📑 Daftar Isi

Rakitan suspensi belakang Chery Omoda 5 terlepas dan tergeletak di jalan Johor Bahru, Malaysia

Chery Omoda 5 di Malaysia: As Rear Axle Terlepas Lagi

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Chery Omoda 5 alami lepasnya rakitan poros belakang di Johor Bahru, Malaysia, 6 Oktober 2026
  • Insiden di Jalan Pandan dekat AEON Mall Tebrau City, tidak ada korban luka
  • Mengingatkan pada kasus April 2024 yang memicu recall 600 unit oleh Chery Auto Malaysia
  • Akar masalah 2024: kegagalan kalibrasi welding tip di pemasok komponen luar negeri
  • Status kendaraan JWL 2862 dalam kampanye 2024 belum terverifikasi
  • Chery Auto Malaysia belum merilis laporan teknis resmi

Telset.id – Sebuah Chery Omoda 5 mengalami kegagalan struktural berupa terlepasnya seluruh rakitan poros belakang di Johor Bahru, Malaysia, pada 6 Oktober 2026. Insiden di Jalan Pandan, dekat AEON Mall Tebrau City, ini menghidupkan kembali bayang-bayang kampanye keselamatan yang pernah dilakukan Chery Auto Malaysia pada Mei 2024 untuk 600 unit kendaraan dengan masalah serupa. Unit berwarna hitam bernomor registrasi JWL 2862 itu terhenti di lajur lalu lintas dengan komponen suspensi belakang—termasuk transverse torsion beam, trailing arm, shock absorber, brake line, dan kedua roda—terpisah dari sasis dan tergeletak di belakang kendaraan.

Foto di lokasi dan rekaman dashcam memperlihatkan kondisi kendaraan tersebut secara detail. Tidak ada korban luka yang dilaporkan dalam insiden ini. Namun, gambar juga menunjukkan penyok pada pintu penumpang belakang kanan, meski belum jelas apakah kerusakan itu berkaitan dengan lepasnya poros atau insiden sebelumnya. Hingga berita ini diturunkan, Chery Auto Malaysia belum merilis laporan teknis resmi maupun mengonfirmasi tanggal produksi kendaraan tersebut.

Rakitan suspensi belakang Chery Omoda 5 terlepas di Johor Bahru, Malaysia

Insiden ini bukan yang pertama. Pada 28 April 2024, seorang pemilik Omoda 5 di Malaysia mengalami putusnya rear axle beam saat mengemudi pelan di tengah lalu lintas. Kasus itu memicu investigasi Departemen Transportasi Jalan Malaysia (JPJ) dan diikuti kampanye keselamatan preventif Chery Auto Malaysia yang mencakup 600 kendaraan. Kampanye tersebut didokumentasikan dalam safety notice Chery pada Mei 2024.

Kronologi dan Akar Masalah 2024

Dalam technical briefing Mei 2024, Vice President Chery Auto Malaysia Lee Wen Hsiang mengungkapkan bahwa akar masalahnya adalah kegagalan kalibrasi peralatan di pemasok komponen luar negeri. Menurut Chery, sebuah automated welding tip telah diganti selama perawatan, tetapi kalibrasi ulang yang tidak tepat mengakibatkan penetrasi las yang tidak sempurna pada rear axle beam yang terdampak.

Chery menyatakan 60 unit Omoda 5 menerima komponen terdampak yang diproduksi pada 15 Agustus 2023, sementara kampanye inspeksi mencakup 600 kendaraan yang dilengkapi poros belakang produksi antara 14 hingga 17 Agustus. Kampanye 2024 ini hanya berlaku untuk konfigurasi Omoda 5 pasar Malaysia yang menggunakan suspensi belakang torsion-beam. Hal ini tidak otomatis berlaku untuk Omoda E5 versi listrik yang memakai arsitektur suspensi belakang berbeda.

Omoda 5 Malaysia dengan rear axle beam retak saat berkendara pada April 2024

Inokom Corporation di Kulim, Kedah, merakit Omoda 5 secara lokal dari kit Completely Knocked Down (CKD). Spesifikasi pasar Malaysia saat itu mencantumkan model 1.5 liter turbocharged dengan penggerak roda depan, transmisi CVT, dan suspensi belakang torsion-beam.

Pertanyaan yang Belum Terjawab

Insiden 6 Oktober 2026 memunculkan sejumlah pertanyaan krusial. Apakah kendaraan ini termasuk dalam cakupan kampanye 2024? Bagaimana riwayat servisnya? Belum terverifikasi apakah JWL 2862 termasuk dalam 600 unit yang diinspeksi, apakah sudah dinyatakan lolos oleh pusat servis resmi, atau apakah diproduksi di luar jendela komponen Agustus 2023 yang terdampak.

Foto-foto menunjukkan rakitan suspensi belakang terpisah dari kendaraan, tetapi tidak menetapkan apakah kegagalan berasal dari titik pemasangan, di dalam transverse beam, atau pada antarmuka komponen lain. Tanggal produksi, spesifikasi suspensi, riwayat recall, dan penyebab kegagalan kendaraan ini perlu ditetapkan sebelum kaitan dengan cacat las 2024 dapat dikonfirmasi.

Pintu penumpang belakang kanan Chery Omoda 5 menunjukkan penyok yang belum terkonfirmasi kaitannya dengan poros terlepas

Perlu dicatat, insiden ini terjadi di tengah ekspansi agresif Chery di berbagai segmen. Pabrikan asal China itu baru saja mengumumkan strategi baru dengan Jetour brand sebagai merek off-road premium, sementara lini produk lain seperti iCaur V27 EREV dan Chery Stockman juga menjadi sorotan pasar. Namun, kasus Omoda 5 ini menjadi pengingat bahwa kualitas manufaktur dan konsistensi kontrol mutu tetap menjadi fondasi yang tidak bisa ditawar.

Hingga saat ini, Chery Auto Malaysia belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden 6 Oktober. Publik menunggu apakah pabrikan akan melakukan investigasi menyeluruh dan transparan, ataukah kasus ini akan menjadi pengulangan dari masalah yang seharusnya sudah diselesaikan dua tahun lalu.

[ META_DESCRIPTION]
Insiden Chery Omoda 5 di Johor Bahru kembali memunculkan kegagalan poros belakang, mengingatkan pada recall 600 unit pada Mei 2024.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.