Mari kita jujur, membandingkan kedua ponsel ini seperti membandingkan mobil sport modern dengan kereta kuda yang dipasangi lampu LED. Dari sektor Display, Note Edge menghancurkan Hot 70 dengan resolusi 1208 x 2644 pixels (429 ppi) pada panel AMOLED 1B colors. Hot 70? Masih terjebak di resolusi 720 x 1576 (256 ppi) pada panel IPS LCD. Memandang layar Hot 70 di tahun 2026 mungkin akan membuat mata Anda merindukan ketajaman era prasejarah, apalagi dengan kecerahan puncak Note Edge yang mencapai 4500 nits dibandingkan Hot 70 yang hanya 700 nits.
Beralih ke dapur pacu, Note Edge dipersenjatai MediaTek Dimensity 7100 (6nm) yang sudah mendukung 5G. Penggunaan core Cortex-A78 pada Note Edge memberikan efisiensi dan performa yang jauh melampaui Helio G100 pada Hot 70 yang masih mengandalkan Cortex-A76. Secara praktis, multitasking dan gaming pada Note Edge akan terasa jauh lebih mulus tanpa stutter yang memalukan. Belum lagi urusan konektivitas, di mana Note Edge sudah siap dengan kecepatan 5G, sementara Hot 70 memaksa Anda tetap setia pada jaringan 4G yang mulai 'napas tersengal-sengal' di tahun 2026.
Sektor daya justru menjadi anomali yang menarik. Note Edge berhasil membenamkan baterai monster 6500 mAh ke dalam bodi setipis 7.2 mm. Ini adalah pencapaian engineering yang patut diapresiasi, mengingat Hot 70 yang lebih tebal (7.5 mm) justru memiliki kapasitas lebih kecil, yakni 6000 mAh. Keduanya memang sama-sama menggunakan pengisian daya 45W, namun Note Edge memberikan nilai tambah dengan fitur bypass charging yang lebih optimal untuk menjaga kesehatan baterai saat digunakan bermain game sambil mengisi daya.
Terakhir, urusan Software dan Kamera. Keduanya memang menggunakan Android 16 dengan XOS 16, namun Note Edge memiliki keunggulan pada pemrosesan gambar berkat ISP yang lebih modern pada chipset Dimensity-nya. Meski sama-sama mengusung sensor utama 50 MP, kualitas video dan detail foto pada Note Edge dipastikan lebih superior. Kamera selfie 13 MP pada Note Edge juga jauh lebih fungsional dibandingkan 8 MP pada Hot 70 yang sepertinya hanya dipasang agar ponsel tersebut memiliki lubang di bagian depan. Jika Anda memiliki anggaran lebih, jangan pernah melirik Hot 70 kecuali Anda memang hobi mengoleksi barang antik.
Kelebihan dan Kekurangan
Infinix Note Edge
β
Kelebihan
- Layar AMOLED 1.5K yang tajam dengan 429 ppi dan kecerahan puncak 4500 nits
- Kapasitas baterai masif 6500 mAh dalam bodi sangat tipis (7.2 mm)
- Sudah mendukung konektivitas 5G dengan chipset Dimensity 7100
- Perlindungan layar Corning Gorilla Glass 7i yang tangguh
- Sensor sidik jari di bawah layar (under-display) yang futuristik
β Kekurangan
- Material bodi belakang dan frame masih menggunakan plastik
- Tidak ada lubang audio jack 3.5mm
- Tidak memiliki slot microSD untuk ekspansi penyimpanan
- Resolusi kamera selfie 13 MP terasa standar untuk kelas 'Note Edge'
Infinix Hot 70
β
Kelebihan
- Kapasitas baterai 6000 mAh yang sangat awet untuk penggunaan harian
- Masih mempertahankan lubang audio jack 3.5mm
- Memiliki slot microSD khusus (dedicated slot) untuk menambah storage
- Varian warna yang sangat beragam (6 pilihan warna)
β Kekurangan
- Resolusi layar hanya 720p (HD+) di tahun 2026 adalah sebuah 'dosa' visual
- Masih menggunakan panel IPS LCD dengan tingkat kecerahan rendah
- Chipset Helio G100 hanya mendukung konektivitas 4G saja
- Bezel layar cukup tebal dengan screen-to-body ratio hanya 84.4%
Rekomendasi
Infinix Note Edge
Infinix Note Edge menang telak di hampir semua lini krusial. Di tahun 2026, menggunakan ponsel 4G dengan layar 720p seperti Hot 70 adalah bentuk penyiksaan diri secara sukarela. Note Edge menawarkan lompatan teknologi nyata: layar AMOLED 1.5K yang memanjakan mata, konektivitas 5G untuk masa depan, dan baterai 6500 mAh yang dibungkus dalam desain elegan nan tipis. Selisih spesifikasinya bukan lagi sekadar beda tipis, tapi beda kasta.
Skor: 88/100







