Lucid Gravity SUV listrik dengan fitur vehicle-to-load yang mencetak rekor Guinness World Records

Lucid Gravity Cetak Rekor Dunia Guinness Berkat Fitur V2L

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Lucid Gravity mencetak rekor Guinness World Records untuk kategori "The most people in an online DJ mixing video relay"
  • Fitur V2L pada Gravity memiliki tiga stopkontak rumah tangga dengan daya gabungan 1,8 kW
  • 61 DJ berpartisipasi dalam sesi yang berlangsung lebih dari delapan jam, masing-masing delapan menit
  • Kolaborasi antara Lucid dan duo musik elektronik Arab Saudi, Dish Dash
  • Fitur V2L ini merupakan fitur yang sebelumnya tidak ada pada model pertama Lucid, sedan Air
  • Ford F-150 Lightning disebut sebagai pembanding dengan fitur Pro Power OnBoard hingga 9,6 kW

Telset.id – Lucid kembali mencatatkan namanya dalam buku rekor dunia, namun kali ini bukan karena kecepatan pengisian daya atau jarak tempuh. Startup asal California ini berhasil meraih sertifikat Guinness World Records berkat fitur vehicle-to-load (V2L) pada SUV listrik Gravity mereka.

Rekor tersebut diraih setelah fitur stopkontak rumah tangga bawaan Gravity berhasil menyalakan sesi DJ online selama lebih dari delapan jam. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa fitur V2L pada kendaraan listrik memiliki manfaat praktis yang luar biasa.

## Fitur V2L yang Sebelumnya Hilang dari Lucid Air

Lucid selama ini dikenal sebagai salah satu produsen EV terbaik dengan kecepatan pengisian daya, jarak tempuh, dan performa yang mengesankan. Namun, pabrikan ini sempat melewatkan satu fitur penting pada model pertamanya, sedan Air. Kekurangan tersebut akhirnya diperbaiki dengan peluncuran SUV Gravity.

Fitur yang dimaksud adalah vehicle-to-load atau V2L, yang memungkinkan pemilik kendaraan mengekspor energi dari paket baterai tegangan tinggi untuk menyalakan perkakas, peralatan rumah tangga, atau bahkan peralatan musik. Pada Gravity, tiga stopkontak rumah tangga yang tersebar di dalam kabin dapat menyediakan daya gabungan sebesar 1,8 kilowatt.

Justru stopkontak itulah yang berhasil mencetak rekor dunia baru bagi SUV listrik buatan Amerika ini. Lucid berkolaborasi dengan duo musik elektronik asal Arab Saudi, Dish Dash, untuk menggelar sesi DJ yang sepenuhnya ditenagai oleh satu unit Lucid Gravity.

## Rekor Dunia untuk Sesi DJ Online Terpanjang

Sebanyak 61 DJ ambil bagian dalam acara tersebut, dengan masing-masing menghabiskan delapan menit di meja mixing, sehingga total durasi mencapai lebih dari delapan jam. Pada akhirnya, Lucid dan Dish Dash mendapatkan sertifikat rekor untuk kategori β€œThe most people in an online DJ mixing video relay.”

Pencapaian ini mungkin bukan sesuatu yang akan dilakukan oleh pemilik Gravity pada umumnya, tetapi hal ini menunjukkan bahwa memiliki setidaknya satu stopkontak rumah tangga di dalam EV dapat membuat perbedaan besar. Banyak kisah tentang mobil listrik yang menjadi penyelamat saat dan setelah bencana alam, menjaga lampu tetap menyala di daerah yang terkena dampak.

Ford F-150 Lightning menjadi nama yang sering muncul dalam kisah-kisah tersebut. Fitur Pro Power OnBoard dari pickup yang kini dihentikan produksinya ini mampu memberikan daya hingga 9,6 kW melalui beberapa stopkontak 120 dan 240 volt, lebih besar dari kebutuhan listrik harian sebagian rumah.

Rekor dunia ini hadir di tengah berbagai dinamika yang dialami Lucid. Beberapa waktu lalu, kabar mengenai dukungan investor terhadap EV sempat menghiasi pemberitaan. Namun, perusahaan juga sempat membantah isu negatif yang beredar di pasar.

Meski demikian, pencapaian Guinness World Records ini menjadi angin segar bagi Lucid. Prestasi tersebut tidak hanya menunjukkan kapabilitas teknis Gravity, tetapi juga memperkuat posisi Lucid sebagai pemain serius di industri kendaraan listrik premium. Dengan fitur V2L yang kini tersedia, Gravity menawarkan nilai tambah yang sulit ditandingi kompetitor di kelasnya.

Keberhasilan ini juga menjadi pengingat bahwa inovasi di industri EV tidak selalu tentang kecepatan atau jarak tempuh. Kadang, fitur sederhana seperti kemampuan menyalakan peralatan listrik dari mobil justru memberikan dampak paling nyata bagi pengguna sehari-hari.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.