Telset.id ā Sebuah insiden kebakaran menimpa SUV plug-in hybrid (PHEV) Lynk & Co 900 yang terparkir di sebuah jalan komersial di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China, pada 9 September 2026 sekitar pukul 16.06 waktu setempat. Dealer setempat, Hangzhou Lingyue Lynk & Co Centre, menolak spekulasi bahwa kebakaran disebabkan oleh baterai tegangan tinggi kendaraan tersebut. Dalam pernyataan resmi yang dirilis 10 September 2026, dealer mengklaim bahwa pemilik kendaraan menyebut seorang pejalan kaki menjatuhkan power bank portabel yang kemudian ditendang ke bawah SUV sebelum terbakar. Hingga kini, penyebab resmi masih menunggu hasil investigasi pemadam kebakaran kota.
Rekaman amatir dari saksi mata memperlihatkan asap dan api yang terlokalisasi di bawah SUV yang sedang terparkir. Dua orang di lokasi terlihat menggunakan alat pemadam api portabel untuk mencoba memadamkan kobaran api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba dan menuntaskan pemadaman. Namun, rekaman tersebut tidak dapat memastikan apakah baterai traksi kendaraan turut terlibat dalam insiden ini.
Klaim Dealer dan Status Investigasi Resmi
Dalam pernyataannya, dealer menegaskan bahwa baterai traksi tegangan tinggi Lynk & Co 900 tidak terbakar. Pihak dealer menyatakan bahwa penentuan akhir penyebab kebakaran akan bergantung pada Fire Accident Certificate resmi yang dikeluarkan otoritas terkait. Perlu dicatat, keterangan pemilik kendaraan bukanlah penetapan resmi soal penyebab kebakaran.
Sampai saat ini, belum ada data telemetri baterai, informasi termal, maupun hasil pemeriksaan forensik yang dipublikasikan secara terbuka. Kondisi ini membuat penjelasan soal power bank masih belum terverifikasi secara independen. Dengan kata lain, fakta yang beredar saat ini lebih sempit daripada narasi yang disampaikan dealer: sebuah Lynk & Co 900 terbakar di bagian bawah kendaraan, pengecer mengaitkannya dengan power bank berdasarkan keterangan pemilik, dan penyebab resmi masih belum ditentukan.
Baca Juga:
Arsitektur Flagship dan Perlindungan Bawah Bodi
Lynk & Co 900 merupakan PHEV flagship tiga baris merek tersebut. Kendaraan ini pertama kali diluncurkan di China pada 2025 dengan basis arsitektur modular SPA Evo dari Geely, lalu varian dua baris berkapasitas lima penumpang bergabung ke jajaran pada April. Sebelumnya, Lynk & Co 900 juga menjalani uji tabrak ganda baris ketiga yang dilakukan China Automotive Engineering Research Institute (CAERI).
Dari sisi kelistrikan, SUV ini menggunakan paket baterai berkapasitas 44,9 kWh dan 52,4 kWh, yang masing-masing dipasok oleh CALB dan CATL. Paket baterai yang lebih besar menggunakan baterai hybrid Freevoy dari CATL. Suspensi udara yang dapat disesuaikan ketinggiannya menyediakan jarak terendah dari tanah mulai 180 mm hingga 234 mm.
Paket baterai Lynk & Co 900 memiliki selubung pelindung tersendiri, sementara bagian bawah bodi juga mengandung komponen non-logam seperti penutup aerodinamis dan pelindung cipratan. Sebuah sumber panas eksternal secara teori dapat membakar material di sekitarnya tanpa memicu thermal runaway di dalam baterai traksi. Namun, tidak ada bukti bahwa hal itu terjadi dalam insiden ini.

Insiden ini juga menempatkan sorotan pada aspek keselamatan produk Lynk & Co secara lebih luas. Sebelumnya, perhatian publik sempat tertuju pada langkah koreksi sejumlah model dalam keluarga Lynk & Co, termasuk pembaruan model seperti Lynk & Co 02. Di sisi lain, jajaran Lynk & Co juga terus berekspansi ke segmen wagon performa melalui model seperti Lynk & Co 07 GT.
Konteks Fisik dan Aturan Keselamatan Baterai
Untuk memahami proporsi klaim dealer, penting melihat perbandingan kapasitas energi. Sebuah power bank konsumen berkapasitas 10.000 mAh umumnya menyimpan energi sekitar 0,037 kWh. Angka itu jauh lebih kecil dibandingkan kapasitas baterai traksi Lynk & Co 900 yang melebihi 40 kWh. Meski demikian, perbedaan kapasitas itu saja tidak dapat menentukan apakah baterai lithium-ion eksternal mampu memicu atau mempertahankan kebakaran terlokalisasi. Hal ini bergantung pada kondisi perangkat, posisinya, serta material di sekitarnya.
Standar keselamatan baterai wajib China, GB 38031-2025, mulai berlaku pada 1 Juli 2026 dan menggantikan kerangka regulasi 2020 untuk persetujuan tipe kendaraan baru yang berlaku. Namun, kepatuhan terhadap persetujuan tipe tidak menetapkan sumber penyulut api dalam insiden nyata tertentu. Artinya, status kepatuhan regulasi sebuah kendaraan tidak bisa dijadikan bukti langsung soal penyebab kebakaran di lapangan.

Investigasi pemadam kebakaran kota nantinya harus menetapkan apakah baterai traksi, objek eksternal, material bawah bodi, atau sumber lain yang bertanggung jawab atas insiden ini. Sampai penetapan resmi keluar, klaim soal power bank tetap berstatus keterangan awal yang belum diverifikasi, bukan kesimpulan final. Publik pun disarankan menyandarkan penilaian pada fakta yang sudah terkonfirmasi, bukan pada narasi yang beredar lebih cepat daripada proses investigasi itu sendiri.
Bagi konsumen yang mengikuti dinamika jajaran Lynk & Co, perkembangan model lain juga tetap relevan, misalnya informasi seputar harga Lynk & Co 07 GT yang menjadi salah satu sorotan di segmen PHEV. Namun, untuk kasus Hangzhou ini, satu-satunya kesimpulan yang bisa dipegang saat ini adalah bahwa penyebab resmi belum ditetapkan, dan penjelasan dealer masih menunggu pembuktian dari otoritas berwenang.





Komentar
Belum ada komentar.