Telset.id ā Li Auto memastikan akan masuk ke pasar Thailand pada akhir 2026. Kabar ini disampaikan langsung oleh departemen PR global merek premium asal Beijing tersebut, dan menjadikan Thailand sebagai salah satu pasar setir kanan (RHD) pertama bagi Li Auto, bersanding dengan Macau dan Singapura.
Informasi rencana peluncuran di Thailand dibagikan oleh manajer PR luar negeri Li Auto kepada CarNewsChina dan sejumlah media global lainnya secara daring. Dalam pernyataan itu ditegaskan bahwa merek kelas atas ini akan mencapai pasar Thailand sebelum penutupan 2026. Namun, daftar mobil yang akan dijual untuk pasar lokal masih belum diungkap.
Meski begitu, Li Auto sebelumnya telah mengonfirmasi komitmennya untuk meluncurkan dua model RHD, yakni Mega MPV dan i6 SUV. Keduanya menjadi kandidat utama yang akan mewakili Li Auto di Thailand nanti.

Langkah ekspansi ini menempatkan Li Auto dalam gelombang merek China yang gencar membuka pasar baru di Asia Tenggara. Bagi pengamat industri, pergerakan ini sejalan dengan tren ekspansi merek China yang juga terlihat di panggung global, seperti yang tersorot dalam Paris Auto Show 2026.
Spesifikasi Li Auto Mega: MPV Besar dengan Pengisian Kilat
Varian luar negeri Li Auto Mega merupakan kendaraan besar dengan dimensi 5.350/1.965/1.850 mm dan jarak sumbu roda 3.300 mm. Sebagai gambaran, mobil ini hanya 20 mm lebih pendek dari Mercedes-Benz V-Class. Mega menggunakan roda 245/60 R18 dan mencatatkan koefisien hambatan 0,215 Cd.
Kabun Mega dikonfigurasi tujuh tempat duduk dengan tata letak 2+2+3. Kursi baris pertama dan kedua dilengkapi fungsi pijat 16 titik. Di konsol tengah tersemat dua layar berukuran 15,7 inci.
Dari sisi penggerak, Li Auto Mega mengandalkan dua motor listrik dengan tenaga puncak gabungan 400 kW (536 hp). Mobil ini memiliki konsumsi energi 15,9 kWh/100 km. Varian global Li Mega mengadopsi baterai ternary NMC 102,7 kWh dengan jangkauan 710 km versi CLTC (582 km WLTP). Daya pengisian terukur Mega mencapai 400 kW, sementara daya pengisian puncaknya lebih dari 520 kW. Hasilnya, pengisian dari 10% ke 80% hanya butuh 10 menit.

Li Auto i6: Crossover Lima Kursi dengan Opsi RWD dan 4WD
Model kedua yang dikonfirmasi berstatus RHD adalah Li Auto i6, sebuah crossover lima tempat duduk berukuran besar dengan dimensi 4.950/1.935/1.655 mm dan jarak sumbu roda 3.000 mm. Kabinnya menawarkan dua baris kursi dengan tata letak 2+3.
Li Auto i6 menyediakan satu blok berisi dua layar 15,7 inci. Setirnya memiliki layar sentuh kecil tambahan, sementara head-up display 16,8 inci menggantikan panel instrumen konvensional.
Varian RWD Li Auto i6 mengandalkan satu motor listrik di poros belakang berdaya 250 kW (325 hp). Varian 4WD menambah satu motor listrik 150 kW (201 hp) di depan, sehingga total tenaga gabungan sistem mencapai 400 kW (536 hp). Varian ini berakselerasi 0-100 km/jam dalam 4,5 detik. Berkat baterai LFP 87,3 kWh, i6 mampu menempuh 660-720 km dalam kondisi CLTC (541-590 km WLTP).

Baca Juga:
Keputusan Li Auto menyasar Thailand tak lepas dari posisi negara itu sebagai salah satu pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara. Bagi konsumen yang terbiasa memantau kehadiran merek China di berbagai ajang, dinamika ekspansi ini menjadi bagian dari cerita besar yang juga bergulir di panggung global sepanjang 2026.
Yang menarik, Li Auto belum mengungkap daftar model final untuk Thailand. Pernyataan resmi hanya menyebut komitmen pada dua model RHD tanpa merinci harga, jadwal peluncuran per model, maupun target volume penjualan di pasar tersebut. Ketidakjelasan ini wajar mengingat peluncuran masih menyisakan waktu hingga akhir 2026.
Dari sisi teknologi, Li Auto juga tengah menyiapkan langkah jangka panjang. Perusahaan dikabarkan akan memulai integrasi baterai solid-state dalam skala kecil pada 2027 atau 2028, sebuah sinyal bahwa ambisi teknologinya tidak berhenti pada kendaraan listrik berbasis baterai konvensional saat ini.
Untuk pasar Thailand sendiri, kehadiran Li Auto akan memperketat persaingan di segmen kendaraan listrik premium. Mega menyasar keluarga besar yang butuh MPV mewah dengan pengisian ultra cepat, sementara i6 membidik konsumen crossover yang menginginkan performa dan jangkauan mumpuni. Keduanya mengusung bahasa desain dan paket teknologi yang khas Li Auto, mulai dari layar ganda hingga head-up display besar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai harga maupun jaringan distribusi Li Auto di Thailand. Semua detail teknis yang tersedia saat ini merujuk pada spesifikasi varian global Mega dan i6 yang telah dikonfirmasi sebelumnya. Publik Thailand tampaknya harus menunggu pengumuman resmi lebih lanjut menjelang akhir 2026.
Bagi Li Auto, Thailand menjadi ujian pertama di kawasan setir kanan setelah Macau dan Singapura. Keberhasilan di pasar ini akan menentukan seberapa agresif merek tersebut melangkah ke pasar RHD lain di Asia Tenggara dan sekitarnya.
[ META_DESCRIPTION]
Li Auto akan masuk Thailand akhir 2026 sebagai pasar setir kanan pertama bersama Macau dan Singapura, membawa Mega MPV dan i6 SUV.





Komentar
Belum ada komentar.