📑 Daftar Isi

Ilustrasi charger EV cepat publik di California dengan konektor CCS

California Gelontorkan Rp28 Juta Dolar untuk Charger EV Cepat

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • California menyiapkan dana minimal 28 juta dolar AS untuk charger EV cepat publik
  • Insentif hingga 100.000 dolar AS per port untuk daya minimal 275 kW, dan 55.000 dolar AS untuk 150–275 kW
  • Dana bisa menutup hingga 100% biaya disetujui, termasuk pengisi daya, instalasi, perencanaan, dan rekayasa
  • Aplikasi dibuka 7 Oktober dan ditutup 14 Januari 2027, didanai sesuai urutan kedatangan
  • Minimal separuh konektor di setiap lokasi harus CCS; hub, hotel, dan distrik bisnis tak lagi memenuhi syarat

Telset.id – California menyiapkan dana minimal 28 juta dolar AS untuk menambah jumlah pengisi daya cepat kendaraan listrik (EV) publik, dan negara bagian itu berpotensi menanggung seluruh tagihan instalasi yang memenuhi syarat. Program bernama Fast Charge California Project ini dibuka untuk aplikasi mulai hari ini, 7 Oktober, dengan tawaran hingga 100.000 dolar AS per port pengisian.

Pelaku usaha, organisasi nirlaba, instansi publik, dan suku asli California yang memenuhi syarat boleh mengajukan permohonan, dengan catatan pengisi daya cepat tersebut harus terbuka untuk publik. Skema ini memberi pemilik properti jalan menambah pengisian cepat dengan biaya awal yang jauh lebih ringan, sekaligus memperbanyak lokasi pengisian bagi pengemudi EV.

California Energy Commission mendanai proyek ini melalui California Electric Vehicle Infrastructure Project (CALeVIP), program insentif pengisian EV berskala negara bagian. Center for Sustainable Energy (CSE) menangani program tersebut untuk komisi. Besaran insentif bergantung pada daya yang mampu disalurkan setiap port. Port dengan output terjamin 150 kW hingga di bawah 275 kW berhak mendapat hingga 55.000 dolar AS. Port yang menyalurkan minimal 275 kW berhak mendapat hingga 100.000 dolar AS.

Dana tersebut dapat menutup hingga 100% biaya yang disetujui, termasuk pengisi daya, instalasi, perencanaan, dan rekayasa. Batas per port tetap berlaku, sehingga proyek yang lebih mahal belum tentu seluruh tagihannya terbayar. Pendanaan ditujukan bagi proyek yang siap dibangun. Artinya, pemohon sudah memiliki desain layanan utilitas final, atau surat dari utilitas yang mengonfirmasi bahwa tidak ada layanan baru atau peningkatan yang dibutuhkan, serta izin yang sudah di tangan.

“Kami belajar melalui CALeVIP bahwa cara tercepat menanam pengisi daya di lapangan adalah mendanai proyek yang benar-benar siap dibangun,” kata Scott Shepard, senior director of transportation programs CSE. “Ketika perizinan dan koordinasi utilitas sudah berjalan, dolar insentif dapat berubah menjadi pengisi daya yang berfungsi jauh lebih cepat.”

California EV fast chargers

Aplikasi ditutup 14 Januari 2027. Setelah jendela ditutup, aplikasi yang memenuhi syarat akan didanai sesuai urutan kedatangan, dengan proyek yang memenuhi syarat di komunitas kurang beruntung, berpenghasilan rendah, dan suku asli mendapat prioritas. Sebelum mengajukan, pemilik properti sebaiknya memeriksa apakah lokasi mereka memenuhi syarat. Halaman program CALeVIP menyebutkan hub pengisian daya, hotel, dan distrik bisnis tidak lagi menjadi jenis lokasi yang memenuhi syarat untuk putaran ini. Setidaknya separuh konektor yang dipasang di setiap lokasi yang didanai juga harus CCS.

Prioritas Komunitas Kurang Beruntung

Putaran baru ini menyusul 56,9 juta dolar AS yang diberikan pada musim semi 2026 untuk mendanai lebih dari 1.266 port pengisian cepat DC yang siap dibangun. Proyek-proyek itu tersebar di seluruh 58 county California, dan lebih dari 67% pengisi daya yang didanai dipasang atau direncanakan di komunitas kurang beruntung, berpenghasilan rendah, dan suku asli. CSE menyebut CALeVIP telah mendukung 10.200 instalasi pengisi daya sejak program diluncurkan pada 2017. Pendanaan berasal dari Clean Transportation Program milik Energy Commission dan Greenhouse Gas Reduction Fund California.

CALeVIP menyediakan EV Charging Opportunity Finder yang memetakan pengisi daya yang ada, registrasi EV lokal, dan data komunitas untuk membantu pemilik properti menilai potensi lokasi. Pemohon dapat menemukan aturan lengkapnya di situs web CALeVIP. Jendela aplikasi lain dijadwalkan pada 24 Februari hingga 27 Mei 2027, dengan insentif hingga 55.000 dolar AS per port.

Insentif dan Syarat Teknis

Skema ini menegaskan bahwa percepatan infrastruktur pengisian tidak lagi sekadar soal target jumlah, melainkan soal kesiapan eksekusi. Syarat “siap dibangun” menjadi penyaring utama: proyek tanpa desain utilitas final atau izin yang sudah di tangan tidak akan masuk hitungan. Bagi pemilik properti, ini peluang menekan biaya awal, tetapi juga menuntut persiapan administratif dan teknis yang matang sejak awal.

Kebijakan energi California memang bergerak agresif di banyak lini. Negara bagian itu baru saja melegalkan panel surya balkon yang berlaku 2027. Di sektor transportasi otonom, California juga mengesahkan aturan robotaxi dengan denda bagi yang menghalangi petugas darurat.

Bagi pengemudi EV, tambahan port pengisian cepat berarti lebih banyak titik pengisian publik dengan daya tinggi. Namun, manfaat itu baru terasa jika proyek benar-benar lolos seleksi dan dibangun. Karena pendanaan mengikuti urutan kedatangan, kecepatan pengajuan menjadi faktor penentu, terutama bagi proyek di komunitas prioritas yang justru mendapat antrean lebih depan.

Yang perlu dicatat, batas per port membuat proyek mahal tidak otomatis ditanggung penuh. Kombinasi antara batas 55.000 dolar AS dan 100.000 dolar AS per port, plus kewajiban minimal separuh konektor CCS, membentuk struktur biaya yang harus dihitung cermat oleh pemohon. Tanpa perhitungan itu, insentif besar di atas kertas bisa berujung pada selisih biaya yang tetap harus ditanggung sendiri.

Dengan jendela aplikasi yang dibuka 7 Oktober dan ditutup 14 Januari 2027, pemilik properti punya waktu sekitar tiga bulan untuk menyiapkan dokumen. Setelah itu, keputusan ada di tangan antrean. Bagi California, angka 28 juta dolar AS ini adalah kelanjutan dari pola pendanaan yang sama: dorong proyek yang sudah matang, bukan yang masih dalam tahap wacana.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.