šŸ“‘ Daftar Isi

Jetour G700 off-road SUV dalam strategi Chery menjadikan Jetour brand high-end

Chery Jadikan Jetour Brand Off-Road Premium, Exeed Tetap Mewah

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Chery mengumumkan strategi Globalization 3.0 pada 10 Oktober 2026
  • Jetour diarahkan menjadi brand off-road high-end, Exeed tetap di segmen mewah konvensional
  • Pengiriman Jetour di Tiongkok capai 1.704.415 unit hingga Agustus 2026
  • Jetour G700 jadi langkah awal: panjang 5.198 mm, tenaga 665 kW, baterai 59,45 kWh
  • Li Xueyong memimpin Jetour Brand Division, Zhang Guibing tangani brand inti Chery

Telset.id – Chery Automobile mengumumkan rencana menjadikan Jetour sebagai ā€œbrand off-road high-endā€ melalui strategi ā€œGlobalization 3.0ā€ yang diungkap perusahaan pada Oktober 2026. Pengumuman ini menandai pergeseran posisi Jetour, yang sebelumnya dibangun sebagai brand mass-market untuk perjalanan di pasar domestik maupun luar negeri. Di saat yang sama, brand inti Chery akan lebih terintegrasi ke dalam sistem pasar global.

Langkah ini disampaikan Chery Group pada 10 Oktober, dengan penekanan pada penguatan operasi domestik dan internasional yang terintegrasi. Ekspansi Jetour diarahkan ke pasar premium dengan penawaran kendaraan off-road. Menariknya, Chery sudah memiliki brand high-end Exeed, yang bahkan sempat dirumorkan masuk ke Amerika Serikat dengan nama Vantas pada 2020, meski rencana tersebut kemudian ditangguhkan.

Dengan demikian, Chery tampaknya akan memiliki dua brand high-end. Exeed menyasar segmen mewah yang lebih konvensional, sementara Jetour diarahkan ke segmen off-road. Jetour sendiri sudah mengambil langkah ke segmen mewah lewat G700, SUV plug-in hybrid full-size body-on-frame. Model ini memiliki panjang bodi 5.198 mm, output tenaga puncak 665 kW (892 hp), dan baterai 59,45 kWh untuk jarak listrik 211 km dalam kondisi WLTP.

Jetour G700 off-road SUV

Dua Brand Premium di Bawah Chery

Data China EV DataTracker mencatat pengiriman kumulatif Jetour di Tiongkok mencapai 1.704.415 unit hingga Agustus 2026. Brand ini juga populer di kawasan luar negeri seperti Timur Tengah. Pencapaian tersebut menjadi basis bagi Chery untuk mendorong Jetour ke kelas yang lebih tinggi, sejalan dengan strategi global perusahaan. Bagi pembaca yang mengikuti pergerakan model listrik Chery, Chery iCaur V27 menjadi salah satu contoh ekspansi merek tersebut di pasar Eropa.

Untuk mengawal Jetour Brand Division, Li Xueyong, executive vice president Chery Automobile, ditunjuk memimpin. Ia juga akan menjabat sebagai executive deputy chairman marketing & sales management committee, dengan tanggung jawab mengawasi corporate public relations. Sementara itu, brand inti Chery akan berintegrasi ke sistem pasar global dengan Zhang Guibing yang bertanggung jawab atas global styling & design, human resources, legal center, spare parts ecosystem, dan robot tech.

Jejak Jetour Menuju Segmen Premium

Perjalanan Jetour menuju segmen premium tidak lepas dari langkah produk yang sudah ada. G700 menjadi penanda ambisi tersebut dengan spesifikasi yang menempatkannya di kelas atas. Model ini mengusung konfigurasi plug-in hybrid full-size body-on-frame, kombinasi yang jarang ditemui di segmen mass-market. Panjang bodi 5.198 mm menegaskan posisinya sebagai kendaraan berukuran besar, sementara output 665 kW dan baterai 59,45 kWh menunjukkan kemampuan teknis yang serius.

Chery juga terus memperluas jajaran elektrifikasinya di berbagai pasar. Model seperti Chery Stockman menunjukkan pendekatan berbeda dengan pikap diesel PHEV, sementara varian long-range dari iCaur V27 mengandalkan baterai 51,2 kWh CATL untuk jarak 300 km. Portofolio ini memperlihatkan bagaimana Chery menggarap beberapa segmen sekaligus, dari pikap hingga SUV off-road.

Jetour G700 off-road SUV dari Chery

Langkah menjadikan Jetour brand high-end off-road juga menempatkan Chery pada posisi dengan dua brand premium yang saling melengkapi. Exeed tetap menyasar kemewahan konvensional, sementara Jetour mengambil ceruk off-road. Keputusan ini sekaligus menegaskan bahwa strategi Globalization 3.0 tidak hanya soal memperluas jangkauan pasar, tetapi juga menata ulang portofolio merek di tingkat global.

Pergeseran ini juga menjadi sinyal bahwa Chery serius menggarap segmen off-road premium. Dengan pengiriman Jetour yang sudah menembus 1,7 juta unit di Tiongkok hingga Agustus 2026 dan popularitas di Timur Tengah, fondasi pasar untuk brand high-end sudah tersedia. Struktur kepemimpinan yang jelas di bawah Li Xueyong dan Zhang Guibing melengkapi kerangka eksekusi strategi tersebut.

[CONCLUSION]

Rencana Chery menjadikan Jetour sebagai brand off-road high-end melalui strategi Globalization 3.0 menempatkan perusahaan dengan dua brand premium: Exeed di segmen mewah konvensional dan Jetour di segmen off-road. Dengan basis pengiriman 1.704.415 unit di Tiongkok hingga Agustus 2026 serta popularitas di Timur Tengah, Jetour memiliki fondasi pasar untuk melangkah ke kelas atas. Model G700 dengan panjang 5.198 mm, tenaga 665 kW, dan baterai 59,45 kWh menjadi penanda awal ambisi tersebut.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.