Mari kita bedah realita pahit di pasar entry-level tahun 2026 ini. Kedua ponsel ini, Infinix Hot 70 dan Tecno Spark 50 4G, seolah terjebak di masa lalu dengan resolusi layar 720p (1576x720 vs 1600x720). Dengan ukuran layar 6.78 inci, densitas piksel keduanya berada di kisaran 250-an ppi, yang artinya mata Anda akan dengan mudah melihat 'grid' piksel jika diperhatikan dengan seksama. Ini adalah kompromi yang menyedihkan untuk sebuah perangkat di tahun 2026.
Di sektor performa, Infinix Hot 70 memenangkan pertarungan dengan Mediatek Helio G100 Ultimate (6nm) yang menggunakan core Cortex-A76. Bandingkan dengan Tecno Spark 50 yang masih mengandalkan Helio G81 dengan arsitektur Cortex-A75 yang sudah uzur. Infinix jelas lebih mampu menangani multitasking dan gaming ringan, sementara Tecno mungkin akan mulai 'berpikir keras' hanya untuk membuka aplikasi media sosial modern.
Bicara soal daya tahan, Tecno Spark 50 memang unggul secara kapasitas dengan 7000 mAh, namun ini adalah jebakan. Dengan pengisian daya hanya 18W, Anda mungkin perlu menyiapkan tenda di samping stopkontak untuk mengisi baterai tersebut hingga penuh. Sebaliknya, Infinix Hot 70 menawarkan 45W yang jauh lebih masuk akal, mampu mengisi 50% dalam 25 menit, memberikan keseimbangan antara kapasitas dan utilitas.
Konektivitas kedua perangkat ini sama-sama mengecewakan karena absennya 5G, sebuah standar yang seharusnya sudah wajib di tahun 2026. Namun, Infinix memberikan sedikit nilai tambah dengan Bluetooth 5.4 dibandingkan 5.3 pada Tecno. Secara software, Infinix juga lebih unggul dengan janji 3 kali update major Android, sedangkan Tecno tampak seperti perangkat 'beli-pakai-buang' tanpa kejelasan dukungan jangka panjang.
Kesimpulannya, jika Anda mencari alat komunikasi yang tidak membuat frustrasi, Infinix Hot 70 adalah pemenang objektif. Tecno Spark 50 hanya unggul jika Anda adalah tipe orang yang tidak pernah memegang charger dan rela mengorbankan performa demi angka kapasitas baterai yang besar di atas kertas. Keduanya memang bukan untuk para tech-enthusiast, melainkan untuk mereka yang ingin berhemat namun tetap menuntut fungsionalitas dasar yang mumpuni.
Kelebihan dan Kekurangan
Infinix Hot 70
â
Kelebihan
- Chipset Helio G100 Ultimate yang jauh lebih bertenaga
- Charging 45W jauh lebih cepat dibanding kompetitor
- Dukungan software hingga 3 kali update major Android
- Layar 120Hz dengan tingkat kecerahan 700 nits
â Kekurangan
- Resolusi layar masih mentok di 720p yang terlihat pecah di layar 6.78 inci
- Tidak ada konektivitas 5G di tahun 2026
- Material bodi plastik yang terasa standar
Tecno Spark 50 4G
â
Kelebihan
- Kapasitas baterai monster 7000 mAh
- Desain cukup ergonomis meski berat
- Harga terjangkau untuk kebutuhan dasar
â Kekurangan
- Charging hanya 18W untuk baterai 7000 mAh (butuh seharian untuk penuh)
- Chipset Helio G81 terasa sangat ketinggalan zaman
- Resolusi layar 720p pada layar besar menghasilkan densitas piksel rendah
Rekomendasi
Infinix Hot 70
Infinix Hot 70 unggul telak pada sektor performa berkat Helio G100 Ultimate dan efisiensi pengisian daya 45W. Meski resolusi layar sama-sama rendah, dukungan software yang lebih panjang dan hardware yang lebih modern membuatnya jauh lebih layak pakai untuk standar 2026.
Skor: 82/100








