Telset.id â Volkswagen resmi memulai produksi seri ID. Cross di pabrik Pamplona, Spanyol, menjadikannya SUV listrik termurah dalam jajaran merek asal Jerman tersebut. CEO Volkswagen Thomas Schäfer mengumumkan langsung bahwa model ini telah masuk tahap produksi massal dan disebut sebagai âVolkswagen sejatiâ yang mengusung konsep âmodern, andal, dan yang terpenting, terjangkauâ.
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. ID. Cross diposisikan sebagai versi listrik dari T-Cross, SUV bensin terlaris Volkswagen, sekaligus anggota pertama dari keluarga EV mungil generasi baru mereka. Model ini juga menemani Skoda Epiq di lini produksi Volkswagen Navarra, fasilitas yang sebelumnya mendapat investasi besar untuk mendukung perakitan kendaraan listrik.
Schäfer menegaskan bahwa mobilitas listrik tidak boleh menjadi janji bagi segelintir orang. âIni harus menjadi pilihan nyata bagi banyak orang,â ujarnya. Pesan itu jelas mengarah pada strategi harga agresif yang coba dibangun Volkswagen di tengah tekanan kompetitor seperti Tesla dan pabrikan China macam BYD.
Harga dan Varian ID. Cross
Volkswagen membuka pemesanan ID. Cross pada Juli dengan harga awal âŹ36.525 di Jerman, atau sekitar Rp 640 jutaan, sudah termasuk PPN. Harga tersebut menempatkan ID. Cross di antara T-Cross (âŹ25.280) dan Tiguan (âŹ39.385).
Bulan berikutnya, Volkswagen akan meluncurkan varian Trend dengan harga lebih rendah, yaitu âŹ27.995 atau sekitar Rp 490 jutaanâsedikit lebih mahal dari ID. Polo yang dibanderol âŹ24.995. Varian ini baru akan dijual mulai pertengahan Oktober.

Menariknya, harga tersebut masih jauh di bawah ekspektasi awal yang menyebut angka sekitar $32.000 untuk model entry-level. Bagi pasar yang sensitif terhadap harga, selisih ini menjadi pertaruhan besar Volkswagen dalam merebut pangsa pasar EV murah.
Spesifikasi Baterai dan Performa
ID. Cross hadir dengan dua pilihan paket baterai. Pertama, baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 37 kWh. Kedua, baterai nickel-manganese-cobalt (NMC) berkapasitas 52 kWh yang menawarkan jarak tempuh WLTP hingga 427 km atau setara 265 mil.
SUV listrik ini dibangun di atas platform MEB+ yang sama dengan ID. Polo dan ditawarkan dalam tiga tingkat tenaga serta trim:
- VW ID. Cross Trend: standar dengan 85 kW (114 hp) dan baterai 37 kWh
- VW ID. Cross Life dan ID. Cross Style: standar dengan 99 kW (132 hp) dan baterai 37 kWh
- VW ID. Cross Life dan ID. Cross Style: opsi dengan 155 kW (207 hp) dan baterai 52 kWh
Untuk pengisian daya, baterai 37 kWh mendukung DC fast charging hingga 90 kW dan mampu mengisi dari 10% ke 80% dalam sekitar 23 menit. Sementara baterai 52 kWh membutuhkan waktu sekitar 24 menit dengan pengisian cepat hingga 105 kW.

Baca Juga:
Di dalam kabin, ID. Cross mengadopsi kokpit digital terbaru Volkswagen. Setup ini mencakup layar instrumen âDigital Cockpit Proâ berukuran 10,25 inci dan layar infotainment tengah 12,9 inci. Seperti ID. Polo, SUV listrik ini memiliki mode Retro Display yang mengubah panel instrumen menjadi tema bernuansa Golf generasi pertama.
Dari sisi dimensi, ID. Cross memiliki panjang 4.161 mm, lebar 1.794 mm, dan tinggi 1.588 mm dengan wheelbase 2.601 mm. Ukurannya kurang lebih setara dengan T-Cross saat ini. Berkat desain lantai rata dan paket baterai yang dipasang rendah, ruang penyimpanan interiornya mencapai 475 liter, atau 20 liter lebih besar dari T-Cross.

Langkah Volkswagen memperluas lini EV-nya sejalan dengan sejumlah manuver lain yang tengah berjalan, termasuk penyesuaian nama model dan strategi efisiensi perusahaan. Beberapa di antaranya sempat menjadi sorotan, seperti perubahan identitas produk dan rencana restrukturisasi besar yang dibahas dalam laporan Rencana Bertahan Hidup Volkswagen hingga 2030.
Di sisi ekosistem digital, Volkswagen juga terus memperluas dukungan terhadap kendaraan listriknya. Salah satunya melalui integrasi kunci digital yang memungkinkan pengguna membuka dan menyalakan mobil lewat ponsel, seperti yang dibahas dalam artikel Digital Key Volkswagen.
Ekspansi lini EV Volkswagen juga tidak berhenti di ID. Cross. Merek ini tengah menyiapkan sejumlah model baru di berbagai segmen, termasuk kendaraan komersial listrik yang dibahas dalam laporan ID. Buzz Cargo serta model yang menyasar pasar China melalui Pre-Order di China.
Dengan harga mulai sekitar $32.000 untuk varian Trend, ID. Cross menjadi ujian nyata bagi Volkswagen: apakah strategi âEV untuk banyak orangâ ini mampu bersaing di pasar yang semakin padat, atau justru tergerus oleh pemain yang lebih gesit dalam menekan biaya produksi.





Komentar
Belum ada komentar.