Mari kita bicara jujur: di tahun 2026, merilis ponsel dengan resolusi layar 720p (HD+) adalah sebuah lelucon teknis. Oppo A60 dengan 264 ppi dan Infinix Hot 70 dengan 256 ppi akan terlihat sangat buram jika Anda terbiasa dengan layar Full HD. Namun, jika harus memilih yang 'kurang buruk', Infinix Hot 70 setidaknya memberikan refresh rate 120Hz, sementara Oppo A60 masih tertahan di 90Hz. Secara desain, Oppo A60 memang lebih ramping dengan ketebalan 7.7mm, namun Infinix Hot 70 memenangkan pertempuran fungsionalitas dengan menyematkan baterai 6000 mAh dibanding 5000 mAh milik Oppo.
Dari sisi performa, keduanya adalah contoh klasik 'perangkat hemat'. Snapdragon 680 pada Oppo A60 adalah chipset yang seharusnya sudah pensiun sejak dua tahun lalu. Di sisi lain, Helio G100 Ultimate pada Infinix Hot 70, meski bukan monster performa, setidaknya menggunakan arsitektur Cortex-A76 yang lebih relevan untuk multitasking modern. Infinix juga lebih unggul dalam hal software dengan Android 16, memberikan dukungan masa depan yang lebih panjang dibandingkan Oppo A60 yang hanya mentok di Android 15.
Konektivitas adalah area di mana Oppo A60 benar-benar tertinggal. Absennya NFC dan penggunaan Bluetooth 5.0 yang sudah tua membuat ponsel ini terasa seperti artefak museum. Infinix Hot 70 hadir dengan Bluetooth 5.4 dan NFC yang sudah menjadi standar wajib di 2026. Ini adalah perbedaan krusial bagi pengguna yang sering melakukan pembayaran digital atau menggunakan perangkat IoT di keseharian mereka.
Sektor baterai menjadi penentu akhir. Infinix memberikan 6000 mAh dengan fitur bypass charging—sebuah fitur penyelamat bagi gamer yang tidak ingin baterainya cepat 'bocor' karena panas saat bermain sambil mengisi daya. Oppo A60 dengan 45W charging memang cepat, tapi kapasitas 5000 mAh-nya terasa biasa saja. Kamera keduanya pun senasib: 50MP yang hanya sekadar angka di atas kertas tanpa dukungan ISP (Image Signal Processor) yang mumpuni, sehingga jangan berharap banyak pada detail foto di kondisi minim cahaya.
Secara keseluruhan, jika Anda mencari ponsel untuk menunjang produktivitas dan hiburan di 2026, Infinix Hot 70 adalah pilihan yang lebih masuk akal. Oppo A60 hanya layak dibeli jika Anda adalah kolektor barang-barang yang performanya sudah tidak relevan dengan zaman. Pilihlah ponsel yang setidaknya mendukung teknologi konektivitas dan software masa kini, kecuali Anda memang punya hobi khusus menggunakan teknologi usang.
Kelebihan dan Kekurangan
Oppo A60
✅ Kelebihan
- Desain bodi sangat tipis (7.7mm) dan ringan
- Kecerahan layar mencapai 950 nits, lebih baik di bawah sinar matahari
- Kualitas build dan reputasi brand yang lebih stabil
❌ Kekurangan
- Chipset Snapdragon 680 sudah sangat usang di tahun 2026
- Tidak ada dukungan 5G
- Resolusi layar rendah (HD+) pada ukuran 6.67 inci menghasilkan kerapatan piksel yang buruk
Infinix Hot 70
✅ Kelebihan
- Baterai jumbo 6000 mAh dengan fitur bypass charging
- Software lebih modern (Android 16)
- Refresh rate 120Hz memberikan pengalaman scrolling lebih mulus
- Konektivitas Bluetooth 5.4 dan dukungan NFC
❌ Kekurangan
- Layar masih HD+ dengan kerapatan piksel rendah
- Material plastik terasa murah dibandingkan kelasnya
- Manajemen panas pada chipset Helio G100 seringkali kurang optimal
Rekomendasi
Infinix Hot 70
Meskipun keduanya terjebak di resolusi layar 720p yang menyedihkan di tahun 2026, Infinix Hot 70 menawarkan nilai lebih melalui baterai 6000 mAh, Android 16, dan fitur modern seperti bypass charging yang sangat berguna bagi pengguna intensif. Oppo A60 terasa seperti barang sisa gudang dengan chipset Snapdragon 680 yang sudah tidak layak pakai.
Skor: 78/100








