-200 ribu. Namun, mengingat selisih harga yang kecil untuk mendapatkan layar 120Hz dan kamera yang jauh lebih baik, Poco C81 Pro menawarkan nilai lebih baik secara keseluruhan. Ini bukan kemenangan telak, tapi ini adalah kemenangan yang jelas di aspek yang paling sering dirasakan pengguna setiap hari.
Kelebihan dan Kekurangan
Xiaomi Poco C81 Pro
â
Kelebihan
- Layar lebih besar 6.9 inci dengan refresh rate 120Hz yang lebih mulus untuk scrolling dan gaming kasual
- Kecerahan puncak lebih tinggi (800 nits) sehingga lebih nyaman digunakan di bawah sinar matahari langsung
- Kamera utama lebih baik (13 MP vs 8 MP) dengan aperture lebih lebar f/2.2 untuk hasil foto lebih detail dalam kondisi minim cahaya
- Kamera selfie 8 MP lebih unggul untuk video call dan foto selfie yang lebih tajam
- Dukungan NFC (pasar tertentu) untuk pembayaran contactless
- Radio FM tersedia untuk pengguna yang masih setia dengan siaran radio tradisional
- Slot microSDXC khusus (dedicated) tanpa mengorbankan slot SIM kedua
â Kekurangan
- Resolusi layar masih HD+ (720p) pada panel sebesar 6.9 inci menghasilkan kerapatan piksel hanya 254 ppi, kurang tajam untuk membaca teks kecil
- Bobot lebih berat (208 gram) dan dimensi lebih besar, kurang nyaman digenggam satu tangan
- Menggunakan material plastik penuh pada frame dan back cover, terkesan kurang premium
- Tidak ada dukungan jaringan 5G, hanya 4G LTE
- Kapasitas RAM hanya 4 GB, kurang ideal untuk multitasking berat atau gaming kelas atas
- Kamera utama tunggal tanpa sensor depth atau macro, opsi fotografi terbatas
Realme Note 80
â
Kelebihan
- Baterai lebih besar 6300 mAh vs 6000 mAh, memberikan waktu penggunaan lebih lama sekitar 5-8% secara teoritis
- Desain lebih ringan (197 gram) dan tipis (7.9 mm), lebih ergonomis dan mudah dibawa
- Layar dilindungi Panda Glass yang lebih tahan gores dibandingkan layar tanpa proteksi pada Poco C81 Pro
- Sensor gyro tersedia untuk pengalaman gaming dan navigasi yang lebih akurat
- Harga lebih terjangkau (Rp 1.899.000) untuk spesifikasi setara
- Dimensi lebih kompak dengan screen-to-body ratio lebih tinggi (85.6%)
- Charging mendukung PD (Power Delivery) dan QC (Quick Charge) untuk fleksibilitas charger
â Kekurangan
- Refresh rate layar lebih rendah (90Hz vs 120Hz), animasi kurang mulus
- Kecerahan layar lebih redup (450 nits) sehingga kurang nyaman di luar ruangan
- Kamera utama hanya 8 MP dengan aperture f/2.0, hasil foto kurang detail dan kurang baik di kondisi low-light
- Kamera selfie 5 MP hanya mampu merekam video 720p, kualitasnya di bawah standar
- Tidak ada NFC untuk pembayaran digital contactless
- Tidak ada radio FM
- Slot microSD hybrid (berbagi dengan SIM kedua), pengguna harus mengorbankan satu slot SIM untuk menambah storage
Rekomendasi
Xiaomi Poco C81 Pro
Meskipun keduanya berbagi chipset Unisoc T7250 yang sama dan performa identik, Poco C81 Pro menang telak di sektor pengalaman pengguna (UX). Layar 120Hz yang lebih mulus pada panel 6.9 inci memberikan sensasi scrolling yang jauh lebih premium. Kecerahan 800 nits juga menjadi pembeda signifikan untuk penggunaan outdoor. Kamera utama 13MP dan selfie 8MP-nya jelas lebih unggul dari Realme Note 80 yang hanya 8MP dan 5MP. Dukungan NFC dan slot microSD khusus menambah nilai fungsionalitas. Poco C81 Pro adalah pilihan yang lebih masuk akal secara keseluruhan, dengan pengorbanan kecil pada bobot dan ketipisan demi mendapatkan pengalaman visual dan fotografi yang lebih baik.
Skor: 82/100



