📑 Daftar Isi

Toyota Hilux BEV dengan caravan 760 kg dijatuhkan dari ketinggian 30 kaki di Bentwaters airfield

Toyota Hilux BEV Ditimpa Caravan 760 Kg, Tetap Jalan

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • Toyota menjatuhkan caravan 760 kg dari 30 kaki ke atap Hilux BEV di Bentwaters airfield, Suffolk
  • Uji ini reka ulang tantangan Top Gear 2003, dipilih lewat voting subreddit di Inggris
  • Hilux BEV hanya mengalami luka bodi dan tetap melaju setelah hantaman
  • Spesifikasi: dual-motor AWD 278 hp, torsi 473 Nm, baterai 59,2 kWh, jarak WLTP 257 km
  • Harga Hilux BEV Icon di Inggris mulai £42.170 sebelum VAT

Telset.id – Toyota menjatuhkan caravan seberat 1.675 pon (760 kg) dari ketinggian 30 kaki langsung ke atap pikap listriknya, dan kendaraan itu tetap menyala serta langsung melaju seperti tidak terjadi apa-apa. Uji hancur ini digelar untuk membuktikan Hilux BEV masih layak menyandang gelar “pikap terkuat di dunia”, meski kini mengusung powertrain listrik sepenuhnya. Pengujian berlangsung di Bentwaters airfield, Suffolk, Inggris.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Pada 2003, program Top Gear pernah mencoba menghancurkan Toyota Hilux dengan bola penghancur, menenggelamkannya di air, lalu meletakkannya di gedung 23 lantai yang kemudian diruntuhkan. Dua dekade berselang, Toyota ingin membuktikan bahwa reputasi tersebut tetap berlaku bahkan ketika Hilux beralih ke tenaga listrik. Alih-alih merancang uji internal, Toyota membuka voting melalui Reddit dan mengundang berbagai subreddit di Inggris untuk menentukan bentuk pengujiannya.

Responsnya di luar dugaan. Setelah ratusan suara masuk, mayoritas memilih agar Hilux BEV diuji dengan caravan drop test, metode yang persis dilakukan Top Gear pada 2003. Toyota pun mengeksekusi tantangan itu, mengangkat caravan menggunakan crane setinggi 30 kaki sebelum melepaskannya tepat di atas atap pikap listrik tersebut. Hasilnya, hanya ada beberapa luka benturan pada bodi, namun Hilux BEV langsung hidup dan melaju tanpa hambatan.

Uji caravan drop ini disebut baru tahap awal. Toyota menyerahkan kunci pikap listriknya kepada kanal YouTube Top Gear untuk menjalani rangkaian pengujian yang lebih brutal. Publik dapat melihat hasil polling Reddit aslinya melalui tautan yang disediakan Toyota. Strategi ini menunjukkan pendekatan pemasaran yang mengandalkan pembuktian fisik ketimbang klaim spesifikasi di atas kertas.

Spesifikasi Hilux BEV: Pikap Listrik Pertama Toyota

Hilux BEV merupakan pikap listrik pertama Toyota sekaligus EV body-on-frame perdana mereka. Kendaraan ini mengandalkan powertrain all-wheel-drive (AWD) dengan konfigurasi dual-motor yang menghasilkan tenaga gabungan 278 hp (208 kW) dan torsi 348 lb-ft (473 Nm). Tenaga sebesar itu memungkinkannya menarik beban lebih dari 3.700 pon (1.700 kg).

Dari sisi teknologi pengendalian, Hilux BEV menjadi kendaraan listrik Toyota pertama yang dilengkapi Multi-Terrain Select (MTS). Sistem kontrol elektronik ini menyediakan lima mode berkendara yang secara otomatis bergantian untuk mengoptimalkan performa dan kontrol sesuai medan serta kondisi berkendara. Fitur ini menegaskan posisi Hilux BEV sebagai pikap kerja yang tetap dirancang untuk medan berat, bukan sekadar kendaraan listrik perkotaan.

Soal daya, pikap ini dibekali baterai lithium-ion berpendingin air berkapasitas 59,2 kWh. Toyota mengklaim jarak tempuh WLTP mencapai 160 mil (257 km), sementara pada siklus perkotaan dapat menempuh hingga 236 mil (380 km) dalam sekali pengisian. Dengan pengisian cepat DC hingga 125 kW, baterai dapat diisi ulang dari 10% ke 80% dalam waktu sekitar 30 menit.

