📑 Daftar Isi

Volvo memperkenalkan teaser show car concept desain baru pada Strategy Update 2026

Volvo Siapkan 13 Model Baru, Panggil Kembali Tombol Fisik

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Volvo luncurkan 13 model baru hingga 2030: 7 untuk pasar Barat, 6 untuk Tiongkok
  • Target pangsa pasar dua kali lipat dan margin EBIT di atas 8% pada 2030
  • Desain baru berbasis gaya Skandinavia, dipratinjau lewat show car concept musim semi 2027
  • Volvo kembalikan tombol fisik dengan bentuk unik di kabin
  • XC60 dan XC90 PHEV jarak jauh mulai produksi musim gugur, pengiriman awal 2027
  • EX50 bakal gantikan EX40 di AS mulai sekitar US$50.000
  • Harga transparan dan pembaruan OTA jadi bagian strategi penjualan baru

Telset.id – Volvo Cars mengumumkan rencana peluncuran 13 model baru hingga akhir dekade ini dalam Strategy Update perusahaan, Kamis (17/9/2026). Rencana ini disebut sebagai “product push global paling ambisius” dalam sejarah 99 tahun pabrikan Swedia tersebut, dan menjadi langkah ofensif Volvo di pasar kendaraan listrik dan plug-in hybrid setelah penjualan globalnya menurun 11% pada kuartal pertama dan 5,6% pada kuartal kedua tahun ini.

Presiden dan CEO Volvo Cars, Håkan Samuelsson, menyatakan bahwa ruang pamer Volvo akan tampil sangat berbeda pada 2030 nanti. “Our showrooms will look very different in 2030. This is our strongest product pipeline ever, tailored to regional needs, and emphasises our ambition to be the leading premium car brand,” ujar Samuelsson. Volvo menargetkan pangsa pasar dua kali lipat pada 2030, dengan margin EBIT di atas 8%, naik dari 3,5% pada 2025.

Strategi produk Volvo kali ini mengambil pendekatan dua jalur. Tujuh model dirancang khusus untuk pasar Barat, termasuk Amerika Serikat dan Eropa, sementara enam model lainnya dikembangkan khusus untuk Tiongkok. Volvo juga menyiapkan tech stack terpisah untuk kedua kawasan tersebut, dengan AS dan Eropa memakai platform komputasi HuginCore serta arsitektur SPA2 dan SPA3, sedangkan di Tiongkok Volvo mengandalkan Geely untuk platform bersama dan teknologi khusus.

Desain Baru dan Kembalinya Tombol Fisik

Kepala desain Volvo Cars, Thomas Ingenlath, menyebut bahwa daya tarik produk menjadi “faktor utama bagi kesuksesan, sekaligus kesuksesan finansial perusahaan”. Ia membandingkan Volvo dengan Louis Vuitton dan Rolex, di mana daya tarik produk dan kekuatan merek memungkinkan penetapan harga premium. Untuk merayakan ulang tahun ke-100 Volvo, Ingenlath mengatakan pabrikan akan mempratinjau desain baru lewat show car concept pada musim semi 2027. Volvo sempat menampilkan teaser mobil konsep tertutup itu dalam sesi briefing tersebut.

Menurut Ingenlath, tampilan baru Volvo akan dibangun di atas desain Skandinavia ikonik pabrikan, berbeda dari banyak startup yang masih harus mencari identitas. Ia juga memastikan Volvo akan mengembalikan tombol fisik ke kabin. Volvo tidak akan sekadar menghadirkan “baris demi baris” tombol, melainkan fokus pada “embracing what a physical interaction can do for you in a positive way as a customer”. Setiap tombol akan memiliki bentuk unik dan cara interaksi tersendiri, namun detailnya belum diungkap saat ini.

PHEV Jarak Jauh dan Ekspansi EV

Volvo memperkenalkan XC60 dan XC90 generasi baru pada Rabu, yang menjadi plug-in hybrid jarak jauh pertama dalam dorongan produk untuk mendorong pertumbuhan. Produksi PHEV jarak jauh ini dijadwalkan mulai musim gugur mendatang, dengan pengiriman ke pelanggan diperkirakan baru berjalan pada awal 2027. Keduanya akan dijual bersamaan dengan EX60, EV pertama Volvo yang berbasis platform SPA3 dan menawarkan jarak tempuh lebih panjang, pengisian daya lebih cepat, serta beragam gaya bodi termasuk wagon dan sedan. Arsitektur SPA2 dan SPA3 sendiri mendukung baterai 800 volt dan pengisian daya ultra-cepat, dengan SPA2 menopang EX90 SUV dan ES90 sedan, sementara SPA3 digunakan untuk crossover EX60. Karena keduanya berbasis software-defined, pembaruan perangkat lunak over-the-air menjadi bagian dari paket, sejalan dengan langkah model lain seperti pembaruan OTA terbaru pada lini Volvo lainnya.

Untuk pasar Amerika Serikat, Volvo berencana menggantikan EX40 yang dihentikan dengan SUV listrik entry-level baru bernama EX50 pada akhir 2027. Model ini diperkirakan dibanderol mulai sekitar US$50.000 sebagai EV lebih terjangkau di bawah EX60, juga berbasis platform SPA3, dan digadang menjadi pesaing Tesla Model Y. Rencana peluncuran EX50 tersebut turut memperkuat lini kendaraan listrik Volvo di kawasan Amerika Utara.

Laporan Automotive News yang dikutip menyebut Volvo tengah mempertimbangkan membawa sedan dan wagon listrik ke AS paling cepat 2028, kemungkinan dengan badge S60 dan V70. Volvo dan Geely juga akan berbagi komponen serta rantai pasok untuk menekan biaya, khususnya bagi enam model yang ditujukan untuk pasar Tiongkok. Volvo juga akan mengubah cara menjual mobil dengan harga transparan, penawaran yang disederhanakan, dan versi pengiriman cepat khusus. Sejumlah keterangan mengenai harga dan tanggal peluncuran model-model tersebut berbeda-beda di antara laporan yang beredar.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.