šŸ“‘ Daftar Isi

Ford Fathom, pikap listrik kompak Ford yang akan mulai dijual pada 2027

Ford Fathom Buka Daftar Preorder, Mulai Dijual 2027

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • Ford membuka daftar tunggu untuk Fathom, pikap listrik kompak yang akan meluncur dalam beberapa bulan.
  • Preorder publik dibuka awal 2027, pengiriman pertama diperkirakan akhir 2027.
  • Harga mulai $29.945 termasuk biaya pengiriman $1.595.
  • Motor listrik tunggal belakang standar, opsi dual-motor AWD.
  • Baterai LFP, arsitektur 400 volt, kapasitas sekitar 51 kWh.
  • Fitur standar: layar sentuh besar, BlueCruise, pengisian dua arah, kunci digital, bagasi depan.
  • Diproduksi di Louisville Assembly Plant dengan sistem produksi EV baru.

Telset.id – Ford resmi membuka daftar tunggu untuk Fathom, pikap listrik kompak yang dijadwalkan meluncur dalam beberapa bulan ke depan. Langkah ini menjadi persiapan Ford sebelum preorder dibuka untuk publik pada awal 2027, dengan pengiriman pertama diperkirakan baru berlangsung pada akhir 2027. Bagi Ford, Fathom bukan sekadar produk baru, melainkan taruhan besar di segmen pikap listrik yang terjangkau.

Konsumen yang mendaftar melalui situs resmi Ford akan menerima undangan preorder saat waktunya tiba. Pendaftaran ini memberi peluang lebih besar bagi penggemar berat untuk mengamankan salah satu unit produksi pertama Fathom. Artinya, siapa pun yang ingin menjadi pemilik awal pikap listrik ini sebaiknya tidak menunda mendaftar, karena urutan pendaftaran kemungkinan menentukan prioritas akses.

Keputusan Ford membuka daftar tunggu ini masuk akal mengingat kondisi lini kendaraan listriknya di Amerika Serikat. F-150 Lightning sudah tidak lagi dalam gambaran, sementara E-Transit dan Mustang Mach-E bertahan dengan susah payah. Dalam konteks itu, pikap kompak yang terjangkau terdengar seperti pilihan yang tepat. Ford tampaknya ingin memastikan Fathom tidak sekadar hadir, tetapi juga mendapat momentum sejak hari pertama.

Spesifikasi dan Harga Ford Fathom

Dari sisi dimensi, Fathom dirancang dengan ukuran eksterior kurang lebih sama seperti Maverick yang sukses di pasar, namun ruang interiornya disebut setara Toyota RAV4. Ford menjanjikan platform yang disebut revolusioner akan dimanfaatkan secara maksimal. Meski belum ada yang tahu bagaimana bentuk truk ini, sejumlah informasi sudah mengalir dari kanal resmi Ford.

Fathom akan hadir sebagai EV empat pintu dengan motor listrik tunggal terpasang di belakang sebagai standar. Ford juga akan menawarkan opsi dual-motor all-wheel drive. Untuk menekan biaya, Ford memilih arsitektur kelistrikan 400 volt, bukan 800V yang memungkinkan pengisian lebih cepat. Baterai lithium iron phosphate (LFP) yang dikenal tahan lama dan murah diproduksi akan menjadi sumber tenaganya, meski jangkauan berkendara belum diungkap.

Ford tidak menyebut kapasitas baterai secara pasti, tetapi memberi petunjuk bahwa kapasitasnya sekitar 15% lebih kecil dari BYD Atto. Jika benar, itu berarti sekitar 51 kilowatt-jam energi yang dapat digunakan. Soal harga, Ford menyatakan Fathom akan mulai dari $29.945, sudah termasuk biaya pengiriman $1.595. Angka ini lebih mahal dari Slate Truck, tetapi di situ letak perbedaannya: Slate bertaruh pada kesederhanaan ekstrem dan banyak aksesori, sedangkan Ford ingin menyuguhkan daftar fitur standar yang layak pada Fathom.

Setiap Fathom akan dilengkapi layar sentuh besar beresolusi tinggi dengan Apple Maps native, Apple CarPlay, dan Android Auto. Pikap listrik terjangkau Ford ini juga akan hadir dengan seluruh perangkat keras yang diperlukan untuk BlueCruise, sistem bantuan mengemudi bebas genggam milik Ford, meski sistem tersebut diperkirakan baru aktif melalui langganan bulanan. Fitur standar lain yang dijanjikan mencakup pengisian daya dua arah, kunci digital, dan bagasi depan.

Pabrik Louisville dan Sistem Produksi Baru

Ford Fathom akan dirakit di Louisville Assembly Plant di Kentucky. Pabrik ini sebelumnya memproduksi crossover Ford Escape dan Lincoln Corsair. Setelah upgrade senilai $2 miliar, fasilitas tersebut dikonversi untuk membangun EV menggunakan Ford Universal EV Production System. Sistem ini meninggalkan jalur perakitan tradisional yang dipopulerkan Henry Ford seabad lalu.

Dalam sistem baru itu, tiga lini terpisah berjalan paralel dan membangun mobil dalam beberapa bagian. Di akhir proses, ketiga bagian tersebut disatukan dan kendaraan diselesaikan. Pendekatan ini menjadi salah satu alasan Ford percaya diri menawarkan Fathom pada harga yang lebih rendah dibanding EV lain di jajaran mereka.

Pertanyaannya, apakah strategi ini cukup? Ford pernah punya ambisi besar di segmen EV, tetapi realitas pasar tidak selalu berpihak. F-150 Lightning, yang sempat dianggap sebagai masa depan pikap listrik, kini sudah tidak dalam gambaran. E-Transit dan Mustang Mach-E bertahan dengan susah payah di Amerika Serikat. Fathom menjadi kesempatan Ford untuk membuktikan bahwa mereka tahu apa yang sedang dilakukan.

Pikap listrik ini juga menjadi ujian bagi Ford di tengah persaingan global. CEO Ford bahkan pernah mendesak Amerika Serikat agar mewaspadai mobil listrik China, sinyal bahwa tekanan kompetitif di segmen EV sangat nyata. Fathom, dengan harga di bawah $30.000 dan fitur standar yang cukup lengkap, bisa menjadi jawaban Ford atas tekanan tersebut. Namun, tanpa harga final yang lebih rendah atau jangkauan yang kompetitif, posisi Fathom di pasar tetap akan diuji.

Yang jelas, Ford tidak ingin mengulang kesalahan yang sama. Dengan membuka daftar tunggu sejak sekarang, mereka membangun basis pelanggan sebelum produksi benar-benar berjalan. Bagi konsumen, ini adalah kesempatan untuk masuk lebih awal ke antrean pikap listrik yang harganya relatif terjangkau. Bagi Ford, ini adalah pertaruhan yang harus dimenangkan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.