šŸ“‘ Daftar Isi

Avatr T09 PHEV tampak depan dengan desain mirip Yangwang U8

Avatr T09 PHEV Tampil Mirip Yangwang U8, Begini Speknya

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø5 menit membaca
Bagikan:
  • Avatr T09 PHEV terdaftar di MIIT China dengan kapasitas enam penumpang
  • Dimensi: panjang 5.285 mm, jarak sumbu roda 3.150 mm
  • Dua varian mesin: 1.5L (110 kW) dan 2.0L (155 kW)
  • Konfigurasi motor ganda (180 kW + 310 kW) dan tiga motor (180 kW + 2x225 kW)
  • Baterai ternary lithium 71,24 kWh dari CATL, kecepatan maksimal 220 km/jam
  • Desain disebut mirip BYD Yangwang U8, meninggalkan bahasa desain khas Avatr
  • Penjualan Avatr Agustus turun 19,7% ke 8.082 unit
  • Harga belum diumumkan, opsi kustomisasi ekstensif tersedia

Telset.id – Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) resmi mendaftarkan Avatr T09 pada batch terbaru pengajuan kendaraan baru. T09 merupakan sport utility vehicle (SUV) plug-in hybrid (PHEV) yang dirancang untuk enam penumpang, dengan desain yang disebut-sebut mulai meninggalkan bahasa desain khas Avatr.

Avatr T09 memiliki panjang 5.285 mm, lebar 2.025 mm, dan tinggi 1.810 mm atau 1.820 mm, dengan jarak sumbu roda 3.150 mm. Jarak pijak depan tercatat 1.726 mm dan belakang 1.740 mm. Konsumen dapat memilih berbagai opsi kustomisasi seperti desain grille depan, gaya pelek, kaca atap, bumper depan dan belakang, skid plate, spoiler, serta side steps. Tersedia pula opsi bodi dua warna, roof rails, dan badging eksterior tertentu. Kendaraan ini dilengkapi Event Data Recorder (EDR) dan mendukung pemasangan perangkat ETC.

Foto resmi Avatr T09 dari pengajuan MIIT

Dua Varian Powertrain dengan Baterai CATL

T09 tersedia dalam dua konfigurasi powertrain, keduanya menggunakan baterai ternary lithium 71,24 kWh produksi CATL. Kedua versi mampu mencapai kecepatan tertinggi 220 km/jam.

Versi pertama menggunakan mesin model JL469ZQ1 berkapasitas 1.5L dengan tenaga 110 kW dan tenaga netto 105 kW. Konfigurasi motor ganda (depan/belakang) menghasilkan tenaga puncak 180 kW (241 hp) untuk motor depan dan 310 kW (416 hp) untuk motor belakang. Bobot kosong kendaraan ini mencapai 2.880 kg atau 2.968 kg, dengan bobot kotor 3.505 kg.

Versi kedua menggunakan mesin model JL478ZQ1 berkapasitas 2.0L dengan tenaga 155 kW dan tenaga netto 150 kW. Konfigurasi tiga motor (depan/belakang kiri/belakang kanan) menghasilkan tenaga puncak 180 kW (241 hp) untuk motor depan, serta 225 kW (302 hp) untuk masing-masing motor belakang kiri dan kanan. Bobot kosong mencapai 3.035 kg dengan bobot kotor 3.630 kg.

Spesifikasi Avatr T09 dari dokumen regulasi

Kendaraan mendukung pengisian daya eksternal dan menawarkan opsi ban 255/50R21 atau 275/45R22. Informasi harga belum diumumkan hingga saat ini.

Desain Mulai Tinggalkan Identitas Avatr

Menariknya, desain Avatr T09 memicu perdebatan. Editor CarNewsChina menyoroti bahwa T09 terlihat mirip dengan BYD Yangwang U8. Hal ini dinilai sebagai pergeseran dari bahasa desain unik yang selama ini menjadi ciri khas Avatr.

Padahal, Avatr selama ini dikenal memiliki bahasa desain yang khas dan orisinal. Namun, desain unik tersebut ternyata belum mampu mendongkrak penjualan secara signifikan. Pada Agustus lalu, Avatr mencatat penjualan 8.082 unit, turun 19,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Perbandingan desain Avatr T09 dengan Yangwang U8

Pertanyaan besarnya adalah apakah perubahan pendekatan desain ini merupakan respons terhadap tekanan pasar. Avatr sebelumnya juga telah meluncurkan model lain seperti Avatr 07L yang mengusung tiga motor listrik dengan tenaga 955 hp. Langkah Avatr untuk menghadirkan PHEV juga menarik diamati, mengingat merek ini sebelumnya lebih fokus pada kendaraan listrik murni.

