📑 Daftar Isi

Tesla Cybercab dua pintu tampil tanpa setir dan pedal di acara peluncuran di Austin

Tesla Cybercab Curi Start: Tanpa Onboard Charger, Hanya Bisa Ngecas di Supercharger

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Tesla Cybercab tidak dilengkapi onboard charger sehingga tak bisa dicas dengan Tesla Wall Charger di rumah
  • Satu-satunya cara mengisi daya saat ini adalah lewat DC fast charger di jaringan Supercharger Tesla
  • Temuan ini diungkap Kyle Conner dari Out Of Spec saat inspeksi di acara peluncuran di Austin
  • Onboard charger dihapus untuk menekan biaya dan kompleksitas platform robotaxi
  • Tesla berencana memasang pengisian nirkabel di lokasi Supercharging ke depannya
  • Pengisian nirkabel lebih lambat, sekitar 25 kW dibanding puncak Supercharger 250 kW
  • Baterai Cybercab di bawah 50 kWh, pengisian nirkabel penuh diperkirakan sekitar dua jam
  • Tesla masih bisa menambah onboard charger sebelum mobil dijual ke konsumen

Telset.id – Tesla Cybercab resmi meluncur dalam acara peluncuran di Austin, Texas, pekan lalu. Namun di balik desain futuristiknya, robotaxi dua pintu ini menyimpan satu fakta teknis yang jarang dibahas: mobil ini tidak dilengkapi onboard charger. Artinya, Cybercab tidak bisa dicas menggunakan Tesla Wall Charger di rumah seperti Model 3, melainkan harus mengandalkan koneksi DC fast charger di jaringan Supercharger.

Temuan ini diungkap oleh Kyle Conner dari Out Of Spec yang melakukan inspeksi langsung terhadap dua unit Cybercab di acara peluncuran tersebut. Kesimpulannya jelas dan cukup mengejutkan bagi banyak pengamat EV: kendaraan ini tidak dapat dicolokkan ke home charger sama sekali dalam kondisinya saat ini. Satu-satunya cara mengisi daya adalah mengunjungi stasiun Supercharger milik Tesla.

Kondisi ini sebenarnya tidak menimbulkan masalah praktis saat ini, karena belum ada konsumen di luar Tesla yang bisa membeli Cybercab. Mobil ini masih dalam tahap pengembangan dan pengujian internal, sehingga keterbatasan pengisian daya belum berdampak langsung pada pengguna umum. Meski demikian, keputusan menghapus onboard charger memperlihatkan seberapa jauh Tesla mendorong logika minimalis pada platform robotaxi-nya.

Menghapus Onboard Charger Demi Efisiensi Biaya

Untuk memahami mengapa Cybercab tidak bisa dicas di rumah, perlu dipahami dulu cara kerja pengisian daya kendaraan listrik. Listrik yang disalurkan ke rumah oleh perusahaan listrik berbentuk alternating current (AC). Sementara itu, baterai menyimpan energi dalam bentuk direct current (DC). Pada skenario pengisian rumah-ke-EV normal, mobil dicolokkan ke dinding dan menyedot listrik AC ke dalam onboard charger. Komponen inilah yang kemudian mengubahnya menjadi arus DC yang dibutuhkan untuk mengisi baterai.

Cybercab, dalam upayanya menekan biaya dan kompleksitas, menghapus kotak tersebut sepenuhnya. Agar bisa mengisi daya, Cybercab perlu dipasok arus DC secara langsung. Itu berarti menghubungkan DC fast charger ke port NACS yang tersembunyi di panel akses dalam bumper belakang mobil. Pendekatan ini sejalan dengan tren pengisian daya cepat yang juga dikembangkan sejumlah produsen perangkat, seperti yang terlihat pada solusi charger EV yang mulai menyasar ruang domestik dengan pendekatan berbeda.

