Tener Stack energy storage system by CATL dengan arsitektur modular

CATL Tener Sodium-Ion: 15.000 Siklus, 30 Tahun Pemakaian

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • CATL luncurkan Tener Sodium-Ion di Munich, Jerman pada 22 Juni 2026
  • Daya tahan 15.000 siklus dengan umur pakai 25-30 tahun
  • Kapasitas energi melebihi 30MWh per modul, bobot di bawah 42 ton
  • Tahan suhu ekstrem: 92% kapasitas di -20°C, 10.000 siklus di 45°C
  • Keamanan tinggi: tahan api dan ledakan, suhu thermal runaway 200°C
  • Konsumsi sendiri turun dari 2% menjadi 1%
  • Kebisingan 65dB, 10dB lebih rendah dari peralatan tradisional
  • Kompatibel dengan platform lithium-ion yang sudah ada
  • Pengiriman domestik China mulai September 2026, global 2027

Telset.id – CATL resmi meluncurkan sistem penyimpanan energi Tener Sodium-Ion di Munich, Jerman pada 22 Juni 2026. Sistem ini menawarkan daya tahan hingga 15.000 siklus dengan umur pakai mencapai 30 tahun, menjawab tantangan fleksibilitas dan efisiensi biaya jangka panjang di industri energi.

Peluncuran dilakukan melalui acara produk di Munich yang dihadiri para pemangku kepentingan industri. Sistem Tener dirancang untuk mengatasi masalah stabilitas operasional dan fleksibilitas yang selama ini menjadi kendala utama dalam adopsi penyimpanan energi skala besar.

Secara teknis, sistem ini mengusung arsitektur modular penuh dengan kapasitas energi terukur melebihi 30MWh. Setiap modul memiliki bobot kurang dari 42 ton, sehingga pembangunan situs 1GWh hanya membutuhkan 34 modul.

Tener Stack energy storage system by CATL

Keunggulan utama Tener terletak pada lima pilar teknologi canggih. Pertama, perpanjangan umur pakai dengan 15.000 siklus pada suhu 25°C, memberikan masa pakai sistem 25–30 tahun berdasarkan standar State of Health (SOH) 70%.

Kedua, adaptasi suhu lebar menggunakan teknologi dipole wide-temperature. Sistem ini mempertahankan lebih dari 92% kapasitas pada suhu -20°C dan mendukung lebih dari 10.000 siklus pada suhu 45°C tanpa memerlukan isolasi tambahan atau pendinginan paksa.

Ketiga, keamanan intrinsik yang dirancang untuk mengurangi gaya ekspansi sel hingga 40%, menurunkan produksi gas hingga 35%, serta mempertahankan suhu permukaan thermal runaway sekitar 200°C. Angka ini sekitar 60% lebih rendah dibandingkan baterai lithium-ion. Sistem ini dirancang tahan api dan ledakan bahkan dalam kondisi ekstrem.

Keempat, efisiensi energi melalui desain ventilasi atas yang dioptimalkan dan pendinginan cair yang efisien. Tingkat konsumsi sendiri sistem turun dari rata-rata industri 2% menjadi hanya 1%.

Kelima, ramah lingkungan dengan tingkat kebisingan 65dB, lebih rendah 10dB dari peralatan tradisional. Hal ini memungkinkan sistem ditempatkan lebih dekat ke pusat beban listrik.

Dari sisi kecerdasan operasional, CATL mengembangkan sistem kontrol tegangan bipolar (PCS) proprietary yang beradaptasi dengan rentang tegangan baterai sodium-ion 1,5–3,65V. Sistem ini menstabilkan output pada 690V dan meningkatkan Round Trip Efficiency (RTE) hampir 2%.

Fitur pemulihan diri (self-healing) dalam skala milidetik menjadi nilai tambah signifikan. Sistem dapat mengisolasi gangguan dan memulihkan daya ke area yang tidak terdampak dalam waktu 350ms, mengurangi potensi kerugian akibat downtime.

CATL telah membangun rantai pasokan lengkap untuk baterai sodium-ion dengan kemampuan produksi massal untuk material anoda dan katoda. Perusahaan memperluas produksi dengan kapasitas 40GWh di Fuding dan rencana tambahan 160GWh di Jining.

Screenshot from the live stream of the press conference

Sistem Tener kompatibel dengan platform penyimpanan lithium-ion yang sudah ada, memungkinkan integrasi mulus tanpa perlu desain ulang. Pengiriman domestik di China dijadwalkan mulai September 2026, dengan target pengiriman 1GWh pada akhir tahun, diikuti peluncuran global pada 2027.

Dengan daya tahan 15.000 siklus dan masa pakai hingga 30 tahun, sistem penyimpanan energi ini menawarkan solusi jangka panjang yang ekonomis. Keunggulan ini diperkuat oleh kemampuan operasional pada suhu ekstrem tanpa pendinginan tambahan.

Keamanan menjadi fokus utama dengan desain tahan api dan ledakan. Sistem ini menjadi pilihan menarik untuk aplikasi penyimpanan energi skala besar yang membutuhkan keandalan tinggi. CATL juga sebelumnya telah menjadi produsen baterai pertama yang memenuhi standar No Fire, No Explosion.

Pengembangan baterai sodium-ion ini sejalan dengan strategi CATL dalam mendiversifikasi teknologi baterai. Perusahaan juga aktif mengembangkan baterai lithium-air dengan kepadatan energi setara bensin.

Kompatibilitas dengan infrastruktur lithium-ion yang ada menjadi faktor kunci adopsi. Pelanggan tidak perlu melakukan investasi ulang untuk desain ulang sistem, sehingga biaya transisi menjadi lebih rendah.

Secara keseluruhan, Tener Sodium-Ion menghadirkan terobosan dalam industri penyimpanan energi. Kombinasi daya tahan panjang, efisiensi tinggi, dan keamanan ekstrem menjadikannya solusi kompetitif untuk aplikasi grid-scale dan komersial.

Implikasi dari peluncuran ini adalah semakin ketatnya persaingan di pasar baterai stasioner. Dengan kapasitas produksi yang terus diperluas, CATL siap memenuhi permintaan global akan solusi penyimpanan energi yang andal dan berkelanjutan.

Komentar

Belum ada komentar.