πŸ“‘ Daftar Isi

Mobil pemadam kebakaran listrik Rosenbauer PANTHER 6Γ—6 di Dallas Love Field Airport

Mobil Pemadam Listrik Pertama di Dunia Dilengkapi Fast Charging 400 kW

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Rosenbauer PANTHER 6Γ—6 menjadi mobil pemadam listrik pertama di dunia dengan charger 400 kW dari XCharge North America
  • Akselerasi 0-50 mph dalam 25 detik (20 detik Boost Mode), lebih cepat dari truk diesel yang butuh 28 detik
  • Jangkauan semprot air/busa hingga 250 kaki, meningkat 40% dari truk diesel
  • Kebisingan berkurang 50% saat operasi darurat, pompa air listrik 2.370 galon per menit
  • Uji coba enam bulan di Dallas Love Field, bandara kelas menengah tersibuk di AS dengan 18 juta penumpang tahunan

Telset.id – Dallas Love Field Airport resmi mengoperasikan mobil pemadam kebakaran listrik pertama di dunia, Rosenbauer PANTHER 6Γ—6, yang kini didukung pengisian daya cepat 400 kW dari XCharge North America. Kendaraan pemadam kebakaran udara (ARFF) ini mulai diuji coba di bandara tersibuk kelas menengah di Amerika Serikat tersebut.

XCharge North America memasok charger C7AM berpendingin cairan untuk kendaraan baru Dallas Fire-Rescue. Charger tersebut telah dipasang di Stasiun 21 yang baru dibuka hari ini. Selain untuk PANTHER, charger ini juga akan digunakan oleh kendaraan listrik lain seiring elektrifikasi armada Dallas Love Field yang terus berlanjut.

Performa PANTHER 6Γ—6 yang Mengesankan

PANTHER berbobot 91.000 pon ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 50 mph dalam waktu kurang dari 25 detik menggunakan tenaga listrik, atau di bawah 20 detik dalam Boost Mode. Sebagai perbandingan, bandara menyebutkan truk diesel setara membutuhkan 28 detik β€” perbedaan yang signifikan saat kru berlomba menuju kebakaran pesawat.

electric aircraft fire truck

Kendaraan ini juga mampu menyemprotkan air atau busa pemadam kebakaran hingga jarak 250 kaki, meningkat 40 persen dari jangkauan truk diesel yang hanya 190 kaki. Hal ini memungkinkan petugas pemadam menyerang api dari jarak yang lebih aman. Motor listriknya mengurangi kebisingan sekitar 50 persen saat respons darurat, sehingga memudahkan komunikasi antar kru.

Pompa air listrik truk ini dapat mengalirkan hingga 2.370 galon per menit. Rosenbauer merancang sistem baterainya untuk mencakup perjalanan menuju lokasi darurat, mengeluarkan seluruh pasokan bahan pemadam, dan kembali ke stasiun. Pabrikan menyatakan PANTHER mampu menangani lebih dari 90 persen operasi harian dan pelatihan sepenuhnya dengan tenaga listrik.

Dallas Fire-Rescue sebelumnya sudah mengoperasikan truk Rosenbauer ketika pabrikan mencari departemen pemadam kebakaran untuk menguji PANTHER listrik dalam kondisi dunia nyata. Dallas menyetujui dengan syarat pengaturan pengisian daya mampu memenuhi kebutuhan operasional kendaraan respons darurat yang menuntut.

Kepala Pemadam Kebakaran Dallas Justin Ball mengatakan sistem XCharge β€œmemastikan kami siap merespons dengan cepat dan aman saat tugas memanggil.”

Uji Coba Enam Bulan dan Fasilitas Baru

PANTHER diluncurkan di Dallas Love Field pada bulan April. Kendaraan ini menjalani periode uji coba enam bulan yang mencakup operasi sehari-hari, pelatihan, dan perbandingan dengan truk pemadam kebakaran yang ada di bandara. Masukan dari Dallas Fire-Rescue akan membantu Rosenbauer menyempurnakan kendaraan sebelum masuk layanan armada reguler.

Stasiun 21 dan gedung Airport Operations seluas 33.400 kaki persegi ini menyatukan tim Dallas Fire-Rescue dan operasi bandara dalam satu fasilitas. Gedung ini menggantikan stasiun pemadam kebakaran yang dibangun pada 1960-an, yang lokasinya menambah waktu respons darurat.

Dallas Love Field adalah bandara kelas menengah tersibuk di AS, menangani hampir 18 juta penumpang dan lebih dari 250.000 operasi pesawat setiap tahunnya. Hal ini menjadikan PANTHER listrik dan charger 400 kW-nya sebagai uji profil tinggi apakah kendaraan darurat bertenaga baterai dapat bekerja dalam kondisi operasional bandara nyata.

Kehadiran charger 400 kW ini menjadi langkah penting dalam elektrifikasi kendaraan darurat. Teknologi pengisian cepat menjadi faktor krusial untuk memastikan kendaraan listrik siap digunakan setiap saat, terutama untuk operasi penyelamatan yang tidak bisa menunggu. Sistem pendingin cairan pada charger juga memastikan transfer daya tetap stabil meski digunakan terus-menerus.

Keberhasilan uji coba ini akan menjadi tolok ukur bagi bandara lain yang ingin beralih ke kendaraan pemadam listrik. Jika PANTHER mampu memenuhi kebutuhan operasional di bandara tersibuk, maka adopsi kendaraan listrik untuk layanan darurat diprediksi akan semakin meluas di masa depan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.