📑 Daftar Isi

ENGWE E26 3.0 e-bike all-terrain dengan dual hub motor dan ban gemuk

ENGWE E26 3.0 Meluncur: E-Bike All-Terrain Dual Motor 2000W

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • ENGWE E26 3.0 resmi diluncurkan sebagai e-bike all-terrain dengan dual hub motor 2.000W
  • Torsi hingga 160 Nm, kecepatan maksimum 28 mph (throttle) dan 31 mph (pedal assist)
  • Baterai 48V 20Ah kapasitas 960Wh, jarak tempuh hingga 100 mil (single motor) atau 70 mil (dual motor)
  • Dilengkapi ban gemuk anti bocor 26x4 inci, suspensi depan 120mm, suspensi belakang adjustable 80mm
  • Rem cakram hidrolik 203mm, layar full-color 3,5 inci, kapasitas muatan 181 kg
  • Bobot 39 kg, harga peluncuran US$1.799 (diskon dari MSRP US$2.399)
  • Daya dan kecepatan di luar klasifikasi e-bike Kelas 1/2/3 standar AS, perlu cek regulasi lokal

Telset.id – ENGWE resmi meluncurkan e-bike all-terrain terbaru mereka, E26 3.0, dengan fokus utama pada tenaga besar melalui konfigurasi dual hub motor. Model anyar ini menggabungkan dual hub motor, suspensi penuh, dan ban gemuk dalam satu paket yang dirancang untuk berbagai medan. Meski ENGWE memiliki banyak model berorientasi komuter, peluncuran terbaru ini tampaknya dirancang khusus untuk medan berat—dan punya tenaga yang sepadan.

ENGWE E26 3.0 menggunakan sepasang hub motor dengan rating daya puncak gabungan 2.000W, dan ENGWE mengklaim torsi hingga 160 Nm. Konfigurasi dual motor ini memberi pengendara opsi untuk menyalurkan daya yang jauh lebih besar dibanding e-bike komuter pada umumnya, terutama saat menanjak di medan longgar atau curam.

ENGWE E26 3.0 e-bike all-terrain dengan dual motor

Kecepatan dan Baterai ENGWE E26 3.0

Kecepatan tertinggi tercatat 28 mph (45 km/jam) saat menggunakan throttle dan 31 mph (50 km/jam) dengan pedal assist. Daya tersimpan berasal dari baterai 48V dan 20Ah yang cukup besar, memberikan kapasitas 960Wh. ENGWE mengklaim jarak tempuh hingga 100 mil (161 km) saat menggunakan satu motor di pengaturan pedal assist terendah, atau 70 mil (113 km) dengan kedua motor aktif.

Seperti biasa, angka-angka tersebut adalah skenario terbaik, dan pengendara yang menggunakan kedua motor secara maksimal harus memperkirakan jarak tempuh yang jauh lebih pendek. Namun bagaimanapun, baterai tersebut tetap tergolong besar untuk ukuran e-bike.

Klasifikasi Hukum dan Regulasi

Perlu dicatat bahwa tingkat daya dual-motor dan kecepatan tertinggi E26 3.0 baik pada throttle maupun pedal assist menempatkannya di luar kerangka e-bike Kelas 1/2/3 yang umum digunakan di sebagian besar Amerika Serikat. Pengendara disarankan untuk memeriksa regulasi lokal dan negara bagian untuk menentukan di mana sepeda dengan tingkat performa ini dapat dikendarai secara legal.

Perbedaan klasifikasi tersebut mungkin kurang penting untuk jenis riding yang tampaknya menjadi target ENGWE. E26 3.0 diposisikan jelas sebagai mesin all-terrain, dan di properti pribadi atau area lain tanpa pembatasan klasifikasi e-bike, status legal jalanannya tidak sekritis e-bike yang dirancang untuk komuter. Jalur publik tentu saja masalah lain, terutama yang secara khusus membatasi akses hanya untuk e-bike Kelas 1, 2, atau 3.

Menariknya, regulasi e-bike kecepatan tinggi memang tengah menjadi sorotan di berbagai daerah. Beberapa negara bagian seperti Illinois mengesahkan regulasi baru yang mewajibkan registrasi untuk e-bike berkecepatan tinggi, sebuah tren yang perlu diperhatikan pengguna E26 3.0 di masa mendatang.

Spesifikasi Lengkap dan Perlengkapan All-Terrain

Sisa bagian sepeda juga dirancang untuk riding all-terrain. Terdapat ban gemuk anti bocor 26 x 4 inci, fork suspensi depan dengan travel 120mm, dan suspensi udara belakang adjustable 80mm. Rem cakram hidrolik dengan rotor besar 203mm menyediakan daya pengereman yang mumpuni.

Ada juga layar full-color 3,5 inci, lampu LED terintegrasi, rak belakang, dan klaim kapasitas muatan 400 lb (181 kg). Dengan bobot 85,9 lb (39 kg), e-bike ini jelas bukan tipe yang nyaman dibawa naik tangga. Bahkan untuk memuatnya ke bak truk pun butuh bantuan orang lain atau usaha ekstra dengan teknik mengangkat yang benar.

ENGWE E26 3.0 digunakan di medan berat

Harga dan Ketersediaan

ENGWE E26 3.0 diluncurkan dengan harga US$1.799, didiskon dari MSRP yang terdaftar sebesar US$2.399. Pada harga tersebut, pengguna mendapatkan hardware yang impresif: dual motor, baterai hampir 1 kWh, suspensi penuh, rem hidrolik, ban gemuk, dan paket fender.

Sepeda ini jelas bukan e-bike yang ringan atau subtil, tapi itu memang bukan poin utamanya. ENGWE tampaknya membangun E26 3.0 untuk pengendara yang lebih memilih motor terlalu bertenaga daripada kurang bertenaga—dan dengan harga US$1.799, mereka mendapatkan cukup banyak hal. Yang perlu diingat, pastikan untuk mengendarainya hanya di area yang diizinkan.

Bagi pengguna yang peduli keamanan e-bike, sistem pelacakan seperti yang ditawarkan Comodule untuk Astra bisa menjadi tambahan menarik. Sementara itu, perkembangan e-bike bertenaga besar seperti E26 3.0 juga menjadi topik hangat di industri, termasuk dalam podcast Wheel-E terbaru yang membahas kembalinya merek SONDORS.

Dengan segala spesifikasi yang ditawarkan, ENGWE E26 3.0 menegaskan posisinya sebagai e-bike all-terrain serius. Desain dual motor 2.000W, baterai 960Wh, dan suspensi penuh menjadikannya pilihan menarik bagi pengendara yang membutuhkan tenaga ekstra di medan berat. Namun, calon pembeli perlu mempertimbangkan bobotnya yang mencapai 39 kg serta regulasi setempat sebelum memutuskan membeli.

Detail spesifikasi ENGWE E26 3.0

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.