Dengan masuknya T09 ke dalam daftar pengajuan MIIT, artinya kendaraan ini semakin dekat dengan tahap produksi massal dan peluncuran resmi di pasar China. Keputusan Avatr untuk mengadopsi desain yang lebih konvensional ala Yangwang U8 bisa menjadi strategi untuk menarik segmen konsumen yang lebih luas, atau justru dianggap kehilangan jati diri.

Detail eksterior Avatr T09

Yang jelas, Avatr T09 hadir dengan spesifikasi teknis yang solid. Baterai 71,24 kWh dari CATL untuk PHEV terbilang cukup besar, memungkinkan jarak tempuh listrik murni yang lumayan jauh. Kombinasi mesin 1.5L atau 2.0L dengan motor listrik ganda atau tiga motor memberikan fleksibilitas tenaga yang berbeda untuk kebutuhan konsumen yang beragam.

Dimensi T09 yang besar dengan kapasitas enam penumpang menempatkannya di segmen SUV premium yang kompetitif. Jarak sumbu roda 3.150 mm menjanjikan ruang kabin yang lega, sementara opsi pelek hingga 22 inci memberikan kesan mewah yang kuat.

Fitur kustomisasi yang ekstensif juga menjadi nilai tambah, mulai dari desain grille hingga opsi bodi dua warna. Ini menunjukkan bahwa Avatr berusaha memberikan personalisasi yang tinggi bagi konsumennya, sebuah tren yang semakin populer di pasar otomotif China.

Tampilan samping Avatr T09

Keputusan Avatr untuk menggunakan baterai CATL juga merupakan sinyal kepercayaan terhadap salah satu produsen baterai terbesar di dunia. Hal ini bisa menjadi nilai jual bagi konsumen yang peduli pada kualitas dan keamanan baterai.

Penurunan penjualan yang dialami Avatr pada Agustus lalu menunjukkan bahwa pasar sedang tidak mudah bagi merek ini. Persaingan di segmen kendaraan listrik dan PHEV China sangat ketat, dengan banyak pemain baru yang berlomba menawarkan fitur dan harga kompetitif. Strategi Avatr dengan T09 akan menjadi ujian apakah perubahan pendekatan desain mampu membalikkan tren negatif tersebut.

Bagian belakang Avatr T09

Sementara itu, Avatr juga sedang mempersiapkan langkah strategis lain. Merek ini telah mendapatkan izin untuk pengujian L3 ADAS dan dikabarkan telah mengajukan diri ke Bursa Efek Hong Kong. Ini menunjukkan ambisi Avatr untuk berkembang lebih jauh, baik dari sisi teknologi maupun finansial. Tri-motor 955 hp pada model 07L menjadi bukti kapabilitas teknis Avatr dalam menghadirkan performa tinggi.

Kehadiran T09 sebagai PHEV juga menandai diversifikasi lini produk Avatr. Dengan menggabungkan mesin konvensional dan motor listrik, T09 menawarkan solusi bagi konsumen yang masih khawatir dengan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik murni. Ini bisa menjadi strategi cerdas untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Interior Avatr T09 dari dokumen regulasi

Namun, desain yang mirip Yangwang U8 bisa menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi, ini bisa menarik konsumen yang menyukai desain U8 namun dengan harga yang lebih terjangkau dari Avatr. Di sisi lain, konsumen yang loyal pada bahasa desain khas Avatr mungkin akan kecewa dengan keputusan ini.

Belum ada informasi resmi mengenai harga Avatr T09. Namun, dengan spesifikasi yang ditawarkan, T09 diprediksi akan diposisikan di segmen premium. Yangwang U8 sendiri dibanderol sangat tinggi di China, sehingga jika Avatr bisa menawarkan desain serupa dengan harga lebih rendah, ini bisa menjadi strategi yang efektif.

Sketsa desain dan foto resmi Avatr T09

Langkah Avatr menghadirkan T09 dengan konfigurasi mesin ganda menunjukkan keseriusan mereka di segmen PHEV. Dengan tenaga gabungan yang besar dan baterai berkapasitas signifikan, T09 siap bersaing dengan pemain-pemain utama di segmennya. Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana Avatr memasarkan keunikan T09 di tengah persaingan yang semakin sengit.

Ke depannya, publik menantikan pengumuman resmi mengenai harga dan tanggal peluncuran Avatr T09. Jika strategi ini berhasil, T09 bisa menjadi titik balik bagi Avatr untuk kembali meraih pertumbuhan penjualan. Jika tidak, Avatr mungkin perlu mengevaluasi ulang arah desain dan strategi produknya secara keseluruhan. Satu hal yang pasti, pasar otomotif China tidak pernah berhenti menghadirkan kejutan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.