📑 Daftar Isi

Teaser resmi BYD Yangwang Altior, sedan mewah penantang Rolls-Royce Ghost yang akan debut di Dubai

BYD Yangwang Altior Tantang Rolls-Royce Ghost di Dubai

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • BYD merilis teaser Yangwang Altior, sedan flagship penantang Rolls-Royce Ghost
  • Debut di Dubai sekitar 5 November 2026, harga sekitar 2 juta yuan (300 ribu dolar AS)
  • Panjang 5.500 mm dan wheelbase 3.350 mm, sekitar 100 mm lebih panjang dari Ghost standar
  • Desain terinspirasi pot ding, LiDAR atap, dan pintu belakang rear-hinged
  • Kemungkinan empat motor listrik dan suspensi hidraulik
  • Penjualan Yangwang Januari–September 2026 capai 3.251 unit, naik 38,9% YoY

Telset.id – BYD resmi merilis teaser untuk Yangwang Altior, sedan flagship yang diposisikan sebagai penantang Rolls-Royce Ghost. Mobil ini akan debut secara langsung sekitar 5 November 2026 di Dubai sebagai sedan mewah sepanjang 5,5 meter dengan kisaran harga 2 juta yuan (sekitar 300 ribu dolar AS). Pengumuman ini menjadi sinyal paling jelas bahwa BYD serius menggarap segmen ultra-luxury, wilayah yang selama ini dikuasai merek Eropa.

Pada 27 Oktober 2026, BYD merilis gambar teaser dan video singkat dari flagship pamungkasnya. Mobil ini sebelumnya dikenal dengan kode nama “HU”. Namun, General Manager divisi penjualan Yangwang, Hu Xiaoqing, secara resmi mengumumkan bahwa nama internasional model ini adalah Altior. Nama tersebut berasal dari bahasa Latin yang berarti “lebih tinggi”. Untuk pasar domestik Tiongkok, sedan ini menyandang nama Dingyao (鼎曜).

Langkah BYD memperkenalkan Altior ke publik global tak bisa dilepaskan dari strategi ekspansi merek Yangwang. Setelah membangun reputasi lewat U8 dan U9, Yangwang kini menyasar ceruk pasar yang selama ini identik dengan kehadiran Rolls-Royce dan Mercedes-Benz. Pemilihan Dubai sebagai lokasi debut mempertegas arah ekspansi BYD ke kawasan Timur Tengah.

BYD teases Yangwang Altior high-end sedan to rival Rolls-Royce

Desain Mengikuti Bahasa U8, Proporsi Sedan Mewah

Yangwang Altior mengikuti bahasa desain yang pertama kali diperkenalkan oleh model perdana brand ini, SUV U8. Bagian depan terinspirasi oleh ding, sebuah pot kuno asal Tiongkok dengan dua kaki dan dua pegangan di bibirnya. Altior juga memiliki garis kap mesin memanjang dengan rasio dash-to-axle yang menonjol, ciri khas sedan mewah bermesin depan.

Mobil ini mengadopsi sensor LiDAR yang dipasang di atap, pelek krom berukuran besar, serta pintu belakang yang terbuka secara rear-hinged. Konfigurasi pintu semacam ini lazim ditemukan pada sedan ultra-luxury yang mengutamakan kemewahan akses masuk penumpang belakang. Altior sendiri sebelumnya telah beberapa kali tertangkap kamera mata-mata di jalan raya.

Dari sisi dimensi, Yangwang Altior memiliki panjang bodi 5.500 mm dengan wheelbase mencapai 3.350 mm. Sebagai perbandingan, angka tersebut sekitar 100 mm lebih panjang dari Rolls-Royce Ghost standar. Altior juga akan bersaing dengan Mercedes-Benz S-Class dan Maextro S800, sedan hasil kolaborasi Huawei dan JAC.

Teaser Yangwang Altior BYD

Empat Motor Listrik dan Suspensi Hidraulik

Yangwang Altior kemungkinan besar akan menawarkan empat motor listrik dan suspensi hidraulik. Informasi ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh BYD, sehingga detail spesifikasi final masih menunggu pengumuman saat debut mendatang. Kombinasi penggerak empat motor dan suspensi hidraulik sendiri sejalan dengan positioning Yangwang sebagai lini teknologi tertinggi BYD.

Sebagai konteks, pendekatan teknologi serupa juga tengah menjadi tren di segmen SUV listrik performa tinggi. Mercedes, misalnya, menyiapkan AMG SUV listrik dengan teknologi dari AMG GT, sementara Xiaomi turut meramaikan pasar lewat Sky Nomad N90 yang mengusung kabin mirip MPV. Persaingan di segmen kendaraan listrik premium memang semakin padat, termasuk dari sisi pendekatan desain dan teknologi.

Bagi BYD, Altior bukan sekadar produk baru, melainkan ujian apakah merek Tiongkok mampu menembus lapisan konsumen paling atas. Rolls-Royce Ghost yang menjadi acuan merupakan simbol status yang dibangun selama puluhan tahun. Menantangnya di Dubai dengan harga sekitar 300 ribu dolar AS adalah pernyataan bahwa BYD ingin bermain di level yang sama, bukan sekadar menawarkan alternatif yang lebih murah.

Dari sisi penjualan, Yangwang mencatatkan 3.251 unit kendaraan yang diserahkan kepada pemilik dari Januari hingga September 2026, naik 38,9% secara year-on-year. Model Yangwang termahal saat ini adalah hypercar U9 Xtreme yang dibanderol sekitar 20 juta yuan (3 juta dolar AS), meski produksinya dibatasi hanya 30 unit. Angka tersebut memberi gambaran bahwa Yangwang masih berada dalam fase membangun volume, dengan Altior berpotensi menjadi model yang mengangkat citra sekaligus memperluas basis konsumen.

Pasar Timur Tengah menjadi medan uji yang logis. Dubai dikenal sebagai pusat konsumen kendaraan mewah dengan daya beli tinggi, dan BYD tampak menyiapkan Altior untuk “menaklukkan” kawasan tersebut. Meski begitu, belum ada informasi resmi lebih lanjut mengenai spesifikasi final, varian, maupun ketersediaan global model ini.

Yangwang Altior akan menjadi tolok ukur sejauh mana ambisi BYD di segmen ultra-luxury dapat diterima pasar. Debut pada sekitar 5 November 2026 di Dubai akan menjadi momen penentu, dengan tanggal pasti premiere yang belum diumumkan. Jika Altior mampu meyakinkan konsumen bahwa sedan Tiongkok bisa bersanding dengan Rolls-Royce Ghost, peta persaingan kendaraan mewah global berpotensi berubah.

Sementara itu, inovasi di sektor kendaraan listrik dan kecerdasan buatan terus bergerak cepat di berbagai lini. Mercedes-Benz, misalnya, menggunakan AI driver Wayve untuk menantang Tesla FSD, sementara Amazon menyiapkan perangkat Alexa baru dengan bahasa desain Neo. BYD melalui Altior menunjukkan bahwa perlombaan di segmen premium tidak lagi hanya soal tenaga, tetapi juga soal citra dan kepercayaan konsumen.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.