📑 Daftar Isi

Empat port fast-charging EV Energized EV di restoran Hardee's Temple, Georgia

Hardee’s Mulai Bangun Jaringan Charging Station EV di AS

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Energized EV buka empat port fast-charging di Hardee's Temple, Georgia
  • Dua charger XCharge C7 dual-port 240 kW, software dari Monta
  • Tersedia konektor NACS dan CCS1 di lokasi pertama
  • Rencana perluasan ke Hardee's dan Carl's Jr. di seluruh AS
  • E&EDS jadi installer eksklusif program
  • Jumlah lokasi, jadwal, dan tarif belum diumumkan

Telset.id – Energized EV resmi membuka empat port fast-charging di sebuah restoran Hardee’s di Temple, Georgia, Amerika Serikat. Langkah ini menjadi titik awal dari rencana perluasan ke gerai Hardee’s dan Carl’s Jr. di seluruh AS, meski jumlah lokasi maupun jadwal peluncurannya belum diumumkan. Lokasi pertama ini sudah beroperasi dan menyediakan konektor NACS sekaligus CCS1.

Pembukaan di Temple menandai masuknya jaringan restoran cepat saji ke bisnis pengisian daya kendaraan listrik. Pendekatannya sederhana: menghadirkan charger di tempat yang sudah biasa disinggahi pengemudi, baik saat berbelanja kebutuhan harian maupun dalam perjalanan jauh. Namun tanpa daftar lokasi berikutnya dan tanggal pembukaan, belum bisa dinilai seberapa besar manfaat jaringan ini bagi pengguna EV.

Energized EV menempatkan fasilitas pengisian daya di 587 Carrollton Street, Temple. Di lokasi tersebut terdapat dua unit XCharge C7 DC fast charger berkonfigurasi dual-port, masing-masing berdaya 240 kW, sehingga total tersedia empat port pengisian. Sisi perangkat lunak ditangani oleh Monta. XCharge menyebut C7 mampu menyesuaikan output daya di antara dua konektornya, dan keduanya melayani konektor NACS maupun CCS1.

Hardee's EV fast charging

Empat Port, Dua Konektor, Satu Lokasi

Konfigurasi di Temple memberi gambaran teknis soal seperti apa pengalaman mengisi daya di gerai Hardee’s. Dua charger XCharge C7 dengan kemampuan 240 kW menjadi tulang punggung situs ini, sementara Monta memasok perangkat lunak yang mengatur operasionalnya. Ketersediaan konektor NACS dan CCS1 sekaligus membuat lokasi ini bisa melayani kendaraan listrik dengan standar colokan berbeda.

Namun pengumuman tersebut tidak mencantumkan tarif pengisian daya di Temple. Informasi harga ini menjadi salah satu data yang masih ditunggu untuk menilai daya tarik situs bagi pengemudi. Tanpa angka tarif, publik belum bisa membandingkan biaya pengisian di restoran dengan opsi pengisian lain di sekitar wilayah tersebut.

Wakil Presiden Fasilitas dan Pemeliharaan CKE Restaurants, Mike Darger, menyatakan bahwa kehadiran charging station memberi pengemudi EV tempat yang nyaman untuk berhenti, mengisi daya, dan menikmati makanan. Ia juga menyebut pihaknya ingin melanjutkan langkah ini seiring bertambahnya lokasi yang beroperasi di seluruh negeri.

Pernyataan itu menegaskan posisi restoran sebagai titik singgah, bukan sekadar tempat makan. Konsepnya sejalan dengan strategi Energized EV yang menempatkan charger di lokasi yang memang sudah menjadi tujuan pengemudi. Bagi pengguna kendaraan listrik, kombinasi antara waktu pengisian dan aktivitas lain di lokasi yang sama menjadi pertimbangan utama.

Rencana Ekspansi dan Peran E&EDS

Presiden dan CEO Energized EV, Devin Grandis, menyebut Temple sebagai awal dari perluasan yang jauh lebih besar. Energized EV menyatakan lebih banyak lokasi Hardee’s dan Carl’s Jr. direncanakan tersebar di seluruh AS. Sayangnya, pengumuman tersebut belum memuat jumlah situs maupun jadwal peluncuran tahap berikutnya.

Untuk urusan instalasi, Energy & Environmental Design Services LLC (E&EDS) ditunjuk sebagai installer eksklusif program ini. Layanan E&EDS mencakup desain infrastruktur pengisian daya, instalasi, dan pemeliharaan, termasuk pekerjaan kontraktor kelistrikan. Penunjukan satu pihak sebagai installer eksklusif memberi gambaran bahwa Energized EV ingin menjaga standar teknis di setiap lokasi.

Pendekatan Energized EV berbeda dari operator yang membangun hub pengisian khusus. Perusahaan ini memilih menempel pada lokasi yang sudah memiliki aliran pengunjung, dalam hal ini jaringan restoran di bawah CKE Restaurants. Model seperti ini bergantung pada konsistensi kualitas layanan di tiap gerai, termasuk keandalan perangkat dan kenyamanan area pengisian.

Karena itu, daftar lokasi berikutnya dan tanggal pembukaan menjadi indikator penting. Tanpa data tersebut, belum bisa dipastikan seberapa cepat jaringan ini tumbuh dan seberapa luas cakupannya. Pembukaan di Temple sendiri baru satu titik, dengan empat port yang tersedia untuk pengemudi EV yang melintas di kawasan tersebut.

Dari sisi industri, langkah ini memperlihatkan bahwa infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik kian menyasar lokasi komersial sehari-hari. Pengumuman serupa juga muncul di sektor lain, seperti ekspansi jaringan pengisian daya cepat di berbagai wilayah. Sebagai perbandingan, infrastruktur penyimpanan dan pengembangan perangkat keras menjadi sorotan tersendiri dalam ekosistem teknologi yang menopang layanan seperti ini.

Perlu dicatat, pengumuman ini tidak menyertakan rincian tarif, jumlah lokasi target, maupun tenggat waktu perluasan. Semua pihak yang berkepentingan, terutama pengemudi EV di AS, masih harus menunggu informasi lanjutan untuk menilai seberapa berguna jaringan charging station di gerai Hardee’s dan Carl’s Jr. ini.

Sementara itu, perkembangan di sektor perangkat keras dan pengembangan aplikasi terus berjalan paralel. Inisiatif seperti proyek Muse dan wadah pengembang seperti GetsApp Xiaomi menunjukkan bagaimana ekosistem teknologi bergerak di banyak lapisan sekaligus, termasuk di ranah kendaraan listrik dan infrastrukturnya.

Yang jelas, pembukaan di Temple menjadi bukti awal komitmen Energized EV terhadap model pengisian daya di lokasi ritel dan restoran. Empat port dengan daya 240 kW serta dukungan NACS dan CCS1 menjadi spesifikasi yang bisa dievaluasi publik. Kini bola berada di tangan Energized EV untuk merilis daftar lokasi dan jadwal berikutnya, agar jaringan ini bisa dinilai secara utuh.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.