📑 Daftar Isi

Ilustrasi stasiun fast charging EVgo di area parkir pusat perbelanjaan dengan supermarket sebagai anchor tenant

EVgo Tambah 400 Fast Charging di Pusat Belanja AS

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • EVgo menambah lebih dari 400 fast charging stalls di pusat perbelanjaan berbasis supermarket di AS
  • Lokasi mencakup Colorado, Florida, Illinois, New Jersey, New York, Pennsylvania, Texas, Virginia, dan lainnya
  • Setiap lokasi memiliki hingga 24 high-power fast chargers dengan pengisian penuh dalam 15 menit
  • Kemitraan EVgo-Regency Centers berjalan sejak 2020 dengan 150 stasiun yang sudah beroperasi
  • Penambahan ini meningkatkan jejak charging Regency lebih dari 20%
  • Sekitar setengah pengemudi yang charging masuk ke toko atau restoran terdekat
  • Regency Centers memiliki lebih dari 480 pusat perbelanjaan dengan 80% berpusat pada supermarket besar
  • Belum ada timeline konstruksi yang diumumkan oleh kedua perusahaan

Telset.id – EVgo akan menambahkan lebih dari 400 stasiun fast charging di pusat perbelanjaan yang berpusat pada supermarket di Amerika Serikat, memberikan pengemudi EV lebih banyak tempat untuk mengisi daya sambil berbelanja atau minum kopi. Charger tersebut akan dipasang di properti yang dimiliki atau dioperasikan oleh Regency Centers, perusahaan pengembang dan pemilik lahan di balik lebih dari 480 pusat perbelanjaan di AS.

Regency Centers bukanlah jaringan ritel yang mungkin dikenal banyak pembeli. Perusahaan ini adalah tuan tanah dan pengembang di balik plaza suburban yang dibangun di sekitar supermarket besar seperti Publix, Kroger, Whole Foods, Trader Joe’s, Safeway, dan Albertsons, dengan restoran, apotek, serta bisnis sehari-hari lainnya di sekitarnya.

Lokasi-lokasi ini dipilih bukan tanpa alasan. Lebih dari 80% portofolio Regency berpusat pada toko grosir besar, sehingga tempat-tempat ini sudah sering dikunjungi orang secara rutin. Ini berbeda dengan stasiun charging yang membutuhkan perjalanan khusus hanya untuk mengisi baterai.

Charger EVgo yang baru direncanakan untuk pusat perbelanjaan di Colorado, Florida, Illinois, New Jersey, New York, Pennsylvania, Texas, Virginia, dan negara bagian lainnya. Sayangnya, kedua perusahaan belum memberikan timeline konstruksi yang jelas.

Kapasitas dan Kecepatan Pengisian

Setiap lokasi akan memiliki hingga 24 fast charger berdaya tinggi. EVgo menyatakan charger tersebut mampu memberikan pengisian penuh hanya dalam 15 menit, tergantung pada jenis kendaraan listrik yang digunakan.

Scott Levitan, executive vice president of growth di EVgo, menjelaskan alasan di balik ekspansi ini. “Pengemudi EV mencari opsi charging yang nyaman di tempat mereka sudah menghabiskan waktu, seperti pusat perbelanjaan yang berpusat pada toko grosir,” ujarnya. “Memperluas kemitraan kami dengan Regency akan membantu kami memenuhi permintaan pelanggan yang terus meningkat sekaligus membuat fast charging publik lebih mudah diakses di tempat orang berbelanja, makan, dan terhubung dengan komunitas mereka.”

Kemitraan antara EVgo dan Regency Centers sebenarnya sudah berjalan cukup lama. EVgo memasang charger pertamanya di properti Regency pada tahun 2020 dan kini mengoperasikan lebih dari 150 stasiun charging di pusat perbelanjaan mereka.

Penambahan lebih dari 400 stasiun ini akan meningkatkan jejak charging EV Regency secara keseluruhan hingga lebih dari 20%, menurut keterangan kedua perusahaan. Angka ini menunjukkan komitmen serius untuk memperluas infrastruktur kendaraan listrik di lokasi-lokasi strategis.

Data dari EVgo juga menunjukkan perilaku menarik dari pengemudi EV. Sekitar setengah dari pengemudi yang berhenti di lokasi charging masuk ke toko atau restoran terdekat. Ini berarti stasiun charging tidak hanya bermanfaat bagi pengemudi, tetapi juga mendatangkan trafik tambahan bagi tenant di pusat perbelanjaan tersebut.

