📑 Daftar Isi

Ilustrasi stasiun pengisian cepat NEVI di Wisconsin

Wisconsin Danai 42 Stasiun Fast Charging EV Baru

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Wisconsin mengalokasikan $25 juta dana federal NEVI untuk membangun 42 stasiun fast charging EV baru
  • Berlokasi di 42 komunitas termasuk Sturgeon Bay, Eagle River, Viroqua, dan Prairie du Chien
  • Setiap stasiun wajib memiliki minimal 4 port CCS 150 kW, total 168 port baru
  • Charger dari Autel, Gilbarco, dan Tesla; 93% charger online saat ini punya NACS
  • Total pendanaan NEVI Wisconsin kini $62,1 juta untuk 120 lokasi
  • 26 stasiun dari putaran sebelumnya sudah beroperasi
  • Pendanaan sempat dibekukan pemerintahan Trump, dipulihkan setelah gugatan multistate

Telset.id – Wisconsin menggelontorkan dana federal senilai $25 juta untuk membangun 42 stasiun pengisian daya cepat (DC fast charging) baru, memperluas jaringan kendaraan listrik (EV) melampaui jalan antarnegara bagian menuju rute-rute AS dan state highways. Pendanaan ini merupakan bagian dari program National Electric Vehicle Infrastructure (NEVI) yang dibentuk melalui Bipartisan Infrastructure Law, dan akan menambah setidaknya 168 port fast-charging di seluruh negara bagian tersebut.

Stasiun-stasiun baru ini akan dibangun di 42 komunitas, mulai dari Sturgeon Bay dan Eagle River hingga Viroqua dan Prairie du Chien. Lokasinya mencakup pom bensin, hotel, toko kelontong, restoran, dan berbagai bisnis lain yang memungkinkan pengemudi membeli makanan atau menyelesaikan urusan lain sambil menunggu kendaraan mereka terisi daya. Karena proyek ini didanai melalui program NEVI, setiap stasiun wajib memiliki minimal empat port CCS yang mampu mengirimkan daya 150 kW secara bersamaan.

Menurut Departemen Transportasi Wisconsin (WisDOT), charger yang akan dipasang mencakup model dari Autel, Gilbarco, dan Tesla. WisDOT belum mengumumkan berapa banyak lokasi baru yang juga akan dilengkapi konektor NACS, namun 93% charger online yang ada saat ini telah memiliki konektor NACS.

NEVI fast-charging stations

Perluasan Jaringan Melampaui Jalan Antarnegara Bagian

Wisconsin kini telah memenuhi persyaratan NEVI untuk mendanai stasiun pengisian dengan jarak tidak lebih dari 50 mil di sepanjang Koridor Bahan Bakar Alternatif yang telah ditetapkan. Hal ini memberi negara bagian tersebut kebebasan lebih besar untuk menggunakan dana federal pada rute-rute sekunder yang tidak memenuhi syarat dalam dua putaran pendanaan pertama.

Daftar lengkap lokasi mencakup Kwik Trips di Belgium, Coloma, Prairie du Chien, River Falls, Sturgeon Bay, dan Whitewater; hotel di Boscobel, Dodgeville, Eagle River, Oconomowoc, Richland Center, dan Watertown; serta toko kelontong Woodman’s di Madison. Peta dan daftar lengkap 42 lokasi tersebut tersedia di situs web WisDOT.

Penghargaan terbaru ini menargetkan jalan-jalan ramai, termasuk US 10, US 12, US 18, US 45, US 61, dan US 63, serta 12 state highways. “Sejak awal, kami telah merencanakan jaringan stasiun pengisian EV yang akan menguntungkan baik pengemudi EV maupun komunitas di Wisconsin. Stasiun-stasiun ini menyediakan pengisian cepat di lokasi yang nyaman di mana pengemudi juga dapat menyelesaikan urusan lain sambil mengisi daya,” ujar Sekretaris WisDOT Kristina Boardman.

Total Pendanaan dan Konteks Politik

Dengan tambahan ini, WisDOT kini telah memberikan total $62,1 juta dalam pendanaan NEVI untuk 120 lokasi pengisian. Hibah federal dapat menutupi hingga 80% biaya proyek yang memenuhi syarat, dengan penerima bertanggung jawab atas minimal 20% dana pendamping. Sejauh ini, 26 stasiun NEVI Wisconsin yang diberikan sebelumnya telah beroperasi. Negara bagian tersebut menyatakan stasiun-stasiun itu mengalami penggunaan yang kuat, namun tidak memberikan angka utilisasi.

Penghargaan ini datang setelah pemerintahan Trump berupaya membekukan pendanaan NEVI pada Februari 2025. Wisconsin bergabung dalam gugatan multistate yang menantang langkah tersebut, dan seorang hakim federal memblokir administrasi dari menahan dana tersebut pada Juni 2025.

“Dengan harga bensin yang melonjak tinggi akibat perang Presiden Trump di Iran, memperluas infrastruktur pengisian kendaraan listrik dan membantu keluarga menghemat uang untuk bahan bakar menjadi sangat penting,” kata Gubernur Tony Evers. Bipartisan Infrastructure Law dijadwalkan berakhir pada akhir September, dan Kongres belum menyetujui reauthorization jangka panjang. Evers pekan lalu mendesak delegasi kongres Wisconsin untuk mengesahkan RUU yang melanjutkan pendanaan untuk jalan, jembatan, bahan bakar, dan infrastruktur pengisian EV.

Perluasan infrastruktur pengisian ini juga terjadi di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu teknologi dan energi di Wisconsin. Kehadiran data center AI yang berkembang di negara bagian ini turut memicu berbagai dinamika baru, baik dari sisi regulasi maupun respons masyarakat terhadap dampaknya.

Langkah Wisconsin ini menunjukkan komitmen berkelanjutan untuk membangun ekosistem EV yang lebih merata, tidak hanya terpusat di koridor utama antarnegara bagian. Dengan menempatkan stasiun pengisian di lokasi-lokasi yang memungkinkan pengemudi menyelesaikan aktivitas lain, negara bagian ini berupaya membuat pengisian daya EV semakin praktis dan terintegrasi dengan kebutuhan sehari-hari pengguna.

Ke depannya, keberhasilan program ini akan bergantung pada seberapa cepat 42 stasiun baru tersebut dapat beroperasi dan seberapa besar pemanfaatannya oleh masyarakat. Dengan 26 stasiun yang sudah beroperasi dari putaran sebelumnya, Wisconsin terus membuktikan bahwa investasi infrastruktur EV dapat berjalan beriringan dengan kebutuhan ekonomi dan energi masyarakat setempat.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.