Telset.id ā Land Rover memastikan akan meluncurkan versi listrik dari Range Rover Sport Electric pada tahun 2026, menghadirkan SUV ikonik dengan kemampuan isi daya ultra-cepat mencapai 350 kW. Model ini akan menjadi pesaing langsung bagi Lucid Gravity di segmen SUV listrik premium.
Berdasarkan informasi resmi yang dirilis, Range Rover Sport Electric menggunakan arsitektur 800-volt yang sama dengan saudaranya, Range Rover EV. SUV ini dibekali baterai berkapasitas 118,5 kWh yang mampu memberikan estimasi jarak tempuh 330 mil dalam siklus EPA. Angka ini memang lebih rendah dibandingkan Lucid Gravity yang mencapai 450 mil dari baterai 123 kWh, namun Land Rover mengandalkan kemampuan off-road sebagai nilai jual utama.
Dari segi performa, Range Rover Sport Electric akan tersedia dalam dua varian tenaga: 444 horsepower dan 542 horsepower. Yang membedakan model ini dari kompetitor adalah torsi tinggi yang langsung tersedia sejak awal, berkat motor listrik yang dikembangkan sendiri oleh Land Rover karena tidak menemukan pemasok yang memenuhi standar mereka.
Desain dan Dimensi yang Familiar
Menariknya, Land Rover sengaja membuat tampilan Range Rover Sport Electric hampir identik dengan versi bensin saat ini. Perbedaan paling mencolok hanya terletak pada grille tertutup dan tidak adanya knalpot. Strategi ini diambil karena desain generasi saat ini dianggap sudah sangat menarik. Untuk urusan ruang interior, Land Rover berhasil mempertahankan dimensi kabin yang sama dengan model bensin dan plug-in hybrid berkat penempatan komponen elektronik baterai di dalam transmission tunnel.
Dengan bobot yang besar dan bentuk yang tidak terlalu aerodinamis, efisiensi Range Rover Sport Electric memang tidak menjadi yang terbaik di kelasnya. Namun, Land Rover memprioritaskan kenyamanan berkendara dan kemampuan off-road yang legendaris. Perpaduan antara suspensi udara dan motor listrik yang responsif diharapkan mampu memberikan pengalaman berkendara yang lebih mulus dan hening dibandingkan versi mesin pembakaran internal.
Baca Juga:
Persaingan di Segmen SUV Listrik Premium
Range Rover Sport Electric akan bersaing langsung dengan Lucid Gravity, SUV listrik yang telah menetapkan standar tinggi di pasar. Meskipun jarak tempuh Lucid Gravity lebih unggul, Land Rover mengandalkan kemampuan off-road yang superior sebagai pembeda utama. Harga yang dipatok untuk SUV listrik ini diperkirakan akan berada di atas USD 100.000, sejalan dengan positioning premium merek Land Rover.
Dari segi pengisian daya, kemampuan 350 kW menjadikannya salah satu SUV listrik dengan kecepatan isi ulang tertinggi di pasaran. Ini berarti pengguna dapat menambah jarak tempuh secara signifikan hanya dalam waktu singkat saat berhenti di stasiun pengisian cepat. Land Rover juga memastikan bahwa motor listrik yang dikembangkan secara internal mampu memberikan performa mulus baik di jalan raya maupun medan off-road yang berat.
Perusahaan asal Inggris ini telah lama dikenal dengan kemampuan off-road khasnya, dan versi listrik dari Range Rover Sport diharapkan dapat mempertahankan reputasi tersebut. Dengan motor listrik yang menghasilkan torsi instan, traksi dan kontrol di medan sulit justru bisa lebih baik dibandingkan versi konvensional.
Spesifikasi Lengkap Range Rover Sport Electric
- Arsitektur: 800-volt
- Kapasitas baterai: 118,5 kWh
- Jarak tempuh: 330 mil (EPA cycle)
- Tenaga: 444 hp atau 542 hp (tergantung varian)
- Kecepatan isi daya: hingga 350 kW
- Motor listrik: Dikembangkan in-house oleh Land Rover
- Fitur: Suspensi udara, motor listrik ganda
Dengan peluncuran yang dijadwalkan pada tahun 2026, Range Rover Sport Electric menjadi bagian dari gelombang besar elektrifikasi di segmen SUV mewah. Land Rover tampaknya tidak ingin sekadar mengikuti tren, tetapi justru ingin mempertahankan identitas off-road yang telah menjadi ciri khas merek ini selama puluhan tahun. Keberhasilan model ini akan sangat bergantung pada seberapa baik Land Rover dapat menyeimbangkan antara efisiensi listrik dan kemampuan off-road yang legendaris.
Bagi konsumen yang sudah terbiasa dengan kenyamanan dan kemewahan Range Rover, transisi ke versi listrik seharusnya tidak terasa asing. Desain yang hampir identik dengan model bensin menjadi bukti bahwa Land Rover tidak ingin mengubah formula yang sudah berhasil, melainkan hanya mengganti jantung penggeraknya dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan.
Implikasinya, pasar SUV listrik premium akan semakin kompetitif dengan kehadiran Range Rover Sport Electric. Land Rover mengandalkan basis penggemar setianya yang sudah terbukti loyal terhadap merek ini, namun tantangan dari Lucid Gravity yang menawarkan jarak tempuh lebih jauh tetap menjadi faktor yang perlu diantisipasi.





Komentar
Belum ada komentar.