๐Ÿ“‘ Daftar Isi

Perbandingan Infinix GT 30 Pro dan Tecno Pova 8 Pro dengan layar AMOLED 144Hz dan spesifikasi chipset Dimensity

Infinix GT 30 Pro vs Tecno Pova 8 Pro: Duel Chipset

Terbit:
โฑ๏ธ9 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dari sisi Display & Design, keduanya nyaris kembar: layar AMOLED 6.78 inci, refresh rate 144Hz, 1B colors, dan puncak kecerahan 4500 nits. Infinix memakai resolusi 1224x2720 (440 ppi) sementara Tecno 1208x2644 (429 ppi) โ€” selisih ppi tipis, tidak terlihat mata telanjang. Keduanya dilindungi Gorilla Glass 7i. Perbedaan menarik ada di PWM: Tecno 2592Hz vs Infinix 2304Hz โ€” Tecno sedikit lebih ramah untuk mata sensitif. Namun Tecno lebih tipis (7.4mm vs 8mm) meski bobot sama 189g. Build keduanya plastik, jadi tidak ada yang benar-benar premium di sini โ€” maaf, tidak ada keajaiban material di kelas harga ini. Baterai adalah satu-satunya domain di mana Tecno benar-benar menang: 6500 mAh vs 5500 mAh, dengan klaim 100% dalam 60 menit via 45W. Infinix membalas dengan fitur charging lebih lengkap โ€” 45W wired, 30W wireless, dan reverse wireless 5W. Wireless charging 30W di harga Rp4,3 juta adalah kemewahan langka; Tecno sama sekali tidak punya wireless charging. Jadi pilih Tecno jika Anda benci colokan kabel, pilih Infinix jika Anda ingin fleksibilitas pengisian. Secara daya tahan murni, Tecno unggul sekitar 15-18% kapasitas, tapi Infinix menutup gap dengan efisiensi chipset 4nm yang lebih baik. Performance adalah pembantaian total. Infinix GT 30 Pro memakai Dimensity 8350 Ultimate dengan skor AnTuTu device 1.712.036 (CPU 450.438, GPU 488.940, MEM 368.710, UX 403.948). Tecno Pova 8 Pro hanya mengandalkan Dimensity 7400 Ultimate dengan skor SoC 465.597 (CPU 362.029, GPU 103.568) โ€” dan tidak ada skor device resmi. GPU Tecno kurang dari seperempat GPU Infinix. Untuk gaming, ini bukan perbandingan, ini pemukulan. Genshin Impact di Tecno bakal jadi slideshow di setting tinggi, sementara Infinix bisa main lancar di setting medium-high 60fps. RAM dan storage keduanya setara (8/12GB, 256/512GB), tapi Infinix punya Mali G615-MC6 vs Tecno Mali-G615 MC2 โ€” enam core vs dua core, jelas Infinix jauh lebih kuat di grafis. Software: Tecno menang versi dengan Android 16 + HIOS 16, sementara Infinix masih Android 15 + XOS 15 dengan janji 2 major upgrades (sampai Android 17). Tecno tidak menyebutkan berapa lama update support โ€” red flag klasik. XOS 15 punya reputasi bloatware dan iklan, tapi HIOS 16 juga tidak sepenuhnya bersih. Secara jangka panjang, Infinix lebih transparan soal komitmen update (2 versi), sementara Tecno membiarkan pengguna menebak-nebak. Untuk security patch, keduanya tidak memberikan detail โ€” tipikal brand Tiongkok kelas menengah. Kamera: Tecno punya OIS di kamera utama 50 MP (1/1.56") โ€” keunggulan nyata untuk video handheld dan low-light. Infinix memakai sensor lebih besar 108 MP (1/1.33") tapi tanpa OIS, mengandalkan PDAF dan EIS. Ultrawide keduanya 8 MP, tapi Infinix punya autofokus (bisa macro), Tecno tidak. Selfie sama-sama 13 MP. Video: Infinix jelas 4K@30/60fps main dan 4K@30fps selfie; Tecno hanya 'Yes' โ€” tidak transparan, yang biasanya berarti spesifikasi video biasa saja. Untuk fotografi murni, Tecno sedikit unggul karena OIS; untuk fleksibilitas dan transparansi spesifikasi, Infinix lebih jujur. Tidak ada skor DxOMark untuk keduanya, jadi penilaian berbasis hardware semata. Connectivity: keduanya 5G, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, NFC, USB-C 2.0, OTG, dual nano-SIM. Infinix punya Radio FM dan band 5G lebih lengkap (termasuk n71, n77, n78) โ€” lebih siap untuk jaringan global. Tecno menambahkan BDS di navigasi (Infinix hanya GPS/GLONASS/GALILEO). Tidak ada jack 3.5mm di keduanya โ€” era jack audio memang sudah tamat, silakan beli TWS. Secara keseluruhan, konektivitas nyaris setara dengan Infinix sedikit lebih kaya band. Kesimpulan akhir: dengan selisih harga Rp1,8 juta lebih murah dan performa hampir 4x lipat di GPU, Infinix GT 30 Pro adalah pilihan objektif yang sulit dibantah โ€” kecuali Anda benar-benar butuh baterai 6500 mAh dan OIS, yang bisa didapat dengan merogoh kocek lebih dalam untuk performa yang jauh lebih rendah.
๐Ÿ† Pilihan Terbaik
Infinix GT 30 Pro

