📑 Daftar Isi

Huawei's first off-road SUV Stelato G9 began presales for 65,120 USD in China

Stelato G9 SUV Off-Road Pertama Huawei Mulai Dipesan di China

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Stelato G9 mulai dipesan di China dengan harga 439.800 yuan (65.120 USD)
  • SUV off-road pertama dari Huawei dan BAIC dengan varian EREV dan BEV
  • Tenaga puncak 437 kW (586 hp) dengan motor ganda AWD
  • Dimensi 5206/2050/1897 mm, wheelbase 3.160 mm, wading depth 900 mm
  • Varian EREV: baterai 75 kWh, jarak listrik 405 km, total 1.366 km
  • Varian BEV: baterai 120 kWh, jarak tempuh 728 km CLTC
  • Konfigurasi kursi 5 dan 6 penumpang dengan fitur mewah
  • Dijual melalui jaringan HIMA Huawei bersama Aito, Luxeed, dan lainnya
  • Stelato baru serahkan 21.044 unit di H1 2026, performa pasar masih rendah

Telset.id – Huawei dan BAIC resmi membuka pemesanan Stelato G9, SUV off-road pertama dari merek Stelato, di China dengan harga mulai 439.800 yuan atau sekitar 65.120 USD. SUV berukuran 5,2 meter ini ditawarkan dalam varian EREV dan BEV dengan tenaga puncak 437 kW (586 hp), serta mengadopsi beragam teknologi Huawei.

Stelato merupakan merek mobil premium hasil kolaborasi Huawei dan BAIC yang diluncurkan pada 2024 dengan sedan S9 sebagai model pertamanya. Setahun kemudian, station wagon S9T masuk pasar. Namun, performa pasar merek ini masih mengecewakan dengan hanya 21.044 unit yang diserahkan ke pelanggan di China pada paruh pertama 2026, berdasarkan data China EV DataTracker.

Stelato G9: Model Ketiga yang Hadir dengan DNA Off-Road BAIC

Stelato G9 menjadi model ketiga di bawah merek Stelato. Kehadirannya sempat mengejutkan karena merek ini butuh dua tahun untuk meluncurkan SUV, padahal BAIC dikenal luas di China dan beberapa pasar luar negeri sebagai “pakar off-road”. BAIC memiliki merek Beijing Off-Road independen yang mencakup berbagai SUV di segmen pasar berbeda. Kini, BAIC akhirnya bisa menerapkan keahliannya dalam proyek bersama Huawei.

G9 akan dijual melalui jaringan penjualan HIMA (Harmony Intelligent Mobility Alliance) milik Huawei yang mencakup merek Aito, Luxeed, Stelato, Saic (Shangjie), dan Maextro. Ini menjadi langkah penting bagi Huawei untuk memperkuat posisinya di segmen SUV premium China.

Huawei's first off-road SUV Stelato G9 began presales for 65,120 USD in China

Meski tampil dengan gaya eksterior yang kokoh, Stelato G9 sebenarnya adalah crossover monocoque tanpa rangka independen. SUV full-size ini memiliki dimensi 5206/2050/1897 mm dengan jarak sumbu roda 3.160 mm. Dengan roda cadangan yang dipasang di pintu bagasi, panjangnya mencapai 5.377 mm. Sudut approach dan departure masing-masing 23 dan 26 derajat, sehingga G9 tidak cocok untuk off-road ekstrem. Namun, SUV ini memiliki kedalaman wading maksimum 900 mm.

Desain dan Fitur Teknologi Huawei

G9 mengadopsi bahasa desain baru merek ini dengan lampu depan bundar yang menyatu ke dalam blok persegi panjang vertikal. Fitur eksterior lainnya termasuk gagang pintu semi tersembunyi, velg krom besar 22 inci, dan pilar yang dihitamkan. G9 dapat menarik beban hingga 2.000 kg.

Fitur lainnya meliputi lampu depan Xpixel Huawei yang dapat memproyeksikan gambar dan sistem bantuan mengemudi Huawei dengan sensor LiDAR 892-line di atap. Teknologi canggih ini menjadi pembeda utama G9 dari kompetitor di kelasnya.

Stelato G9 off-road SUV exterior design

Di dalam kabin, dashboard G9 mengadopsi tiga layar: cluster instrumen LCD, layar sentuh utama, dan layar penumpang. Tuas transmisi berada di belakang roda kemudi. Bagian konsol tengah dilengkapi pengisi daya nirkabel, blok kontrol fisik, dan kompartemen tersembunyi.

G9 menawarkan dua konfigurasi interior dengan lima kursi (2+3) dan enam kursi (2+2+2). Kursi baris kedua pada versi enam kursi dilengkapi fungsi pijat, ventilasi, dan pemanas, serta sandaran kaki elektrik.

Stelato G9 interior dashboard with three screens

Dua Varian Powertrain: EREV dan BEV

Stelato G9 tersedia untuk pemesanan dengan powertrain EREV dan BEV. Model range-extended memiliki mesin pembakaran internal turbocharged 1,5 liter buatan BAIC dengan tenaga 118 kW (158 hp). Mesin ini mengisi baterai 75 kWh yang mampu memberikan jarak tempuh listrik 405 km berdasarkan kondisi CLTC. Jarak tempuh gabungan G9 EREV mencapai 1.366 km.

Kedua varian menggunakan motor listrik ganda AWD dengan tenaga 437 kW (586 hp). Untuk varian BEV, baterai yang digunakan berkapasitas 120 kWh dengan jarak tempuh CLTC 728 km.

Dengan hadirnya Stelato G9, Huawei dan BAIC berharap dapat meningkatkan performa pasar Stelato yang masih tertinggal. Kombinasi keahlian off-road BAIC dan teknologi canggih Huawei menjadi nilai jual utama SUV ini di pasar China yang kompetitif.

Meski demikian, posisi G9 sebagai crossover monocoque membatasi kemampuannya untuk off-road ekstrem. Target pasar yang lebih realistis adalah konsumen yang menginginkan SUV besar bergaya kokoh dengan teknologi mutakhir, bukan mereka yang membutuhkan kendaraan off-road sesungguhnya.

Langkah Huawei memperkuat lini kendaraannya melalui HIMA juga menunjukkan ambisi perusahaan teknologi ini di sektor otomotif. Dengan jaringan penjualan yang mencakup enam merek, Huawei terus memperluas pengaruhnya di industri kendaraan listrik China.

Bagi konsumen yang mengikuti perkembangan bisnis Huawei, ekspansi ke segmen SUV off-road ini menjadi sinyal bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada teknologi komunikasi. Sementara itu, daya saing Huawei di berbagai lini produk terus menunjukkan pertumbuhan.

Kehadiran Stelato G9 juga menjadi ujian bagi BAIC untuk membuktikan bahwa keahlian off-road mereka dapat diterjemahkan ke produk premium modern. Jika berhasil, G9 bisa menjadi fondasi bagi model-model SUV berikutnya dari kolaborasi kedua perusahaan ini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.