📑 Daftar Isi

BYD Song L GT fastback crossover listrik tanpa kamuflase di China

BYD Song L GT Tertangkap Kamera Setelah Setahun Vakum

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • BYD Song L GT kembali terlihat uji jalan di China setelah setahun vakum sejak homologasi Juli 2025
  • Desain agresif dengan bumper sporty, air intake besar, lampu tipis, dan sensor LiDAR di atap
  • Tiga opsi powertrain: RWD 170 kW, RWD 230 kW, dan AWD 390 kW
  • Potensi baterai Blade 2.0 dengan pengisian 10-97% dalam 9 menit
  • Dimensi: 4.840/1.950/1.560 mm, wheelbase 2.930 mm, bobot 2.380 kg
  • Penjualan Song L EV turun 88,9% Y-O-Y, hanya 981 unit terjual Jan-Mei 2026
  • Belum ada tanggal rilis resmi dari BYD

Telset.id – BYD Song L GT, fastback crossover listrik yang sempat menghilang dari radar publik, kembali terlihat menjalani uji jalan di China. Kemunculan ini terjadi hampir setahun setelah BYD mengungkap spesifikasi intinya melalui proses homologasi domestik.

Berdasarkan laporan dari CarNewsChina, mobil ini pertama kali terekspos oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) pada Juli 2025. Saat itu, Song L GT disebut sebagai versi terbaru dari Song L EV yang sudah meluncur di China pada Desember 2023.

Namun, setelah pengumuman awal tersebut, tidak ada kabar lanjutan mengenai kapan mobil ini akan resmi dirilis. Bahkan, data dari China EV DataTracker menunjukkan penurunan drastis penjualan varian Song L EV. Hanya 981 unit yang terkirim pada periode Januari hingga Mei 2026, turun 88,9% Year-Over-Year.

Desain Agresif dan Fitur Terbaru

Foto terbaru yang dibagikan oleh blogger Weibo, SugarDesign, menunjukkan Song L GT tanpa kamuflase. Mobil ini tampil dengan gaya agresif berkat bumper sporty dan air intake besar. Ciri khas lainnya adalah lampu depan tipis yang disatukan oleh elemen krom “Dragon Whisker”, gagang pintu tersembunyi, sensor LiDAR di atap, serta pilar yang menghitam.

BYD Song L GT electric fastback seen in China after a year-long lull

Dimensi Song L GT tercatat memiliki panjang 4.840 mm, lebar 1.950 mm, tinggi 1.560 mm, dan jarak sumbu roda 2.930 mm. Bobot kosongnya mencapai 2.380 kg. Spesifikasi ini mengonfirmasi posisinya sebagai crossover berukuran besar dengan DNA performa.

Tiga Opsi Powertrain

Berdasarkan data homologasi sebelumnya, BYD Song L GT tersedia dalam tiga varian powertrain:

  • RWD 170 kW (228 hp)
  • RWD 230 kW (308 hp)
  • AWD 390 kW (523 hp)

Meski spesifikasi mesin sudah jelas, informasi mengenai baterai belum diungkap pada 2025. Ada dugaan kuat bahwa peluncuran model ini sengaja ditunda hingga 2026 agar BYD bisa menyematkan paket baterai Blade 2.0 terbaru. Teknologi ini diklaim mampu mengisi daya dari 10% ke 97% hanya dalam sembilan menit. Selain itu, Song L GT juga berpotensi mengadopsi sistem bantuan mengemudi DiPilot 5.0.

Kemunculan kembali Song L GT ini menjadi sinyal bahwa BYD tidak sepenuhnya meninggalkan segmen fastback crossover. Sebelumnya, banyak pengamat mengira BYD akan fokus pada segmen mainstream yang lebih populer. Namun, uji jalan ini membuktikan bahwa BYD Song Ultra bukan satu-satunya model yang sedang dipersiapkan.

Penundaan peluncuran Song L GT selama setahun penuh menunjukkan strategi BYD yang lebih berhati-hati. Alih-alih terburu-buru merilis model yang kurang kompetitif, pabrikan asal China ini memilih untuk menyempurnakan teknologi, termasuk kemungkinan integrasi sistem pengisian cepat Flash Charging yang menjadi andalan mereka di segmen BYD Song Pro.

Dengan kehadiran sensor LiDAR di atap, Song L GT diprediksi akan mendukung fitur mengemudi otonom tingkat lanjut. Ini sejalan dengan tren industri otomotif global yang semakin mengutamakan teknologi ADAS (Advanced Driver-Assistance Systems).

Sayangnya, belum ada kepastian kapan BYD Song L GT akan resmi diluncurkan ke publik. Uji jalan yang terekam saat ini bisa menjadi pertanda bahwa peluncuran tidak akan lama lagi. Namun, BYD belum memberikan pernyataan resmi mengenai jadwal rilis atau harga jual.

Meski demikian, data penjualan Song L EV yang terus menurun menjadi catatan tersendiri. Hanya 981 unit terjual dalam lima bulan pertama 2026 menunjukkan bahwa pasar tidak terlalu antusias dengan model sebelumnya. Kehadiran Song L GT diharapkan bisa membalikkan keadaan dengan desain lebih segar dan teknologi yang lebih mutakhir.

Bagi penggemar BYD dan pengamat industri EV, kemunculan ini adalah kabar baik. Ini menandakan bahwa BYD masih serius mengembangkan lini Song L yang sempat redup. Dengan potensi baterai Blade 2.0 dan sistem pengisian ultra-cepat, Song L GT bisa menjadi salah satu fastback crossover paling menarik di pasar China tahun ini.

Perlu dicatat bahwa informasi mengenai baterai dan sistem bantuan mengemudi masih bersifat spekulatif berdasarkan data yang beredar. BYD sendiri belum mengonfirmasi detail teknis akhir dari Song L GT. Namun, jika dugaan tersebut benar, Song L GT akan menjadi pesaing berat bagi model-model listrik lain di segmen yang sama.

Kita tunggu saja pengumuman resmi dari BYD dalam beberapa bulan ke depan. Apakah Song L GT akan menjadi game changer atau hanya sekadar model pelengkap? Waktu yang akan menjawab.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.