📑 Daftar Isi

Sel baterai solid-state Gotion Jinshi dengan target kepadatan energi 400 Wh/kg

Gotion Klaim Terobosan Baterai Solid-State, Target 400 Wh/kg

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Gotion High-Tech umumkan terobosan sel baterai solid-state (SSB) Jinshi di World Manufacturing Convention 2026, Hefei
  • Target kepadatan energi 400 Wh/kg, naik dari klaim sebelumnya 350 Wh/kg
  • Target harga 150 USD/kWh atau "era satu yuan" (1 yuan/Wh)
  • Sel lolos uji ekstrem: puncture dan suhu tinggi, tanpa asap maupun api
  • Gunakan elektrolit padat berbasis sulfida; lini produksi 2GWh dikunci Maret 2026
  • Gotion produsen baterai terbesar kelima China, pemasangan 4,61 GWh Agustus 2026
  • Persaingan SSB memanas, uji produksi dan kendaraan dijadwalkan 2027

Telset.id – Gotion High-Tech mengumumkan terobosan dalam produksi sel baterai solid-state (SSB) pada ajang World Manufacturing Convention 2026 di Hefei, China. Produsen baterai yang didukung Volkswagen itu sekaligus mempublikasikan patokan komersialisasi dengan target kepadatan energi 400 Wh/kg dan harga 150 USD/kWh. Pengumuman ini menjadi langkah konkret menuju produksi massal di tengah persaingan SSB yang memanas.

Perusahaan asal Hefei tersebut menyatakan telah melanjutkan pekerjaan untuk menyiapkan sel SSB Jinshi (Gold Rock) agar siap dikomersialkan, termasuk pengujian keselamatan. Menurut Gotion, sel SSB-nya telah melewati “skenario pengujian ekstrem”, termasuk uji tusuk (puncture) dan evaluasi suhu tinggi. Perusahaan mengklaim sel baru tersebut tidak menghasilkan asap maupun api, membuktikan bahwa keselamatan dan kepadatan energi dapat berjalan seiring pada sel SSB.

Sebelumnya, CarNewsChina melaporkan bahwa Gotion telah mengunci desain lini produksi SSB berkapasitas 2GWh pada Maret 2026. Pencapaian itu menjadi fondasi bagi upaya perusahaan membawa teknologi ini dari tahap laboratorium ke lini produksi nyata. Langkah tersebut sejalan dengan tren industri, di mana sejumlah produsen baterai dan merek otomotif China tengah menyiapkan uji produksi serta pengujian kendaraan pada 2027, termasuk Chery Uji Jalan yang menggelontorkan investasi besar untuk teknologi serupa.

Target Harga dan Kepadatan Energi

Gotion juga mengungkap target finansial untuk sel barunya, dengan tujuan akhir membawa SSB masuk ke “era satu yuan”, mengacu pada patokan 1 yuan/Wh. Angka tersebut setara dengan 150 USD/kWh, atau lebih dari dua kali lipat harga rata-rata sel LFP di China saat ini. Patokan harga ini menunjukkan bahwa SSB masih berada di segmen premium, meski perusahaan berupaya menekan biaya seiring peningkatan skala produksi.

Pada sisi performa, Gotion memperbarui klaim kepadatan energinya. Perusahaan menyebut sel baru akan mencapai 400 Wh/kg, naik dari klaim sebelumnya di angka 350 Wh/kg. Sel Jinshi ini menggunakan elektrolit padat berbasis sulfida, teknologi yang menjadi salah satu pendekatan utama dalam pengembangan baterai solid-state global.

Sel baterai solid-state Gotion Jinshi yang dipamerkan di World Manufacturing Convention 2026

Posisi Gotion di Pasar Baterai

Didirikan pada 2006 di Hefei, Gotion High-Tech merupakan produsen baterai terbesar kelima di China dengan 20 basis manufaktur di seluruh dunia. Perusahaan ini juga memiliki kedekatan erat dengan Volkswagen sebagai pemegang saham terbesarnya. Afiliasi tersebut memberikan Gotion akses ke skala produksi dan jaringan pelanggan global yang luas.

Berdasarkan data China EV DataTracker, Gotion mencatatkan pemasangan baterai sebesar 4,61 GWh pada Agustus 2026, tertinggal dari pemasok lapis kedua serupa seperti EVE Energy dan CALB. Posisinya pun tergelincir ke peringkat kelima. Kondisi ini menjadikan SSB sebagai peluang bagi Gotion untuk melompati kompetitornya, terutama karena teknologi ini dipandang sebagai generasi berikutnya dalam industri baterai kendaraan listrik.

Pangsa pasar 10 produsen baterai terbesar China pada Agustus 2026

Persaingan di ranah SSB kian memanas. Sejumlah produsen baterai dan merek otomotif China telah mengumumkan rencana uji produksi dan pengujian kendaraan pada 2027. BYD menjadi salah satu nama yang paling disorot lewat sedan flagship Yangwang yang berpotensi menjadi mobil ber-SSB pertama yang masuk pasar. Dinamika ini memperlihatkan bahwa perlombaan SSB tidak lagi sekadar klaim laboratorium, melainkan sudah mengarah ke kesiapan produksi dan komersialisasi.

Bagi Gotion, kombinasi target 400 Wh/kg, harga 150 USD/kWh, dan klaim keamanan sel Jinshi menjadi tiga pilar utama yang ingin ditonjolkan. Tantangannya jelas: membuktikan bahwa sel tersebut dapat diproduksi secara konsisten dalam skala besar, bukan hanya lolos pengujian di laboratorium. Dengan lini produksi 2GWh yang sudah dirancang, Gotion berada di jalur yang menuntut eksekusi cepat sebelum kompetitor mendahului mereka di pasar.

Industri otomotif China sendiri tengah berlomba menghadirkan kendaraan listrik dengan jangkauan lebih jauh dan harga lebih kompetitif. Kehadiran teknologi seperti BYD Seal 06 dan Maextro V800 menunjukkan bahwa permintaan pasar terhadap baterai berperforma tinggi terus tumbuh. SSB menjadi jawaban yang diharapkan mampu memangkas kelemahan baterai lithium konvensional, terutama dari sisi keselamatan dan kepadatan energi.

Yang perlu dicatat, seluruh target Gotion masih berupa klaim yang dipublikasikan perusahaan pada ajang World Manufacturing Convention 2026. Belum ada informasi mengenai jadwal pasti produksi massal, mitra otomotif yang akan memakai sel Jinshi, maupun ketersediaan komersialnya di pasar global. Publik dan pelaku industri tentu menantikan bukti nyata berikutnya dari lini produksi 2GWh yang telah dirancang tersebut.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.