Infinix GT 30 Pro

Rp 4.299.000
Harga pasar
๐Ÿ’พ[object Object] / 256GB
๐Ÿ“ท108 MP
Tecno Pova 8 Pro

Tecno Pova 8 Pro

Rp 6.099.000
Harga pasar
๐Ÿ’พ[object Object] / 256GB
๐Ÿ“ท50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Infinix GT 30 Pro

โœ… Kelebihan
  • Chipset Dimensity 8350 Ultimate (4nm) dengan skor AnTuTu device 1.712.036 โ€” jauh di atas lawan, CPU 450.438 dan GPU 488.940 membuat gaming kelas menengah atas sangat lancar
  • Layar AMOLED 6.78 inci 144Hz, 1B colors, 4500 nits peak, dan PWM 2304Hz โ€” kombinasi refresh rate tinggi dan kecerahan puncak yang sangat terang
  • Kamera utama 108 MP (1/1.33") dengan OIS tidak ada, tapi sensor besar dan PDAF; ultrawide 8 MP dengan autofokus โ€” fleksibel untuk macro
  • Pengisian daya lengkap: 45W wired + 30W wireless + reverse wireless 5W โ€” fitur wireless charging jarang di kelas harga ini
  • Harga lebih terjangkau (Rp4.299.000) dengan performa jauh lebih tinggi โ€” value for money superior
  • Stereo speaker, Gorilla Glass 7i, dan build 189g dengan ketebalan 8mm โ€” bobot wajar untuk layar besar
  • Dukungan 2 major Android upgrades (Android 15 ke 17) dengan XOS 15
โŒ Kekurangan
  • Baterai 5500 mAh kalah kapasitas dari Tecno (6500 mAh) โ€” daya tahan sedikit di bawah lawan meski charging lebih lengkap
  • Tidak ada OIS di kamera utama โ€” stabilisasi video 4K bergantung EIS, kurang ideal untuk vlogging handheld
  • Software XOS 15 masih dikenal bloatware dan iklan bawaan โ€” pengalaman software kurang bersih dibanding HIOS terbaru
  • Frame dan back plastik โ€” build terasa kurang premium dibanding klaim harga
  • Tidak ada slot microSD โ€” storage 256GB fixed (meski sudah lumayan)
  • Kamera selfie 13 MP hanya 4K@30fps โ€” kompeten tapi bukan kelas flagship selfie
  • Radio FM ada, tapi tidak ada jack audio 3.5mm โ€” sedikit ironis

