šŸ“‘ Daftar Isi

Toyota Corolla EV Concept tampil dengan desain ramping baru dalam pengumuman peluncurannya

Toyota Siapkan Corolla EV, Debut 2027 sebagai Model 2028

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • Toyota menyiapkan Corolla EV yang debut sekitar 2027 sebagai model tahun 2028
  • Corolla telah terjual lebih dari 57 juta unit sejak 1966 dan melalui 12 pergantian model
  • Pilihan powertrain mencakup bensin, hybrid, PHEV, dan baterai listrik murni
  • Hybrid memakai mesin 1,5 liter baru dengan tenaga sekitar 134 hp, 10-20% lebih efisien
  • Corolla EV diperkirakan punya jarak tempuh minimal 250 mil
  • Kisaran harga: bensin sekitar US$25.000, hybrid US$27.000, EV/PHEV sekitar US$30.000

Telset.id – Toyota sedang mempersiapkan versi listrik dari mobil terlaris sepanjang masa, Corolla. Corolla EV dijadwalkan debut sekitar 2027 sebagai model tahun 2028, dengan lini tenaga yang mencakup bensin, hybrid, plug-in hybrid (PHEV), hingga baterai listrik murni. Langkah ini menandai perubahan besar bagi model yang telah terjual lebih dari 57 juta unit di seluruh dunia sejak mulai dijual pada 1966.

Corolla sendiri telah melalui 12 kali pergantian model. Namun versi mendatang dipastikan akan tampil dan terasa sangat berbeda dari para pendahulunya. Toyota pertama kali memberi gambaran lewat bentuk konsep hampir setahun lalu di Japan Mobility Show.

ā€œBagaimana seharusnya Corolla berkembang?ā€ tanya CEO Toyota Koji Sato kepada hadirin di ajang tersebut. Pabrikan Jepang itu merencanakan perombakan drastis, termasuk desain ramping baru, interior berteknologi tinggi, dan platform yang diperbarui.

Meski diperkirakan tetap memakai arsitektur TNGA-C seperti Corolla saat ini, Toyota disebut akan menghadirkan versi platform yang dimodifikasi berat agar mendukung semua jenis powertrain, termasuk listrik murni. ā€œEntah itu baterai EV, plug-in hybrid, hybrid, atau kendaraan mesin pembakaran internal—apa pun sumber tenaganya—mari buat mobil yang tampak bagus dan ingin dikendarai semua orang!ā€ kata Koji Sato di Japan Mobility Show.

Toyota-Corolla-EV-launch

Peringatan juga datang dari kursi tertinggi Toyota. Chairman sekaligus mantan CEO Akio Toyoda dalam wawancara eksklusif dengan media Jepang NHK pada Juli memperingatkan bahwa perusahaan dipaksa beradaptasi, atau ā€œtidak bisa bertahanā€, di tengah kompetisi dan teknologi baru dari China. Siaran khusus itu bahkan mengintip ke lokasi pengembangan Corolla generasi berikutnya yang disebut ā€œsangat rahasiaā€.

Dari situ, terlihat sekilas beberapa tipe bodi Corolla Concept yang berbeda, termasuk sedan, hatchback, crossover, dan model GR di latar belakang. Toyota masih merahasiakan sebagian besar detail, namun Corolla generasi berikutnya diprediksi hadir dengan beberapa pilihan powertrain: bensin, hybrid, plug-in hybrid, dan baterai listrik.

Langkah ini sejalan dengan arah elektrifikasi Toyota yang mulai terlihat di lini produk lain, seperti yang tergambar pada uji jalan bZ3X versi setir kanan.

Spesifikasi Hybrid hingga Jarak Tempuh EV

Para insinyur Toyota kepada Car and Driver menyebut versi hybrid akan memakai mesin empat silinder 1,5 liter baru dengan motor listrik, menghasilkan sekitar 134 tenaga kuda gabungan. Sistem hybrid itu diklaim sekitar 10% hingga 20% lebih efisien dibandingkan konfigurasi saat ini, dan versi AWD mungkin tersedia.

Toyota-Corolla-EV-launch

Toyota juga akan memperkenalkan model Corolla plug-in hybrid dan listrik murni untuk pertama kalinya. PHEV akan memakai baterai lebih besar sehingga menawarkan jarak berkendara listrik yang lebih panjang, tetapi Toyota belum mengungkap spesifikasinya. Sementara Corolla EV diperkirakan tersedia dalam konfigurasi motor tunggal dan ganda dengan jarak tempuh setidaknya 250 mil.

Belum jelas apakah Toyota akan membawa Corolla EV ke Amerika Serikat. Yang pasti, Corolla generasi berikutnya diperkirakan debut sekitar 2027 sebagai model tahun 2028. Harga baru akan diketahui mendekati peluncuran, tetapi menurut Car and Driver, versi bensin kemungkinan mulai sekitar US$25.000, hybrid sekitar US$27.000, sedangkan EV dan PHEV kemungkinan di kisaran US$30.000.

Toyota-next-gen-Corolla-EV

Ambisi Toyota pada Corolla EV ini juga tak lepas dari tekanan pasar. Peringatan Akio Toyoda bahwa perusahaan ā€œtidak bisa bertahanā€ tanpa adaptasi menunjukkan bahwa transformasi ini bukan sekadar eksperimen desain, melainkan kebutuhan bertahan di tengah gempuran teknologi dan kompetisi global.

Di sisi lain, Toyota memang tengah memperluas lini elektrifikasinya lewat berbagai proyek, termasuk rencana produksi EREV pertamanya di China pada 2027. Namun ekspansi itu tidak selalu mulus; Toyota juga diketahui menunda peluncuran Highlander EV hingga 2028.

Toyota-Corolla-EV-interior

Interior Corolla EV Concept yang sempat terlihat menggambarkan arah kabin berteknologi tinggi yang dijanjikan Toyota. Detail finalnya masih dirahasiakan, tetapi arah desainnya sudah memberi gambaran bahwa Corolla listrik tidak akan menjadi sekadar Corolla bermesin listrik.

Dengan jadwal debut sekitar 2027 untuk model tahun 2028, Corolla EV menjadi salah satu tonggak paling signifikan dalam sejarah 12 generasi Corolla. Kisaran harga yang disebut Car and Driver—dari sekitar US$25.000 untuk bensin hingga US$30.000 untuk EV dan PHEV—akan menjadi penentu seberapa besar daya tarik model ini di pasar global.

Toyota-Corolla-EV-interior

Hingga kini, Toyota masih menyimpan hampir semua detail teknis dan strategi pemasaran Corolla EV. Yang tersisa adalah pertanyaan lama dari sang CEO: bagaimana Corolla seharusnya berkembang. Jawabannya mulai terlihat, dan arahnya jelas menuju elektrifikasi penuh.

Toyota-cannot-survive-Corolla-EV

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.