Telset.id – Kia EV3 akhirnya siap meluncur di pasar Amerika Serikat. SUV listrik entry-level ini tertangkap kamera sedang melintas di jalanan New York, tepat sebelum penjualannya dimulai. Produksi EV3 telah dimulai di pabrik Kia di Pesquería, Nuevo León, Meksiko pada 4 Agustus lalu, dan mobil ini dijadwalkan mulai dijual di AS sebelum akhir tahun 2026.
EV3 merupakan SUV listrik yang dirancang sebagai pintu masuk ke lini kendaraan listrik Kia. “Entry-level EV SUV yang menawarkan banyak fitur canggih dari EV9,” demikian pernyataan Kia saat debut perdana di Amerika Utara pada April lalu. Konsepnya sederhana: teknologi dan kenyamanan mobil besar, dalam paket yang lebih kecil dan lebih terjangkau.
Foto yang dikirim ke Electrek menunjukkan EV3 melintas di Rochester dan di Thruway, Guilderland, New York. Kemunculan di publik ini menandakan persiapan peluncuran yang semakin matang, seiring dengan dimulainya produksi massal di Meksiko.
Lima Varian dan Dua Pilihan Baterai
Kia akan memasarkan EV3 dalam lima varian: Light, Wind, Land, GT-Line, dan GT. Varian standar Light menggunakan baterai 58,3 kWh dengan estimasi jarak tempuh hingga 220 mil menurut standar EPA. Sementara itu, baterai extended-range 81,4 kWh tersedia untuk varian Wind, Land, GT-Line, dan GT, dengan estimasi jarak tempuh hingga 320 mil untuk varian penggerak roda depan (FWD).
Penggerak semua roda (AWD) menjadi standar pada varian GT-Line dan GT, serta menjadi opsi pada Wind dan Land. Kombinasi motor listrik pada AWD menghasilkan tenaga gabungan 261 hp. Khusus varian GT, tenaganya sedikit lebih besar hingga 288 hp.

Soal pengisian daya, baterai standar 58,3 kWh mampu diisi dari 10% hingga 80% dalam waktu sekitar 29 menit menggunakan DC fast charging. Untuk baterai 81,4 kWh, waktu yang dibutuhkan sekitar 31 menit. Semua varian dilengkapi port pengisian daya NACS asli, yang berarti kompatibel dengan jaringan Supercharger Tesla.
Soal harga, Kia belum mengumumkan angka resmi. Namun, EV3 diperkirakan akan dibanderol mulai sekitar US$35.000 atau sekitar Rp 540 jutaan. Jika benar, ini akan menjadikannya salah satu kendaraan listrik paling terjangkau di pasar AS.
Interior Modern dengan Layar Lebar
Bagian dalam EV3 mengusung desain kabin terbaru Kia dengan sistem ccNC (connected car Navigation Cockpit). Sistem ini sudah mendukung wireless Apple CarPlay dan Android Auto secara standar. Total area layar mencapai hampir 30 inci, terdiri dari instrumen cluster 12,3 inci, layar infotainment 12,3 inci, dan display kontrol iklim 5 inci.
Pembaruan over-the-air (OTA) akan terus menambah fitur baru dan meningkatkan fungsi yang sudah ada, termasuk perencanaan rute untuk kendaraan listrik. Untuk meningkatkan pengalaman berkendara, tersedia opsi head-up display (HUD) 12 inci dan sistem audio premium Harman Kardon 8-speaker dengan biaya tambahan.

Baca Juga:
Rekam Jejak Sukses di Eropa
Sebelum masuk pasar AS, EV3 sudah membuktikan diri di Eropa dan Inggris. Pada tahun pertamanya, EV3 menempati posisi ketiga sebagai EV terlaris di Inggris dan berada di peringkat ke-10 di Eropa. Popularitas ini didorong oleh kombinasi jarak tempuh yang mumpuni, pengisian daya cepat, teknologi modern, dan harga yang kompetitif.
Di pasar AS, EV3 akan bersaing dengan Chevy Bolt EV dan Nissan LEAF yang baru. Keunggulannya terletak pada ukuran yang sedikit lebih besar dan jarak tempuh yang lebih panjang. Momentum pasar juga mendukung: gelombang sewa (lease) EV dua dan tiga tahun yang berakhir pada 2026 bisa menjadi pendorong permintaan baru.
Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, EV3 berpotensi mengulang kesuksesannya di pasar AS. Kombinasi harga terjangkau, fitur lengkap, dan jarak tempuh yang kompetitif menjadikannya pilihan menarik di segmen SUV listrik entry-level. Kini tinggal menunggu pengumuman resmi harga dari Kia untuk mengetahui posisi pastinya di pasar.





Komentar
Belum ada komentar.