Di pasar Inggris, Toyota Hilux BEV Icon versi dasar sudah dapat dipesan mulai £42.170 (sekitar US$56.500), belum termasuk VAT. Harga tersebut menempatkan pikap listrik ini di segmen yang tidak murah, terutama jika dibandingkan dengan varian Hilux bermesin pembakaran internal yang sudah lama beredar di pasar global.

Ekspansi elektrifikasi Toyota memang tengah berjalan di beberapa lini. Selain menyiapkan model-model baru, Toyota juga melakukan konsolidasi industri di China melalui GAC Ambil Alih 50% saham FAW Toyota. Langkah ini menunjukkan bahwa Toyota tidak hanya fokus pada pengembangan produk, tetapi juga restrukturisasi bisnis di pasar-pasar utama.

Uji Ketahanan vs Realitas Pasar

Meski demonstrasi ketahanan ini terlihat meyakinkan, tidak semua pihak menerimanya dengan antusias. Komentar populer di kolom diskusi menyoroti bahwa Toyota cenderung memasang spesifikasi yang kurang kompetitif pada EV dengan harga mahal, lalu berdalih permintaan rendah untuk beralih lebih agresif ke hybrid. Kritik ini mencerminkan skeptisisme sebagian pengamat terhadap komitmen Toyota di segmen kendaraan listrik murni.

Kritik tersebut bukannya tanpa dasar jika melihat lanskap kompetisi. Toyota memang dikenal lebih berhati-hati dalam transisi ke EV dibandingkan merek-merek yang langsung menggebrak dengan jajaran listrik penuh. Namun, langkah seperti Toyota bZ3X yang terlihat menjalani uji jalan versi setir kanan menjadi sinyal bahwa Toyota mulai memperluas jangkauan EV-nya ke pasar global, bukan hanya China.

Di sisi lain, pendekatan pengujian berbasis suara publik melalui Reddit menunjukkan Toyota ingin membangun narasi ketahanan yang dapat diverifikasi secara terbuka. Alih-alih sekadar mengklaim “pikap terkuat”, mereka membiarkan publik menentukan bentuk ujiannya, lalu mempublikasikan hasilnya. Ini adalah bentuk pemasaran yang mengandalkan bukti visual dan partisipasi komunitas.

Yang perlu dicatat, uji caravan drop hanya mengukur ketahanan struktur atap dan bodi terhadap beban kejut vertikal. Ini tidak mengukur daya tahan baterai, sistem penggerak listrik, atau komponen elektronik dalam jangka panjang. Klaim “pikap terkuat” tetap memerlukan pembuktian melalui penggunaan nyata di lapangan, terutama untuk kendaraan kerja yang menuntut keandalan tinggi.

Dari perspektif industri, langkah Toyota ini juga menjadi sinyal bahwa segmen pikap listrik mulai bergerak dari sekadar konsep menuju pembuktian kemampuan. Jika Hilux BEV mampu mempertahankan reputasi ketahanan Hilux konvensional, Toyota berpotensi memiliki keunggulan naratif yang sulit ditandingi merek lain di segmen ini. Namun, harga £42.170 sebelum VAT dan jarak tempuh WLTP 257 km akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi konsumen yang terbiasa dengan jangkauan jauh pikap diesel.

Toyota juga tengah menyiapkan langkah elektrifikasi lain, termasuk Corolla EV yang dijadwalkan debut 2027 sebagai model 2028. Sementara di China, Toyota bersiap memproduksi EREV pertamanya pada 2027. Rangkaian rencana ini menunjukkan bahwa meski kritik terhadap strategi EV Toyota terus mengalir, pabrikan asal Jepang itu tetap melangkah dengan peta jalan yang sudah disusun.

Pada akhirnya, uji caravan drop ini adalah pernyataan simbolik: Toyota ingin mengatakan bahwa listrik tidak mengurangi ketangguhan. Apakah pasar akan menerima pesan itu, terutama dengan harga yang tergolong premium dan jangkauan yang moderat, masih akan terlihat dari respons konsumen di Inggris dan pasar-pasar berikutnya. Yang jelas, Hilux BEV telah membuktikan satu hal di Bentwaters: atapnya mampu menahan caravan 760 kg yang dijatuhkan dari 30 kaki, dan truk itu tetap bisa melaju pergi.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.