📑 Daftar Isi

Toyota Highlander EV tiga baris yang peluncurannya ditunda hingga 2028

Toyota Tunda Highlander EV, Peluncuran Jadi 2028

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Toyota menunda peluncuran Highlander EV, produksi mundur ke kuartal pertama 2027 dan meluncur sebagai model 2028
  • Alasan resmi: Toyota butuh "penyesuaian tambahan" sebelum peluncuran, tanpa detail spesifik
  • Persediaan Highlander saat ini hanya sekitar 20 hari per 10 September, berisiko kosong sebelum EV tiba
  • Tersedia dua trim (XLE dan Limited) dengan baterai 77 kWh atau 95,8 kWh, jangkauan hingga 320 mil
  • Interior tiga baris untuk tujuh penumpang, layar 14 inci, dan klaster instrumen 12,3 inci
  • Subaru Getaway yang berbagi platform juga ikut ditunda hingga kuartal pertama 2027
  • Rival seperti Hyundai IONIQ 9 dan Kia EV9 berpeluang merebut pangsa pasar lebih dulu

Telset.id – Toyota resmi menunda peluncuran Highlander EV, SUV listrik tiga baris yang sebelumnya dijadwalkan masuk produksi bulan ini di pabrik Georgetown, Kentucky, dengan pengiriman ke dealer pada akhir 2026. Juru bicara perusahaan mengonfirmasi penundaan tersebut pada Juli, dengan alasan Toyota membutuhkan waktu untuk “penyesuaian tambahan pada kendaraan sebelum peluncuran” tanpa memberikan detail spesifik. Produksi kini mundur ke setidaknya kuartal pertama 2027, dan model ini akan meluncur sebagai kendaraan model tahun 2028.

Keputusan ini menciptakan persoalan baru bagi Toyota. Perusahaan menyatakan akan terus memproduksi Highlander generasi saat ini sepanjang Desember, yang tersedia dengan pilihan mesin bensin dan hybrid. Namun, ada satu masalah: Toyota berisiko kehabisan stok model lama sebelum Highlander EV tiba di ruang pamer. Sebelumnya, Highlander generasi sekarang diperkirakan masih tersedia di dealer hingga 2027, tetapi pernyataan terbaru Toyota menunjukkan hal sebaliknya.

Toyota kepada Automotive News menyebut para pemasoknya “bekerja menuju volume yang ditetapkan”, yang berarti kecil kemungkinan perusahaan akan memperpanjang atau menambah produksi Highlander saat ini. Selama beberapa bulan, persediaan Highlander diperkirakan terbatas, atau bahkan tidak tersisa di dealer. Per 10 September, dealer Toyota hanya memiliki persediaan Highlander sekitar 20 hari di seluruh Amerika Serikat.

Persoalan yang lebih besar adalah apakah penundaan ini akan memengaruhi target penjualan Toyota. Penjualan Toyota di AS naik 0,4 persen hingga Agustus. Dealer Toyota juga menghadapi keterbatasan persediaan RAV4 generasi baru saat Toyota berupaya meningkatkan produksi. “Tidak memiliki Highlander akan sulit,” ujar Steve Gates, pemilik Gates Auto Family di Kentucky, meski hanya bersifat sementara.

Toyota-delaying-Highlander-EV-problem

Penundaan ini juga berdampak pada Subaru Getaway, yang menggunakan platform yang sama dan akan diproduksi berdampingan dengan Highlander EV di Kentucky. Model tersebut turut ditunda hingga setidaknya kuartal pertama 2027. Situasi ini mengingatkan pada Paten Baru Toyota yang menunjukkan ambisi teknologi perusahaan tetap berjalan meski lini EV-nya menghadapi hambatan jadwal.

Spesifikasi dan Jangkauan Highlander EV

Saat Highlander EV mulai dijual sebagai model 2028, kendaraan ini akan tersedia dalam dua trim: Limited dan XLE, dengan pilihan penggerak roda depan dan semua roda. Toyota akan menawarkan dua paket baterai: 77 kWh atau 95,8 kWh. Paket pertama memberikan jangkauan hingga 287 mil, sedangkan paket kedua mencapai hingga 320 mil pada konfigurasi FWD.

  • XLE FWD — baterai 77 kWh — jangkauan 287 mil
  • XLE AWD — baterai 77 kWh — jangkauan 270 mil
  • XLE AWD — baterai 95,8 kWh — jangkauan 320 mil
  • Limited AWD — baterai 95,8 kWh — jangkauan 320 mil

Di bagian interior, SUV listrik ini menawarkan tiga baris kursi dengan kapasitas hingga tujuh penumpang. Kabinnya dilengkapi Audio Multimedia System baru Toyota dengan dukungan wireless Apple CarPlay dan Android Auto. Setup ini mencakup klaster instrumen baru berukuran 12,3 inci dan layar sentuh infotainment tengah 14 inci.

Toyota-Highlander-EV-interior

Highlander EV akan bergabung dengan bZ, C-HR, dan bZ Woodland sebagai kendaraan listrik keempat dalam lini EV Toyota di AS. Kehadirannya melengkapi langkah elektrifikasi Toyota yang juga terlihat pada model-model lain, termasuk langkah efisiensi yang tercermin pada Harga Toyota bZ5 di pasar lain.

Dampak Kompetitif di Segmen SUV Listrik

Meski penundaan ini mungkin bersifat sementara, dampaknya memberi rival seperti Hyundai dengan IONIQ 9 dan Kia dengan EV9 lebih banyak waktu untuk merebut pangsa pasar di segmen SUV listrik tiga baris. Toyota pun kembali tampak terlambat masuk ke pesta. Electrek dalam analisisnya menyebut Toyota tidak memberikan alasan spesifik atas penundaan mendadak ini, namun kemungkinan besar untuk menghindari situasi serupa dengan bZ4X, EV pertama Toyota yang sempat mengalami stop-sale dan penarikan darurat pada 2022 karena masalah yang berpotensi menyebabkan roda lepas.

Model bZ terbaru 2026 disebut sebagai peningkatan besar dibanding generasi sebelumnya dan telah menjadi salah satu EV terlaris di AS sejak mulai dijual. Namun, rekam jejak itu tidak sepenuhnya menghapus kekhawatiran akan kesiapan Toyota dalam menghadirkan EV tiga baris yang benar-benar matang. Penundaan ini memperlihatkan bahwa Toyota memilih menahan peluncuran demi penyesuaian tambahan, alih-alih mengambil risiko mengulang masalah masa lalu.

Toyota-delaying-Highlander-EV

Bagi konsumen yang menantikan SUV listrik tiga baris dari Toyota, jadwal baru berarti mereka harus menunggu lebih lama, sementara stok Highlander bensin dan hybrid di dealer berpotensi menipis dalam beberapa bulan ke depan. Toyota belum mengonfirmasi apakah akan ada penyesuaian lebih lanjut pada jadwal produksi maupun strategi persediaan model saat ini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.