Telset.id ā Hyundai resmi membuka pemesanan IONIQ 3 di Inggris dan sejumlah negara Eropa pada Agustus 2026. Hatchback listrik entry-level ini dibanderol mulai sekitar US$30.000 atau setara Rp 470 jutaan, menjadikannya model IONIQ termurah yang pernah dirilis pabrikan Korea tersebut.
Kabar ini datang setelah Hyundai mengklaim IONIQ 3 mencatatkan ātingkat minat pelanggan tertinggi yang pernah tercatat untuk model Hyundai baruā pada Juli 2026 lalu. Angka tersebut mencakup seluruh lini kendaraan Hyundai, baik bermesin bensin maupun listrik.
IONIQ 3 merupakan EV kompak pertama dari lini IONIQ yang dipasarkan Hyundai. Mobil ini tersedia dalam empat varian: Advance, Premium, Ultimate, dan N Line Evo, dengan pilihan baterai standar maupun extended-range.
Harga dan Varian Hyundai IONIQ 3 di Inggris
Varian dasar Hyundai IONIQ 3 Advance dengan baterai standar 42 kWh dibanderol mulai £22.245 atau sekitar US$29.800. Sementara itu, upgrade ke baterai lebih besar 61 kWh membutuhkan biaya mulai £25.745 atau sekitar US$34.500.
Ashley Andrew, President of Hyundai dan Genesis UK, mengatakan IONIQ 3 āmenghadirkan inovasi EV sesungguhnya pada titik harga yang membuat mobilitas listrik dapat dijangkau lebih banyak rumah tangga.ā Pernyataan ini menegaskan posisi IONIQ 3 sebagai kendaraan listrik yang lebih terjangkau dibandingkan saudaranya, IONIQ 5.
Berikut rincian harga dan jarak tempuh IONIQ 3 di Inggris berdasarkan varian dan baterai:
- Advance 42 kWh: £22.245 (US$29.800), jarak tempuh 213 mil
- Advance 61 kWh: £25.745 (US$34.500), jarak tempuh 308 mil
- Premium 61 kWh: £27.445 (US$37.000), jarak tempuh 308 mil
- Ultimate 61 kWh: £29.945 (US$40.000), jarak tempuh 308 mil
- N-Line Evo 61 kWh: £31.945 (US$42.700), jarak tempuh 308 mil
Varian Standard hadir dengan baterai 42 kWh yang menawarkan jarak tempuh WLTP hingga 213 mil. Sementara varian Premium, Ultimate, dan N-Line Evo ditenagai baterai 61 kWh dengan jarak tempuh hingga 308 mil.

Desain Art of Steel dan Siluet Aero Hatch
Meski diposisikan sebagai adik dari IONIQ 5, IONIQ 3 membawa tampilan baru pada lini Hyundai melalui bahasa desain Art of Steel. Bentuk Aero Hatch yang baru disebut Hyundai āmengimajinasikan ulang siluet EV kompakā dengan koefisien drag terbaik di kelasnya, hanya 0.263.
Desain yang sangat aerodinamis ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membuka ruang interior yang lebih lega. IONIQ 3 memiliki panjang 4.155 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi 1.505 mm dengan wheelbase 2.680 mm. Ukurannya bahkan sedikit lebih kecil dari Kia EV3 dan Chevy Bolt EV.

Meski berukuran kompak, IONIQ 3 memiliki penyimpanan cerdas di seluruh interior, termasuk fitur āMegaboxā untuk penyimpanan di bawah lantai. Dengan total kapasitas bagasi hingga 441 liter, Hyundai mengklaim IONIQ 3 āmenetapkan tolok ukur di segmennya.ā
Sistem Infotainment Pleos Connect Pertama di Eropa
IONIQ 3 menjadi kendaraan Hyundai pertama di Eropa dan Inggris yang dilengkapi sistem infotainment dan software Pleos Connect yang baru. Berbasis Android Automotive OS, sistem ini lebih mirip menggunakan smartphone dengan aplikasi dan layar yang dapat dikustomisasi, mirip dengan yang digunakan Tesla.
Sistem ini tersedia dengan layar infotainment tengah 12,9 inci atau 14,6 inci serta layar pengemudi opsional. Fitur lain yang disertakan meliputi Hyundai Digital Key 2, Plug & Charge, perencana rute EV terintegrasi, dan fungsionalitas Vehicle-to-Load (V2L).

Baca Juga:
Arsitektur 400V untuk Tekan Biaya Produksi
Berbeda dengan IONIQ 5 yang menggunakan arsitektur 800V, IONIQ 3 memakai arsitektur 400V untuk menekan biaya produksi. Meski demikian, dengan pengisian cepat DC, IONIQ 3 tetap mampu mengisi daya dari 10% hingga 80% dalam sekitar 29 menit untuk baterai standar (42,2 kWh). Sementara baterai long-range (61 kWh) membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
Keputusan Hyundai menggunakan arsitektur 400V ini merupakan langkah strategis untuk menempatkan IONIQ 3 di segmen harga yang lebih terjangkau tanpa mengorbankan kemampuan pengisian daya secara signifikan.

Pemesanan di Eropa dan Produksi di Turki
Selain Inggris, Hyundai juga membuka pemesanan IONIQ 3 di sejumlah negara Eropa. Di Belanda, harga IONIQ 3 mulai dari ā¬27.995 atau sekitar US$32.000. Tersedia dengan opsi baterai yang sama (42 kWh atau 61 kWh) dan enam varian: Select, Trend, Vision, N-Line, Prime, dan N-Line Evo.
Sementara di Jerman, IONIQ 3 mulai tersedia dengan harga mulai ā¬28.950 atau sekitar US$33.000. Hyundai juga menawarkan sewa bulanan IONIQ 3 serendah ā¬209 per bulan di Jerman.
Hyundai menyebut model IONIQ 3 akan mulai tiba di showroom akhir bulan ini. Bulan lalu, Hyundai memulai produksi IONIQ 3 di pabrik Izmit, Turki. Fasilitas tersebut awalnya akan memproduksi 30.000 unit IONIQ 3 per tahun. Tahun depan, Hyundai akan memulai produksi BAYON dan i20 generasi berikutnya.

Langkah Hyundai membuka pemesanan IONIQ 3 di Eropa menunjukkan komitmen pabrikan Korea ini dalam memperluas portofolio kendaraan listriknya di pasar yang semakin kompetitif. Dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan IONIQ 5, IONIQ 3 diharapkan dapat menarik lebih banyak konsumen untuk beralih ke kendaraan listrik.
Bagi Hyundai, kehadiran IONIQ 3 juga menjadi ujian apakah strategi harga terjangkau dengan teknologi yang tetap relevan mampu bersaing di segmen hatchback listrik kompak Eropa. Keberhasilan model ini akan menentukan langkah Hyundai selanjutnya dalam ekspansi lini EV mereka ke depan.
Dengan catatan pemesanan yang tinggi sejak pengumuman pertama, IONIQ 3 tampaknya berhasil menarik perhatian pasar Eropa. Pertanyaannya kini adalah apakah antusiasme tersebut akan berbanding lurus dengan angka penjualan ketika unit pertama mulai dikirim ke konsumen akhir bulan ini.





Komentar
Belum ada komentar.