Strategi ini tampaknya dirancang untuk menjawab salah satu hambatan terbesar adopsi EV, yaitu kecemasan akan jarak tempuh. Dengan menempatkan charger di lokasi yang sudah menjadi tujuan rutin, pengemudi tidak perlu mengubah kebiasaan mereka secara drastis hanya untuk mengisi baterai.

Model bisnis ini juga menarik dari perspektif pemilik properti. Pusat perbelanjaan yang memiliki fasilitas charging cenderung lebih menarik bagi pengunjung yang membawa EV, sekaligus mendorong mereka untuk tinggal lebih lama dan berbelanja selama proses pengisian berlangsung.

EVgo sendiri bukanlah pemain baru di industri charging EV. Perusahaan ini sebelumnya juga telah memperluas jaringannya dengan berbagai kemitraan strategis. Salah satu langkah terbaru mereka termasuk pemasangan Tesla V4 Supercharger di AS dengan tambahan 7.500 stasiun.

Selain itu, EVgo juga telah menunjukkan konsistensi dalam memperluas infrastruktur di pusat perbelanjaan. Sebelumnya mereka menambah lebih dari 500 stasiun charging di pusat perbelanjaan AS, menunjukkan bahwa strategi lokasi berbasis ritel ini menjadi fokus utama pertumbuhan perusahaan.

Keputusan EVgo untuk berfokus pada pusat perbelanjaan yang berpusat pada supermarket juga sejalan dengan tren industri yang lebih luas. Banyak penyedia layanan charging mulai menyadari bahwa lokasi dengan trafik tinggi dan waktu tinggal yang cukup lama adalah tempat paling efisien untuk memasang infrastruktur pengisian.

Dari sisi pengemudi, kehadiran charger di lokasi-lokasi ini menghilangkan kebutuhan untuk merencanakan perjalanan khusus. Seseorang yang berbelanja kebutuhan mingguan di supermarket kini bisa sambil mengisi baterai mobilnya tanpa harus menunggu lama.

Tantangan berikutnya adalah memastikan ketersediaan dan keandalan charger di setiap lokasi. EVgo belum memberikan rincian spesifik mengenai jadwal konstruksi, namun ekspansi ini jelas akan memakan waktu yang tidak singkat mengingat cakupan geografisnya yang luas.

Dengan penambahan ini, pengguna EV di AS akan memiliki lebih banyak pilihan untuk mengisi daya di tempat-tempat yang sudah mereka kunjungi secara rutin. Ini adalah langkah positif untuk mempercepat transisi menuju transportasi listrik di Amerika Serikat, terutama bagi mereka yang tidak memiliki fasilitas charging di rumah.

EVgo grocery shop

Infrastruktur charging yang tersebar di pusat perbelanjaan juga berpotensi mengubah cara orang memandang kepemilikan EV. Ketika charging menjadi semudah parkir di mal, hambatan psikologis untuk beralih ke kendaraan listrik akan semakin berkurang.

Bagi Regency Centers, kehadiran EVgo di properti mereka adalah nilai tambah yang signifikan. Pusat perbelanjaan dengan fasilitas charging EV akan lebih kompetitif dalam menarik pengunjung, terutama di era di mana kesadaran lingkungan semakin meningkat.

Kemitraan jangka panjang antara EVgo dan Regency Centers ini menunjukkan bahwa infrastruktur EV bukan lagi sekadar proyek percontohan, melainkan investasi strategis yang dihitung dengan matang. Kedua perusahaan melihat potensi jangka panjang dari sinergi antara ritel dan infrastruktur kendaraan listrik.

Perkembangan ini juga menjadi indikator bahwa industri charging EV di AS sedang memasuki fase ekspansi yang agresif. Seiring dengan semakin banyaknya model EV yang tersedia dan harga yang semakin terjangkau, kebutuhan akan infrastruktur charging yang mudah diakses akan terus meningkat.

EVgo tampaknya berada di posisi yang tepat untuk memanfaatkan tren ini. Dengan jaringan yang terus bertambah di lokasi-lokasi strategis seperti pusat perbelanjaan, perusahaan ini berpotensi menjadi salah satu pemain kunci dalam ekosistem kendaraan listrik di Amerika Serikat.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.