Tecno Pova 8 Pro

โœ… Kelebihan
  • Baterai jumbo 6500 mAh dengan 45W wired (50% dalam 27 menit, 100% dalam 60 menit) + bypass charging โ€” daya tahan juara untuk heavy user
  • Layar AMOLED 6.78 inci 144Hz, HDR, 4500 nits peak, PWM 2592Hz โ€” sedikit lebih tinggi PWM-nya dari Infinix, ramah mata
  • Kamera utama 50 MP (1/1.56") dengan OIS + dual pixel PDAF โ€” OIS adalah keunggulan nyata untuk video dan low-light dibanding Infinix
  • Android 16 dengan HIOS 16 โ€” versi OS lebih baru satu generasi dari Infinix
  • Desain lebih tipis (7.4mm) dan ringan (189g) โ€” profil ramping untuk baterai 6500 mAh
  • Stereo speaker dengan Dolby Atmos โ€” kualitas audio multimedia lebih baik
  • Varian warna Tonino Lamborghini Black โ€” sentuhan desain kolaborasi premium
โŒ Kekurangan
  • Chipset Dimensity 7400 Ultimate hanya skor AnTuTu SoC 465.597 (CPU 362.029, GPU 103.568) โ€” GPU-nya kurang dari seperempat GPU Infinix, gaming berat bakal tersendat
  • Harga Rp6.099.000 โ€” selisih Rp1,8 juta dari Infinix tapi performa jauh lebih rendah, value proposition buruk
  • Tidak ada wireless charging sama sekali โ€” kalah fitur dari Infinix yang punya 30W wireless
  • Status 'Coming soon, exp. release 2026, August 18' โ€” ketersediaan pasar belum jelas per November 2026
  • Kamera ultrawide 8 MP tanpa autofokus โ€” tidak bisa macro, kurang fleksibel
  • Tidak ada informasi detail video recording (hanya 'Yes') โ€” transparansi spesifikasi rendah
  • Tidak ada Antutu device score resmi โ€” klaim performa sulit diverifikasi

Rekomendasi

Infinix GT 30 Pro

Meskipun Tecno Pova 8 Pro unggul di kapasitas baterai (6500 vs 5500 mAh) dan punya OIS, Infinix GT 30 Pro menang telak di performa: skor AnTuTu device 1.712.036 vs SoC Tecno yang hanya 465.597 โ€” selisih hampir 4x lipat, terutama di GPU (488.940 vs 103.568). Untuk harga Rp1,8 juta lebih murah, Infinix menawarkan chipset Dimensity 8350 Ultimate yang jauh lebih capable untuk gaming dan multitasking, plus wireless charging 30W yang tidak dimiliki Tecno. Layar keduanya setara (AMOLED 144Hz, 4500 nits), tapi Infinix punya sensor kamera utama lebih besar (1/1.33" vs 1/1.56") meski tanpa OIS. Satu-satunya alasan memilih Tecno adalah jika daya tahan baterai ekstrem dan OIS adalah prioritas absolut โ€” tapi dengan harga lebih mahal dan performa jauh di bawah, Tecno sulit dibenarkan secara objektif. Infinix GT 30 Pro adalah pilihan rasional untuk 90% pengguna.

Skor: 82/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Infinix
Infinix GT 30 Pro
Tecno
Tecno Pova 8 Pro
Type
AMOLED, 1B colors, 144Hz, 2304Hz PWM, 700 nits (typ), 1600 nits (peak), 4500 nits (peak)
AMOLED, 1B colors, 144Hz, HDR, 2592Hz PWM, 1600 nits (HBM), 4500 nits (peak)
Diagonal
6.78 inches, 111.0 cm2 (~89.4% screen-to-body ratio)
6.78 inches, 112.1 cm2 (~89.2% screen-to-body ratio)
Protection
Corning Gorilla Glass 7i
Corning Gorilla Glass 7i
Resolution
1224 x 2720 pixels, 20:9 ratio (~440 ppi density)
1208 x 2644 pixels, 19.5:9 ratio (~429 ppi density)
Build
Glass front (Gorilla Glass 7i), plastic frame, plastic back
โ€”
Colors
White
BlackGreenWhite
Weight
189 g (6.67 oz)
189 g (6.67 oz)
Dimensions
163.7 x 75.8 x 8 mm (6.44 x 2.98 x 0.31 in)
162.5 x 77.3 x 7.4 mm (6.40 x 3.04 x 0.29 in)