Telset.id – BYD memperkirakan penjualan seri Fang Cheng Bao (FCB) Formula S bisa menembus 15.000 unit per bulan di pasar China. Proyeksi itu disampaikan dalam pertemuan dengan pemegang saham, tak lama setelah dua model dalam lini tersebut mulai dikirim ke konsumen domestik pada 28 September.
Lini Formula S terdiri dari dua bodi berbeda: liftback Formula S dan station wagon Formula S GT. Keduanya resmi diluncurkan di China pada 16 September. Menurut BYD, performa kedua mobil setelah peluncuran berjalan lebih baik dari perkiraan awal perusahaan.
Manajemen BYD meyakini penjualan gabungan Formula S dan Formula S GT dapat melampaui 10.000 unit, dengan potensi puncak mencapai 15.000 mobil per bulan. Angka itu menjadikan lini ini salah satu pendorong volume terbesar bagi merek Fang Cheng Bao dalam waktu dekat.

Harga dan Varian Formula S Series
Formula S liftback dibanderol antara 189.900 hingga 229.900 yuan, setara 28.330 sampai 34.300 dolar AS. Sementara Formula S GT station wagon lebih mahal, dengan rentang harga 219.900 hingga 239.900 yuan atau 32.805 sampai 35.790 dolar AS.
Varian trim tertinggi kedua kendaraan ini menawarkan suspensi magnetorheologis DiSus-M. Sistem itu memakai fluida khusus untuk mengubah kekakuan suspensi melalui penyesuaian medan magnet di dalam peredam.
Dari sisi dimensi, Formula S liftback memiliki ukuran 5060/1967/1483 mm dengan jarak sumbu roda 2.960 mm. Varian entry-level-nya dibekali baterai 76,744 kWh yang dipasangkan dengan e-motor 245 kW (329 hp), menghasilkan jarak tempuh 720 km CLTC atau 612 km WLTP.
Varian jarak jauh Formula S memakai paket LFP 92,093 kWh dan e-motor 300 kW (402 hp). Jarak tempuhnya berada di kisaran 830 hingga 900 km CLTC (706–765 km WLTP), bergantung pada peralatan yang dipilih. Formula S juga akan tersedia dengan dual-motor AWD berdaya 490 kW (657 hp).
Sementara itu, Formula S GT station wagon punya dimensi 5025/1967/1483 mm. Mobil ini standar dengan baterai LFP 92,093 kWh. Varian RWD bermesin e-motor 300 kW menawarkan jarak tempuh 800–850 km dalam kondisi CLTC. Adapun varian all-wheel-drive 490 kW dapat menempuh hingga 730 km dalam sekali pengisian.

Kedua model Formula S mendukung teknologi pengisian cepat atau flash charging. Dengan teknologi itu, baterai dapat diisi dari 10% ke 97% hanya dalam sembilan menit.
Baca Juga:
Infrastruktur Charger dan Kinerja Merek FCB
Dalam pertemuan dengan pemegang saham yang sama, BYD juga menegaskan niatnya membangun 6.000 flash charger di luar negeri. Charger- charger tersebut akan diintegrasikan dengan bisnis penyimpanan energi dan tenaga surya perusahaan.
Untuk rencana domestik, BYD menargetkan penyebaran 20.000 flash charger di seluruh China hingga akhir tahun. Langkah ini sejalan dengan strategi memperkuat ekosistem pengisian cepat bagi kendaraan listriknya.
Data dari China EV DataTracker menunjukkan merek FCB mengirim 32.797 unit di China sepanjang Agustus 2026. Model terlaris merek ini adalah FCB Ti 7 crossover yang mencatat 23.471 unit pada periode yang sama. Di luar China, FCB Ti 7 dipasarkan dengan nama BYD Ti 7.

Terkait ekspansi pasar luar negeri, ada kemungkinan Formula S dan Formula S GT masuk ke pasar asing sebagai bagian dari merek Denza. Namun, belum ada keterangan resmi mengenai jadwal maupun negara tujuan ekspornya.
Dengan harga mulai 189.900 yuan dan jarak tempuh hingga 900 km CLTC, lini Formula S menyasar segmen liftback dan wagon premium di pasar domestik China. Peluncuran 16 September dan pengiriman 28 September menjadi tonggak awal bagi merek FCB untuk menguji permintaan riil di segmen tersebut.
Proyeksi 15.000 unit per bulan, jika terealisasi, akan menempatkan Formula S Series sebagai lini volume tinggi bagi BYD. Namun angka itu masih berupa ekspektasi manajemen, bukan realisasi penjualan bulanan yang sudah terverifikasi.
[CONCLUSION]
Target 15.000 unit per bulan menunjukkan ambisi BYD memperbesar pangsa merek FCB di segmen liftback dan wagon premium China. Realisasinya akan bergantung pada respons pasar terhadap harga, jarak tempuh, dan kesiapan jaringan flash charger yang tengah dibangun perusahaan.





Komentar
Belum ada komentar.