Prototipe Ford pickup listrik mungil sedang diuji coba di jalan raya

Ford Uji Coba Pickup Listrik Rp480 Jutaan, Ukurannya Lebih Mungil

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Ford uji coba prototipe pickup listrik seharga Rp480 jutaan
  • Ukurannya lebih mungil dibanding Expedition dan F-150
  • Menggunakan platform Universal EV Platform (UEV) anyar
  • Harga mulai $30.000, setara Rp480 juta
  • Diklaim efisiensi aerodinamis 15% lebih baik dari pickup lain
  • Dilengkapi port NACS asli untuk kompatibilitas Supercharger Tesla
  • Produksi di pabrik Louisville, rilis 2027
  • Kabin lebih luas dari Toyota RAV4 meski bodi kecil

Telset.id – Ford kembali menguji coba prototipe pickup listrik mungilnya yang dibanderol mulai Rp480 jutaan, kali ini terlihat berjalan berdampingan dengan SUV full-size Expedition. Perbandingan visual ini memberikan gambaran nyata tentang dimensi kendaraan yang akan menjadi penerus semangat F-150 Lightning yang sudah dihentikan produksinya.

Setelah F-150 Lightning resmi pensiun, Ford bersiap memperkenalkan pickup listrik generasi anyar. Kendaraan ini menjadi model pertama yang dibangun di atas platform Universal EV Platform (UEV) anyar pabrikan. Dengan harga mulai sekitar $30.000 atau setara Rp480 jutaan, pickup ini lebih kecil, lebih efisien, dan jauh lebih terjangkau dibanding pendahulunya.

Prototipe tersamar pertama kali terlihat di Long Beach bulan lalu. Saat itu, kendaraan roda empat ini tampak lebih kecil dari ekspektasi, terutama ketika melaju di antara Ford Ranger generasi lama dan F-150. Kini, foto-foto baru dari SB-Medien (via TheDrive) menunjukkan prototipe yang sama sedang diuji di samping Expedition.

Ford-$30,000-EV-pickup-spotted-testing

Dari gambar yang beredar, satu hal yang pasti: kendaraan ini sama sekali tidak menyerupai F-150 Lightning. Jika dilihat sekilas, bentuknya lebih mengingatkan pada Ford Maverick. Meski terlihat mungil dari luar, The Autopian melaporkan bahwa baris kursi kedua “terlihat cukup luas” secara langsung.

Ford mengklaim bahwa pickup ini akan menawarkan ruang kabin yang lebih lega dibandingkan Toyota RAV4. Dengan kata lain, efisiensi ruang menjadi salah satu prioritas utama dalam pengembangan model ini.

Ford-$30,000-EV-pickup-spotted-testing

Bagian eksterior prototipe masih ditutupi kamuflase tebal. Uniknya, pola kamuflase tersebut dihiasi gambar emoji atau objek acak seperti bola sepak dan hati. Meski tertutup rapat, terlihat jelas kamera besar terpasang di bagian tengah gril depan. Sebuah spoiler anyar juga terlihat di atap kabin belakang.

Perbandingan dengan Expedition membuat pickup “midsize” ini tampak sangat kecil. Ground clearance-nya juga jauh lebih rendah dibanding SUV full-size tersebut. Ini mengindikasikan bahwa Ford memang mendesainnya untuk efisiensi aerodinamis, bukan untuk kemampuan off-road ekstrem.

Ford-,000-EV-pickup-prototype

Dari jendela yang tidak tertutup kamuflase, terlihat layar sentuh infotainment berukuran besar di dalam kabin. Ini mengonfirmasi apa yang sempat ditampilkan di situs web “rahasia” Ford untuk pickup midsize tersebut.

## Platform UEV dan Strategi Produksi

Pickup midsize ini dijadwalkan meluncur pada 2027 sebagai kendaraan pertama yang menggunakan platform UEV milik Ford. Perusahaan menjanjikan platform ini akan menghadirkan peningkatan di berbagai lini, termasuk efisiensi, biaya produksi, dan performa.

Ford mengambil pendekatan yang radikal untuk menekan biaya dan meningkatkan efisiensi. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah praktik manufaktur baru seperti megacasting dan penggunaan baterai LFP prismatik. Langkah ini serupa dengan strategi yang diterapkan Tesla untuk memangkas biaya produksi.

Manajer Senior Advanced EV Aerodynamics Ford, Saleem Merkt, mengatakan awal tahun ini bahwa efisiensi aerodinamis pickup baru ini “lebih dari 15% lebih baik dibandingkan pickup mana pun di pasaran saat ini dan pada akhirnya akan menghasilkan jarak tempuh lebih jauh serta biaya lebih rendah bagi pelanggan.”

## Spesifikasi dan Fitur Unggulan

Pickup ini juga akan menjadi kendaraan listrik pertama Ford yang dilengkapi port pengisian daya NACS asli. Ini berarti kompatibilitas langsung dengan Supercharger jaringan Tesla tanpa perlu adaptor tambahan.

Ford-,000-EV-pickup-prototype

Setelah prototipe terlihat di Long Beach, seorang pembaca menemukan kode QR tersembunyi di kamuflase. Kode tersebut mengarahkan ke situs web rahasia yang menampilkan beberapa video cuplikan awal model ini.

Ford sebelumnya sempat menyesali keputusan mengandalkan AI secara berlebihan dan kini merekrut kembali ratusan karyawan untuk pengembangan model ini.

## Jadwal Peluncuran dan Harga

Pickup midsize ini akan diproduksi di pabrik perakitan Louisville milik Ford. Kendaraan ini akan mulai dijual pada 2027 dengan harga awal sekitar $30.000 atau sekitar Rp480 jutaan. Harga ini menjadikannya salah satu pickup listrik termurah di pasar Amerika Serikat.

Dengan harga tersebut, Ford menargetkan segmen konsumen yang sebelumnya belum terjangkau oleh F-150 Lightning yang jauh lebih mahal. Strategi ini mirip dengan pendekatan yang diterapkan pabrikan lain untuk memperluas adopsi kendaraan listrik.

Pabrik baterai CATL-Ford di Amerika Serikat juga resmi berproduksi, mendukung pasokan baterai untuk model ini.

Ford-$30,000-EV-pickup-spotted-testing

## Implikasi bagi Pasar Otomotif

Kehadiran pickup listrik seharga Rp480 jutaan ini bisa menjadi game-changer di pasar kendaraan listrik Amerika. Dengan harga yang kompetitif dan efisiensi yang diklaim unggul, Ford berpotensi merebut pangsa pasar dari pesaing seperti Tesla Cybertruck dan Rivian R1T.

Namun, ukurannya yang mungil mungkin menjadi pertimbangan tersendiri bagi konsumen yang terbiasa dengan pickup berukuran besar. Ford harus meyakinkan pasar bahwa ukuran kecil tidak berarti mengorbankan fungsionalitas dan kenyamanan.

Riset Oxford mengungkap bahwa AI bisa menggeser opini publik, namun Ford tampaknya lebih fokus pada pendekatan konvensional dengan mengandalkan data pengujian nyata dan masukan konsumen.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.