📑 Daftar Isi

Geely EX5 baru memperlihatkan front trunk besar di China menjelang peluncuran September

Geely EX5 Pamer Frunk Jumbo Sebelum Meluncur 21 September

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Geely EX5 baru pamer frunk besar jelang peluncuran 21 September 2026 di China
  • Motor belakang 245 kW (329 hp), naik 114 hp; top speed 201 km/jam
  • Dimensi 4636/1920/1670 mm, wheelbase 2.750 mm, baterai LFP
  • Adopsi LiDAR atap dan sistem G-Pilot H5 dengan fungsi NOA
  • Penjualan Januari-Agustus 2026 turun 45,9% YoY jadi 40.776 unit

Telset.id – Geely EX5 generasi baru resmi memperlihatkan front trunk atau frunk berukuran besar di China menjelang peluncuran yang dijadwalkan pada 21 September 2026. Penampakan ini menjadi sinyal paling konkret bahwa crossover listrik tersebut mengadopsi perubahan struktur menyeluruh, bukan sekadar penyegaran tampilan. Foto-foto frunk tersebut beredar online setelah dibagikan oleh seorang penggemar otomotif anonim, dan menjadi bukti awal bahwa EX5 kini mengusung arsitektur penggerak roda belakang.

Sebelumnya, model ini sudah mengajukan izin penjualan domestik sebagai Geely Galaxy E5. Dalam dokumen tersebut terungkap bahwa EX5 memakai motor listrik di poros belakang berdaya 245 kW atau setara 329 hp, plus sensor LiDAR yang dipasang di atap. Kombinasi ini menempatkan EX5 di kelas urban crossover yang mulai serius menyentuh wilayah semi-otonom.

Kehadiran frunk besar bukan hal yang mengejutkan dari sisi tren. Produsen EV China memang sedang berlomba menambah ruang depan yang lapang pada kendaraan listrik mereka, dan Geely EX5 tidak terkecuali. Elemen baru ini menegaskan bahwa EX5 mengalami pembaruan struktural signifikan, termasuk perpindahan tata letak penggerak ke roda belakang.

Spesifikasi Geely EX5 Baru

Dari sisi tenaga, EX5 mengandalkan satu motor listrik tipe TZ184QY301 di poros belakang dengan tenaga puncak 245 kW (329 hp). Angka itu berarti 114 hp lebih besar dibanding model yang beredar saat ini. Kecepatan maksimumnya pun naik dari 175 km/jam menjadi 201 km/jam.

Motor listrik tersebut disuplai oleh baterai LFP. Namun, kapasitas baterainya belum diungkap ke publik. Dimensi bodi EX5 tercatat 4636/1920/1670 mm dengan jarak sumbu roda 2.750 mm. Sebagai perbandingan, model terbaru ini 21 mm lebih panjang dari varian yang sedang dijual.

The new Geely EX5 reveals a huge front trunk in China ahead of launch in Sept

Soal frunk, volume pastinya belum diumumkan. Meski begitu, ada tulisan yang mengindikasikan beban maksimum frunk mencapai 50 kg. Sebagai gambaran, Geely E2 (EX2) yang lebih kecil menawarkan frunk berkapasitas 70 liter. Ini menarik karena Geely E2 juga tengah menyiapkan kehadirannya di pasar Eropa lewat dealer Belgia, menandakan Geely serius menata portofolio EV globalnya.

Dari sisi desain, EX5 terbaru memakai bumper baru, gagang pintu semi-tersembunyi, dan sensor LiDAR di atap. Sensor tersebut menandakan EX5 mengadopsi sistem bantuan mengemudi G-ASD G-Pilot H5 yang mampu menjalankan fungsi Navigate On Autopilot (NOA) di jalan perkotaan dan jalan tol. Sorotan lain meliputi kamera samping di spatbor depan serta kamera tambahan yang terintegrasi di spoiler atap.

Tekanan Data Penjualan dan Jadwal Peluncuran

Shan Aifu, kepala PR Geely Galaxy, membagikan lewat Weibo bahwa EX5 secara tampilan sebagian besar masih sama. Namun, model ini disebut “mengalami perombakan dan peningkatan menyeluruh pada struktur dasar, komponen internal, dan sistem elektroniknya”. Shan Aifu juga menyebut mobil ini akan masuk pasar China pada September 2026, sementara sumber lain menyebut 21 September sebagai hari peluncurannya.

Pembaruan ini tampaknya memang dibutuhkan. Menurut China EV DataTracker, Geely EX5 mengirim 40.776 unit sepanjang Januari hingga Agustus 2026, turun 45,9% secara Year-Over-Year. Angka itu membuat pembaruan menyeluruh menjadi langkah yang masuk akal, terutama karena EX5 juga menjadi salah satu model andalan Geely di pasar luar negeri.

Geely EX5 electric SUV adds 114 hp and the LiDAR sensor in China

Jejak pengawasan regulasi terhadap lini produk Geely juga sempat mencuat sebelumnya, misalnya ketika MIIT mengawasi Geely EX2 dan BYD Qin L atas temuan produksi. Konteks ini menunjukkan bahwa setiap pembaruan model Geely, termasuk EX5, berjalan di bawah pengawasan ketat otoritas China.

Di sisi lain, kualitas produk EV China terus diuji di pasar global. Tiga EV China baru-baru ini meraih bintang lima Euro NCAP 2026, dengan Geely E2 sebagai peraih skor terbaik. Capaian itu menjadi latar yang relevan bagi EX5, yang juga diposisikan sebagai model ekspor andalan Geely.

Dengan frunk besar, tenaga 245 kW, LiDAR atap, dan sistem G-Pilot H5, Geely EX5 baru membawa paket pembaruan yang menyentuh struktur, komponen, dan elektronik sekaligus. Peluncuran 21 September 2026 di China akan menjadi momen pembuktian apakah perombakan ini cukup untuk membalik tren penjualan yang sedang menurun.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.