Menghapus onboard charger bukan sekadar penghematan komponen. Ini juga mengurangi bobot, menyederhanakan manufaktur, dan memangkas titik kegagalan potensial. Namun konsekuensinya, Cybercab sepenuhnya bergantung pada infrastruktur DC fast charging milik Tesla selama belum ada solusi pengisian daya lain yang disiapkan.

Sebagai gambaran industri, pengembangan infrastruktur pengisian daya memang tengah bergerak cepat di berbagai wilayah. Santa Monica, misalnya, membangun 130 port charger untuk bus listrik melalui kerja sama dengan ChargePoint, sebagaimana dilaporkan dalam artikel pengembangan charger bus. Langkah ini menunjukkan bahwa ekosistem pengisian daya publik menjadi kunci adopsi kendaraan listrik, termasuk untuk armada komersial seperti robotaxi.

Jalan Menuju Pengisian Nirkabel dan Trade-off Kecepatan

Ke depan, Tesla berencana memasang peralatan pengisian daya nirkabel di lokasi Supercharging agar mobil tidak lagi perlu dicolokkan. Rencana ini sejalan dengan visi menghilangkan keterlibatan manusia dari setiap bagian pengalaman kepemilikan Cybercab, mulai dari kemudi hingga proses pengisian daya.

Namun ada catatan penting soal kecepatan. Pengisian induktif nirkabel lebih lambat dibanding mencolokkan ke fast charger. Sebuah video yang dipublikasikan dua tahun lalu menunjukkan teknologi ini mengisi daya hingga kecepatan 25 kilowatt. Angka itu jauh lebih lambat dibanding kecepatan puncak Supercharger yang berada di kisaran 250 kW. Meski demikian, kecepatan 25 kW tersebut tetap lebih cepat dibanding kemampuan pengisian AC yang bisa dicapai Tesla saat ini.

Dengan kapasitas baterai Cybercab yang berada di bawah 50 kWh, pengisian daya nirkabel penuh diperkirakan memakan waktu sekitar dua jam, dengan asumsi angka yang pernah dijanjikan itu benar-benar terealisasi. Trade-off ini dinilai tidak terlalu buruk untuk menghilangkan kabel sekaligus orang yang diperlukan untuk mencolokkannya.

Perbandingan ini memperlihatkan bahwa keputusan teknis Cybercab sangat bergantung pada asumsi bahwa infrastruktur pengisian daya cepat akan tersedia luas. Di sisi lain, pengembangan charger rumah dengan manajemen beban cerdas seperti yang ditawarkan sejumlah produsen, termasuk dalam ulasan charger EV rumah, justru menjadi arah yang berlawanan dengan pendekatan Cybercab.

Mungkin terasa aneh bahwa sebuah kendaraan dibatasi hanya untuk DC fast charging. Bagaimanapun, gagasan utama di balik efisiensi biaya EV saat ini adalah mengisi daya di rumah. Namun Cybercab adalah platform yang dirancang untuk menghasilkan uang, yang berarti menghabiskan waktu sebanyak mungkin di jalan. Mengisi daya dengan cepat adalah inti dari konsep tersebut.

Ada kemungkinan Tesla memutuskan untuk menambahkan onboard charger sebelum mobil ini ditawarkan ke konsumen. Mobil ini secara teknis belum bisa dibeli konsumen saat ini, sehingga di antara sekarang dan saat Anda benar-benar bisa memilikinya, kemampuan menambah pengisian AC bisa saja hadir. Untuk saat ini, yang akan terlihat adalah armada yang mengisi daya di stan milik Tesla sendiri.

Keputusan ini memperlihatkan pola pikir Tesla yang konsisten: menghapus apa pun yang dianggap tidak perlu oleh robotaxi. Setir kemudi dihilangkan. Pedal tidak diperlukan. Kaca spion dianggap berlebihan. Kini onboard charger menyusul komponen umum EV lainnya ke dalam daftar yang sama. Bagi Tesla, Cybercab adalah kendaraan yang dibuat untuk beroperasi di jalan, bukan untuk parkir lama di garasi rumah.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.