📑 Daftar Isi

Haval GWM H10 SUV PHEV flagship 5,3 meter meluncur di China

Haval GWM H10 Resmi Meluncur, SUV PHEV Flagship 5,3 Meter

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Haval GWM H10 resmi meluncur sebagai SUV flagship PHEV di China
  • Panjang mencapai 5,3 meter dengan pilihan kursi 5 dan 6
  • Jarak tempuh listrik hingga 180 km dari baterai 42,8 kWh
  • Menggunakan platform GWM One modular dengan konstruksi monocoque
  • Mesin 1,5 liter PHEV dan varian 2,0 liter lebih bertenaga
  • Interior mewah dengan lemari pendingin dan layar penumpang belakang
  • Langkah strategis GWM untuk membalikkan penjualan yang turun 45,8%

Telset.id – Haval resmi meluncurkan SUV flagship terbarunya di China, Haval GWM H10, sebuah kendaraan full-size plug-in hybrid (PHEV) dengan panjang mencapai 5,3 meter dan jarak tempuh listrik hingga 180 km. Model ini hadir sebagai penerus garis atas Haval H9, menandai langkah strategis Great Wall Motor (GWM) untuk merebut kembali posisi di segmen SUV domestik yang semakin kompetitif.

Peluncuran Haval GWM H10 ini menjadi momen penting bagi GWM. Pasalnya, model ini menjadi kendaraan pertama dari merek Haval yang menggunakan arsitektur modular GWM One, platform yang sama dengan Wey V9X crossover yang baru saja diluncurkan. Dengan demikian, H10 mengadopsi konstruksi monocoque atau unibody, berbeda dengan Haval H9 yang masih menggunakan rangka sasis (body-on-frame). Meskipun demikian, Haval tetap memposisikan H10 sebagai SUV off-road yang tangguh.

Desain dan Dimensi Haval GWM H10

Secara desain, Haval GWM H10 mengusung tampilan yang kokoh dan modern. Bagian depan didominasi oleh lampu utama berbentuk kotak besar, sementara atapnya dilengkapi sensor LiDAR. Pilar-pilar kendaraan dibalut warna hitam untuk memberikan kesan atap melayang, dan bagian belakangnya memiliki pintu bagasi yang membuka ke samping (swing-out tailgate) dengan ban serep ukuran penuh terpasang di atasnya.

Haval GWM H10 tampak depan dengan desain kokoh dan lampu kotak besar

Fitur eksterior lainnya meliputi gagang pintu konvensional, roof rail, spion samping berukuran besar, serta fender yang terpahat. Menariknya, Haval GWM H10 tidak menggunakan pelapis plastik abu-abu di sekeliling lengkungan roda, menandakan bahwa model ini menyasar segmen premium.

Dimensi Haval GWM H10 bervariasi tergantung konfigurasi tempat duduk. Untuk varian lima kursi, panjangnya mencapai 5.138 mm, lebar 2.050 mm, dan tinggi 1.970 mm dengan jarak sumbu roda 3.000 mm. Sudut approach dan departure-nya masing-masing 24 dan 30 derajat. Sementara itu, varian enam kursi memiliki panjang total 5.299 mm dengan jarak sumbu roda yang sama, namun sudut departure-nya sedikit lebih landai, yaitu 26 derajat.

Interior Mewah dengan Fitur Lengkap

Masuk ke dalam kabin, Haval GWM H10 menawarkan pengalaman premium. Setirnya berbentuk bundar, dilengkapi dengan layar sentuh floating berukuran besar dan instrumen cluster LCD. Tuas transmisi ditempatkan di kolom setir (steering column), membebaskan ruang di konsol tengah. Area ini kemudian diisi dengan sederet tombol fisik, bantalan pengisian daya nirkabel, sepasang tempat minum, dan lemari pendingin built-in. Untuk kenyamanan penumpang belakang, tersedia layar yang dipasang di atap.

Interior Haval GWM H10 dengan layar floating besar dan setir bundar

Performa PHEV Hi4 dengan Jarak Tempuh 180 Km

Haval GWM H10 mengadopsi sistem plug-in hybrid Hi4 andalan GWM. Sebagai basis, SUV ini menggunakan mesin 1,5 liter bensin yang menghasilkan 123 kW (165 hp), dipadukan dengan transmisi DHT empat percepatan. Meskipun detail mengenai motor listriknya belum diungkap, Haval mengonfirmasi akan ada varian yang lebih bertenaga dengan mesin 2,0 liter yang mampu menghasilkan 175 kW (235 hp).

Baterai berkapasitas 42,8 kWh tertanam di sasis H10, memberikan jarak tempuh listrik murni antara 176 hingga 180 km. Angka ini cukup impresif untuk sebuah SUV sebesar ini dan menjadikannya salah satu PHEV dengan jangkauan listrik terluas di kelasnya.

Strategi GWM untuk Membalikkan Tren

Peluncuran Haval GWM H10 bukan tanpa alasan. Menurut data dari China EV DataTracker, Haval hanya mengirimkan 18.963 unit pada Mei 2026 di pasar domestik, turun 45,8% secara year-on-year. Merek yang pernah menjadi pemimpin di segmen SUV ini kini tengah kehilangan pijakan di China. Dengan hadirnya H10, GWM berharap dapat membalikkan tren penurunan tersebut.

Model flagship ini juga menjadi simbol kembalinya GWM ke akar sejarahnya. Nama “GWM” yang disematkan pada H10 dipilih langsung oleh netizen melalui proses voting, memperkuat hubungan antara merek Haval dengan perusahaan induknya, Great Wall Motor.

Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, Haval GWM H10 menjadi penantang serius di segmen SUV PHEV premium. Namun, persaingan di pasar China sangat ketat. Kehadiran model ini akan diuji oleh konsumen yang semakin cerdas dan memiliki banyak pilihan. Yang jelas, GWM tidak main-main dengan ambisinya untuk kembali memimpin.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.