Telset.id – Tesla diam-diam mengubah sejumlah parameter teknis pada manual pemilik Model Y L di situs resminya, di tengah gelombang keluhan pemilik mengenai suspensi belakang yang disebut “ambruk”. Model Y L merupakan SUV unggulan enam kursi yang diproduksi di Gigafactory Shanghai. Perubahan dokumentasi ini memicu pertanyaan baru soal transparansi data teknis kendaraan tersebut.
Pemeriksaan terhadap manual pemilik resmi Tesla mengungkap ketidaksesuaian data ground clearance dalam kondisi tanpa beban. Situs tesla.cn masih mencantumkan angka 169 mm, sementara versi tesla.com kini menampilkan 166 mm. Bukan hanya satu parameter yang diubah. Total tinggi kendaraan dipangkas menjadi 1664 mm, ground clearance berbeban menjadi 118 mm, dan ground clearance tanpa beban menjadi 166 mm. Ketiga parameter itu masing-masing berkurang 4 mm, 4 mm, dan 3 mm.
Melalui penelusuran Wayback Machine, CarNewsChina menemukan bahwa per 16 Juni tahun ini Tesla belum memodifikasi parameter terkait. Ketika ditanya soal selisih 3 mm tersebut oleh NBD, layanan pelanggan Tesla China tidak memberikan penjelasan teknis spesifik. Perwakilan justru menyebut tinggi lengkung roda dapat dipengaruhi berbagai faktor eksternal, termasuk kerataan permukaan jalan, tekanan ban, distribusi beban kendaraan, dan kondisi umum sasis. Hingga kini Tesla belum menerbitkan pernyataan resmi apakah perubahan dokumen ini mencerminkan penyesuaian perangkat keras atau spesifikasi teknis.

Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, Model Y L menghadapi kritik yang terus bertambah di media sosial. Pemilik melaporkan celah antara lengkung roda belakang dan ban menyempit signifikan setelah perjalanan jarak jauh atau saat kendaraan terisi penuh. Insiden yang terdokumentasi mencakup rentang pemakaian 9.000 km hingga hampir 30.000 km.
Dampak Kerusakan dan Respons Layanan
Penurunan suspensi dikaitkan dengan keausan ban bagian dalam yang tidak normal. Sejumlah pemilik mengklaim ban mereka mencapai batas keselamatan lebih cepat dari seharusnya. Tesla mengganti per pada masa garansi, tercatat menggunakan nomor part baru 2188477-00-B dibanding versi sebelumnya bersufiks “A”. Namun sebagian pemilik melaporkan masalah tetap berlanjut bahkan setelah penggantian.

Pedoman layanan internal Tesla dilaporkan mendefinisikan tinggi lengkung roda belakang “normal” sebesar 784 ± 20 mm, dengan penggantian per hanya diizinkan jika pengukuran jatuh di bawah 764 mm. Sampai sekarang Tesla tidak mengungkap akar penyebab abnormalitas tinggi suspensi belakang, sehingga banyak pemilik mencari solusi permanen di luar penggantian per sementara. Sebagian pemilik Model Y L mulai melakukan pengukuran ground clearance secara manual.
Baca Juga:
Perubahan angka di manual bukan sekadar koreksi administratif. Data ground clearance dan tinggi kendaraan adalah acuan yang dipakai pemilik untuk menilai apakah kendaraan mereka masih dalam batas spesifikasi. Ketika acuan itu bergeser tanpa penjelasan teknis, verifikasi mandiri menjadi satu-satunya jalan bagi pemilik. Sejumlah pemilik pun mulai mengukur sendiri.

Situasi ini menempatkan Tesla pada posisi yang tidak nyaman. Di satu sisi, perusahaan mengganti komponen di bawah garansi. Di sisi lain, akar masalah belum diungkap dan data resmi berubah tanpa penjelasan. Ketidaksesuaian antara situs regional dan global memperkuat kesan bahwa penyesuaian dilakukan tanpa komunikasi yang memadai kepada konsumen.
Bagi pasar China yang kompetitif, kepercayaan pada akurasi data teknis punya bobot besar. Tesla Model Y L bersaing di segmen SUV listrik enam kursi, tempat pemilik biasanya memakai kendaraan untuk perjalanan jauh bersama keluarga. Beban penuh dan jarak tempuh tinggi adalah kondisi pemakaian normal, bukan pengecualian. Karena itu, keluhan yang muncul pada rentang 9.000 km hingga 30.000 km menyentuh langsung pola pemakaian sehari-hari.
Hingga berita ini ditulis, Tesla belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab perubahan parameter maupun status investigasi internal. Nomor part pengganti yang beredar menunjukkan adanya revisi komponen, tetapi tanpa konfirmasi resmi, pemilik hanya bisa bersandar pada pengukuran pribadi dan pedoman layanan yang bocor. Dua hal yang jelas: data di manual sudah berubah, dan keluhan pemilik belum menemukan titik akhir.
[IMAGE_1]

[IMAGE_2]

[IMAGE_3]






Komentar
Belum ada komentar.